Technology

Tentang Smartphone & Mengelola Feed Instagram

Beberapa bulan ini aku lagi niat serius mengelola akun instagram agar lebih menyenangkan untuk dilihat. Baik untuk dilihat per satuan foto, maupun feed/laman profil secara keseluruhan. Dan Alhamdulillah, setelah 4 bulan konsisten, instagram @noetraveler sudah lebih baik dibanding yang dulu. Perlahan, impression dan engagement pun ikut naik. Ngga kayak dulu yang ngenes banget karena setiap foto paling banter dapet 20 like aja.

Yaa, walaupun kalau dibanding si A, si B, aku mah masih jauuh lah dari bagus. Belum bisa menyaingi mereka. Si A, si.B teh saha? Mangga atuh dibandingkan sama instagramer idola kalian masing-masing. Misal, dibanding Marisckha Prue gitu. Aku mah pasti ga ada apa-apanya. ๐Ÿ˜†

Selain hanya mengupload foto-foto yang (menurutku) bagus dan instagramable, aku juga mulai belajar bikin-bikin video untuk instagram. Rata-rata video instagramku mendapat 300-an views. Dan ini jadi patokan angka minimal yang harus kudapat kalau nanti bikin video lagi. Jadi giliran ada video yang views-nya bahkan 200 aja ngga sampe, rasanya ngenes juga.

Tapi ada 1 video di instagramku yang views-nya tembus 500 lebih. Itu loh, video tentang ASUS ZenBook UX410UQ. Dan itu membuatku senaang. Hehe. Semoga naik terus viewsnya biar sampe seribu. ๐Ÿ˜†

Dan dari hasil konsisten merapikan instagram beberapa bulan terakhir ini, jadi banyak yang nanya juga. Aku pake kamera apa?

Sebenarnya, aku agak risih kalau ditanya soal gear apa yang kupakai. Walau memang ngga bisa bohong juga kalau sekarang aku pakai kamera mirrorless. Tapi banyak juga kok foto dan video yang aku buat hanya dengan mengandalkan smartphone. Contohnya 2 foto dan video di bawah ini.

View this post on Instagram

Sini, Nak! Kukenalkan engkau dengan kata-kata. . . Btw, aku menghabiskan banyak waktu di museum ini. Bukan, bukan untuk menikmati apa yang ada di sana saja. Tetapi aku butuh waktu sejam lebih untuk istirahat begitu sampai di museum. Duduk doang di pojokan, lalu menghabiskan sebotol air minum dan ngemil beberapa potong hoklopan (martabak bangka/kue terang bulan). . . Soalnya lumayan pegal dan lapar setelah perjalanan jauh dari Belitong Barat ke Belitong Timur. Naik motor selama 2 jam (mungkin lebih lama dari itu) rasanya capek. Padahal lagi hamil. Tapi hanya capek badan kok, ngga sampai yang membuat perut sakit. ๐Ÿ˜Š . . ๐Ÿ“ธ by @tikojrahar Shot on #Zenfone3id #NoeTravelStory

A post shared by Mom's Life & Travel Story (@noetraveler) on

***

Jadi memang bisa banget lah bikin foto bagus pake hape. Kan hampir semua brand smartphone sekarang ini berlomba-lomba membuat hape dengan kualitas serba canggih. Ngga cuma bagus buat selfie, tapi juga untuk fotografi dan videografi yang mendekati pro. Salah satunya ASUS, brand favorit aku selama 3 tahun terakhir ini.

Foto-foto dan video di atas juga aku bikin pakai hape, si cantik Zenfone 3 (ZE520KL) yang sekarang dipakai Ojrahar. Aku sendiri pakai ZenFone 3 Max yang punya kapasitas baterai segede kingkong.

Tapi sayang sungguh sayang, Zenfone 3 Max yang begitu kubanggakan, harus menghadapi takdirnya yang amat pilu. Layarnya pecah karena hapenya jatoh ke aspal.

Nah, sekarang ini aku lagi diliputi dilema. Soalnya biaya ganti kaca lumayan mahal. Di atas 700rb udah pasti.

Sementara itu, dalam waktu dekat ini ASUS akan melaunching 2 produk barunya di lini smartphone. Kebetulan aku dapat undangan untuk hadir di event launchingnya yang mengusung tema #Zenfinity2017. Acaranya akan digelar tanggal 16 Mei di Hotel Pullman, Jakarta.

Undangan event #Zenfinity2017

Oya, kalian yang belum berkesempatan mendapatkan undangan ASUS, bisa ikut menyaksikan prosesi launching 2 smarphone terbaru via live streaming di http://zenfonezoomslive.id ya.

Dari pada penasaran sama yang yang namanya Zenfone Live dan Zenfone Zoom S yang akan dilaunching nanti. Apa aja keunggulannya? Ini bocorannya!

Zenfone Live dibuat dengan spesifikasi yang mendukung trend per-sosmed-an saat ini, yaitu Live. Coba sebut, sosmed mainstream mana yang ngga punya fitur live? Hampir semua ada. Ya instagram, facebook, twitter, bahkan whatsapp juga udah mulai. Yang jelas, Zenfone Live cucok buat yang demen live di sosmed. Dibekali fitur BeautyLive yang bisa mengombinasikan algoritma software yang pintar dan akselerasi hardware untuk secara otomatis memuluskan kulit dan menghapus noda.

Sedangkan Zenfone Zoom adalah smartphone yang dibuat khusus untuk penggemar fotografi sekaligus videografi. Kamera utamanya 12MP dengan bukaan lebar f/1.7, serta 25mm wide-angle dan menggunakan sensor Sony IMX362. Ukuran sensornya sendiri sebesar 1.4ยตm pixel (ukuran sensor 1/2.55โ€). Dan ngga cuma itu, masih ada 1 main kamera lagi dengan resolusi kamera zoom 59mm 12MP, yang didukung dengan 2,3x optical zoom serta total 12x zoom. Jadi kamera belakangnya ada 2. ((DUA)).

Selain itu, pastinya masih banyak keunggulan lain yang disematkan pada Zenfone Live dan Zenfone Zoom S. Salah satunya, Zenfone Zoom S punya kapasotas batterai 5.000mAh! Gilak kan?

Dan itu tuh bikin aku tergoda untuk ganti hape. Biar Zenfone Max yang pecah kacanya ini pensiun dulu. Walau lagi-lagi, tabungan buat beli laptop harus dibonglar demi hape baru. *cakar cembok*

Tapi kalau dipikir-pikir lagi, selama ini aku ngeblog dan mengelola sosmed pakai hanphone aja juga lancar jaya. Jadi memang sepertinya Tuhan sedang menakdirkan aku untuk ngga punya notebook dulu. Toh smartphone juga udah canggih-canggih gitu.

Tinggal kitanya sebagai pengguna mau memaksimalkan segala kecanggihan itu apa ngga. Iya kan?

Jadi nih, buat yang masih mengidam-idamkan punya kamera mahal supaya bisa bikin foto-foto bagus buat instagram, yuk coba sambil maksimalkan smartphone yang kita punya. Asal kitanya mau sedikit usaha lebih aja, bisa kok menghasilkan foto yang luar biasa.

Nih aku kasih satu contoh teman yang instagramnya kece badai, padahal dia cuma mengandalkan kamera 8MP dari tablet Asus ZenPad. Blogger pasti kenal deh sama Hanna Zwan. Coba sana kepoin instagramnya (@hm_zwan). Dijamin terpesona dengan foto-foto dark mood food photography-nya.

Dan sesungguhnya, jauh di dalam lubuk hati, aku pingin juga bisa menguasai teknik foto dark mood kayak gitu. Apalah daya rasa malasku jauh lebih besar dibanding keinginan. Muehehe.

Tapi itu tidak lantas membuatku putus asa dan asal-asalan. Aku cari tema lain untuk instagramku. Tema yang lebih cocok dengan kepribadianku. Nah, tema yang kuusung adalah foto yang bright, alias cerah.

Pake hape aja juga bisa bikin foto yang cerah. Apalagi kalau cahaya melimpah. Pake mode auto aja udah oke banget. Tapi kalau kondisi minim cahaya, coba mainkan mode manual di kamera hapenya. Hape sekarang canggih kok, hampir semua punya pengaturan manual di kameranya. Bisa atur ISO, exposure, white balace, jarak fokus dan juga shutter speed.

Dan jangan lupa, edit dulu fotonya sebelum upload. Supaya foto lebih enak untuk dilihat.

Foto dunia terbalik, before & after editing

Salah satu contoh fotoku saat di dunia terbalik yang ada di dalam bioskop CGV Blitz di Bekasi Cyber Park. Namanya environment biskop, pasti suasananya minim cahaya. Dan aku foto pakai hape doang. Agak gelap lah fotonya. Tapi kemudian aku edit habis-habisan biar cerah. Walau jadinya over exposure, tapi biarlah, yang penting tone warnanya bisa masuk instagram.

Foto makan donburi before & after editing

Atau, foto saat aku makan donburi di Ramen & Tepan Slipi Jaya. Kondisi cahayanya 11-12. Di dalam ruangan dan agak temaram. Hasil fotonya ngga cuma gelap, tapi juga bocor. Edit lah supaya lebih kece.

Nah, bagaimana cara editnya? Silakan baca tulisankubiniย cara edit foto untuk instagram yang biasa aku terapkan ke semua fotoku. Iya, demi membuat feed instagram jadi terlihat kece. ๐Ÿ™‚

51 thoughts on “Tentang Smartphone & Mengelola Feed Instagram

  1. jadi pengen coba asus.. temen-temen banyak yang makek soalnya speknya bagus kualitas kameranya apalagi ya.., cuma banyak yang bilang kalo asus cepet panas gtuh.. hmm..

    1. Semua hape kalau diforsir pasti memanas, apalagi dipakai di luar ruangan. Imej asus cepat panas krn dulu pakai prosesor intel. Intel awalnya kan dikembangan untuk komputer, dan dikomputer biasanya pakai blower pendingin. Nah, ketika intel digunakan pada hape tanpa pendingin, wajar jika panas. Skrg asus sdh ngga pakai intel lagi utk hape keluaran barunya. Coba aja

  2. Aku masin penasaran sama asus nih mba… belum punya. Mau dong mba noe hpnya ????
    Cakep2 banget hasilnya…
    Mau baca mba… buat tulisannya ๐Ÿ™‚

  3. Aku jg lagi ngerapiin feeds nih, tapi ada yang lihat ga ya? Muehehehe. Kadang malas ngedit sih Noe jadi pas lagi pengen aplot langsung aja aplot

  4. Yes! Foto-foto IG-nya Mbak Noe emang keren. Mestinya aku juga usaha dikit ya, biar yang like meningkat dari sekarang. Tapi ya gitu deh, penyakit malas kadung dipelihara

    1. Sering-sering nulis tentang Asus, gabung ke forum Zentalk ya. Suka banyak undangan untuk member di forum itu. Aku bermula dr sana

  5. Aku selalu suka lihat foto-foto mba Nurul di handphone. Aku kalau setting terlalu terang kuatir dikomentarin ‘berlebihan’. Jadi binggung padahal kalau agak terang tampilannya malah lebih bagus

    1. Jgn takut mencoba mba. Experimen itu perlu dan nanti tinggal liat hasilnya, baik hasil dr penglihatan nata sendiri juga respon prg lain

  6. terimalah aku menjadi muridmu, kakak…
    btw sebentar lagi keknya dapat HP baru nih dari asus <3 mau dong gimana caranya supaya sering diundang si asus

  7. Bagus mbak hasil photonya, aku jadi minder nih. Belum bisa ambil sudut photo yang bagus dan juga masih jauuuh banget dari seorang blogger .. yang tulisannya minim, dan photonya juga minim.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.