Sulawesi Selatan

Air Terjun Parangloe, siang itu…

Siang itu di Air Terjun Parang Loe, aku jatuh cinta pada eksotisnya batu-batu yang seolah sengaja ditata rapi di dasar sungai yang mengalir di bawah air terjun. Jatuh cinta pada tebing batu yang seolah dibuat dari lempengan-lempengan batu alam, dilekatkan pada dinding yang menyerupai tebing bercelah dan bertingkat, sehingga mempercantik aliran air yang jatuh dari… Read More Air Terjun Parangloe, siang itu…

Banten

Harmoni Kampung Baduy

Jalan setapak itu terbuat dari batu, berundak-undak, meliuk, menghubungkan satu kampung dengan kampung lainnya di Tanah Adat Baduy. Dijalari semak, dipagari tanaman dan pohon-pohon yang menghijau. Dan sepasang kaki yang telanjang itu tak kenal lelah menyusurinya. Memanduku, membawakan ransel dan memanggul anakku. Kami, yang ingin menikmati harmoni di Kampung Baduy, pada 28 September 2013.

Bali

Di Monkey Forest, Ubud, monyet itu bercerita

Ini untuk pertama kalinya aku begitu dekat dengan monyet. Monyet-monyet disini sangat agresif. Mereka lapar. Mata mereka awas, mencari-cari apa saja yang bisa dimakan. Sekali ia mendeteksi adanya makanan, mereka akan dengan lincah, bergerak cepat untuk mengambilnya. Pantas saja tadi, petugas ticketing memperingatkan aku untuk menghabiskan makananku terlebih dahulu sebelum masuk Monkey Forest. Memang, sebelum… Read More Di Monkey Forest, Ubud, monyet itu bercerita

Sulawesi Selatan

Makassar – Suatu sore di Bantimurung

Makassar Part. [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] Setiap yang hidup pasti mati Angkot yang kami tumpangi melaju kencang di jalan raya dari goa Leang-Leang menuju Taman Nasional Bantimurung. Angin masuk melalui jendela kaca yang terbuka sedikit. Membelai muka dan membuai. Seperti nyanyian nina bobo yang mampu membuat kelopak mataku berat dan ingin… Read More Makassar – Suatu sore di Bantimurung

Sulawesi Selatan

Makassar – Dari Rammang-rammang ke Dusun Berua

Makassar Part. [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] Jika bukan karena terbius indahnya alam Rammang-rammang lewat foto-foto yang di upload oleh para traveler di social media, aku mungkin lebih memilih menumpang tidur saja di rumah pengurus masjid Baitunnur. Tadi pagi setelah solat subuh, mereka begitu ramahnya menjamu kami dengan teh manis dan pisang goreng untuk sarapan di rumah panggunnya yang sederhana,… Read More Makassar – Dari Rammang-rammang ke Dusun Berua