Tag Archives: VivoBook

Tentang ASUS VivoBook Pro N580, Karena Jodoh Pasti Bertemu

Saat membawa ASUS VivoBook Pro N580 ke kamar hotel, otakku masih dipenuhi pertanyaan. Mengapa harus VivoBook? Bukannya selama ini aku jatuh cintanya sama ZenBook? Sampai akhirnya aku teringat pada satu potongan cerita hidupku.

Dulu, menjelang lulus sekolah SLTA, aku sempat dilamar oleh lelaki dewasa. Dia seorang guru bahasa Inggris, sudah mapan, lembut memperlakukan perempuan, dan terlihat penuh perhatian. Sayangnya aku tidak bisa menerima lamarannya dengan alasan aku masih terlalu muda. Beda usia di atanra kami juga terpaut sangat jauh. Lagian aku juga masih ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ingin juga merasakan dunia kerja.

Tetapi jauh di dalam hati, ada alasan lain mengapa aku menolaknya. Entah kenapa aku melihatnya secara fisik. Aku tidak suka lelaki kurus dan perokok. Jadi alasan yang kusampaikan untuk menolaknya itu cuma alibi. Karena sebenarnya cita-citaku untuk menikah muda justru lebih besar dibanding melanjutkan kuliah lalu bekerja.

Dan atas nama cita-cita itu jugalah akhirnya aku menikah di usia 20 tahun. Aku menikah dengan lelaki yang secara fisik memang aku impikan. Tinggi, tegap, suara rendah, jago bela diri, pokoknya sempurna deh. Apa daya takdir berkata lain. Setelah punya anak 2 malah pisahan. Lalu sekarang, coba lihat bagaimana laki-laki yang akhirnya mendampingi hidupku.

Jodohku, si kurus yang aku cinta

Dia perokok saat pertama kukenal. Perawakannya kurus tinggi. Lalu soal umur, kami beda 13 tahun! Ciri fisik dan sifat yang dulu sangat tidak kusukai.

So, aku merasa Tuhan sedang menghukumku, agar aku sadar, bahwa Dia tau yang terbaik. Bahwa pasti ada banyak sisi positif dalam sesuatu yang kita benci. Dan bahwa … jodoh pasti bertemu. *uhuk

Begitu juga soal notebook impian. Walau sudah lama aku mengidamkan ZenBook, lalu ternyata sekarang aku malah dijodohkan dengan VivoBook yang secara dimensi sedikit lebih tebal dan besar, aku harus percaya, ini yang terbaik yang dipilihkan Tuhan. Karena pasti ada kelebihan dari VivoBook yang tidak aku ketahui. *apasih, VivoBook pinjeman juga. Haha.

Lagipula yaa, VivoBook yang aku pinjam ini kan VivoBook Pro N580. Catet! Ada kata PRO-nya. Pasti kelebihannya banyak. Masih mau membandingkan soal ukurannya yang lebih gede dan lebih berat sedikit aja dengan ZenBook? Coba tengok ZenBook Pro yang juga dilaunching berbarengan VivoBook Pro kemarin deh. Layarnya sama-sama 15.6″. Berarti ukurannya juga sama besar. Begitu juga dengan bobotnya. Soal spesifikasi? Sama-sama pro sudah pasti.

Tetapi, berhubung yang ini judulnya adalah VivoBook, berarti secara budget tentu jauh lebih bersahabat. Kesimpulan sementara, VivoBook Pro N580 ini adalah notebook pro dengan budget lebih ramah di kantong. Waw! Buat aku ini sih menarik banget.

Yaudah, sekarang langsung aja aku mau cerita pengalamanku memakai VivoBook Pro N580 ini.

Menyelesaikan Pekerjaan Lebih Menyenangkan

Ceritanya, di hari terakhirku cuti kerja untuk hadir di event “The Edge of Beyond” aku mendapat banyak pesan whatsapp tentang pekerjaan yang belum kuselesaikan. Bos minta laporan dikirim secepatnya. Dalam kondisi seperti ini, jelas aku tidak bisa mengandalkan smartphone. Karena stok sabarku pasti ngga akan cukup untuk mengerjakan laporan lewat hape, sementara ada begitu banyak worksheet dalam format Ms. Excel yang harus dikerjakan dan diperiksa ulang.

Untung unit notebook yang sempat dipamerkan usai launching boleh dipinjam. Langsung saja kuboyong satu ke kamar tempatku diinapkan oleh ASUS sebagai peserta event launching notebooknya. Dan aku kebagian VivoBook Pro N580 untuk dipinjam.

Kesan pertama saat mulai membuka notebook ini, aku suka pada layarnya dengan ukuran 15.6″. Cukup lebar buatku. Jadi aku ngga terlalu tersiksa dengan angka-angka rupiah yang memenuhi worksheet akuntansi. Semua ditampilkan dalam ukuran yang cukup nyaman untuk dilihat dengan mata minusku. Ditambah lagi dengan dukungan LED backlit, resolusi Full HD (1920 x 1080), dan panel anti glare, bikin mata ngga cepat lelah walau harus menatap layar cukup lama.

By the way, urusan kerjaan kantor kemarin bisa kuselesaikan dalam waktu ngga terlalu lama sih. Cuma buka email, download file excel, trus periksa-periksa dan melengkapi yang kurang, lalu kirim balik ke kantor via email. Semua urusan itu lancar karena VivoBook Pro N580 sudah support Wi-Fi dan aku koneksikan dengan free Wi-Fi dari hotel.

Yang membuatku berlama-lama berduaan dengan ASUS VivoBook Pro N580 justru saat aku mulai tergoda untuk buka blog setelah urusan kerjaan kelar.

Blogging Lebih Aktif & Produktif

Sebelum membahas lebih lanjut tentang pengalamanku menggunakan ASUS VivoBook Pro N580, aku mau kasih info dulu nih. Aku baru saja membuat blog baru dengan nama www.infoteknoe.com. Isinya tentang berita-berita teknologi, dan hasil-hasil belajarku di dunia teknologi. Doakan aku bisa konsisten untuk terus belajar dan update ya.

Nah, berhubung blog itu masih baru, jadi aku juga lagi semangat-semangatnya untuk isi konten. Dan begitu ada kesempatan untuk berduaan dengan VivoBook Pro N580 kemarin, ditambah koneksi Wi-Fi hotel yang lancar, aku langsung kepikiran untuk update blog tekno itu.

Perlu diketahui, VivoBook Pro N580 ini pakai konektivitas jaringan Wi-Fi berjenis 802.11ac, yang punya kecepatan sampai 6 kali lebih tinggi dibanding jenis 802.11n yang biasa dipakai di kebanyakan notebook.

Hari itu aku menulis tentang ZenBook Flip S. Berbekal press release yang kudapat saat event launching, serta experience singkat saat di show room setelah event pada 15 Agustus 2017 di hotel Pullman Jakarta.

Mengetik di VivoBook Pro rasanya asik. Jarak antar tuts pada keyboardnya ngga terlalu rapat. Sehingga bisa mengurangi kadar typo alias salah ketik. Lalu palm rest areanya luas dan ngga terasa panas di pergelangan tangan. Jadi ngga akan membuat tangan cepat pegal. Terus, bagian trackpadnya juga luas, yang sudah didukung dengan teknologi smart gesture. Mau scroll, zoom in atau zoom out cukup pakai track pad aja. Ngga perlu memindahkan jari tangan ke keyboard untuk pencet-pencet tombol yang biasanya diperlukan.

Oya, bicara soal track pad, aku jadi ingat ada fitur fingerprint sensor yang sangat responsif. Letaknya di pojok kanan atas trackpad. Fungsinya tentu saja untuk keamanan, untuk mengkatifkan notebook hanya dengan satu sentuhan jari. Dengan begitu, notebook benar-benar jadi barang pribadi. Ngga perlu kuatir diutak-atik orang iseng yang berniat jahat. Tinggal seting saja supaya notebook hanya bisa diaktifkan dengan sidik jari kita.

Cukup lama aku mengetik dan mengedit tulisan sebelum akhirnya dipublish. Dan sempat terganggu dengan notifikasi baterai yang hampir habis yang muncul berkali-kali. Untung saja VivoBook Pro N580 sudah dibekali baterai dengan teknologi fast charging. Cuma butuh 48 menit untuk pengisian baterai dari mulai 0 sampai 60%. Siang itu di kamar, aku sempat tidur siang sebentar sementara notebook dicas loh. 48 menit yang sangat singkat untuk waktu pengisian baterai, tapi cukup lama untuk istirahatnya ibu hamil yang butuh recharge energi.

Bangun tidur, aku buka lagi notebooknya untuk publish tulisanku di blog. Tetapi sebelum itu, aku cari materi fotonya dulu di website resmi ASUS. Biar ngga hambar, kan tulisan harus diselingi foto, kan? Nah, saat aku melakukan editing ringan pada foto-foto yang akan kupakai, aku jadi ingat sama proyek newborn photography untuk blog www.duniamaska.com.

Inginku, nanti setelah lahiran, aku akan membuat sendiri foto-foto bayi baru lahir dengan style para fotografer profesional. Aku sudah mempersiapkan banyak hal. Hanya satu yang kurang. Aku belum punya notebook supaya bisa mengedit foto pakai Adobe Photoshop. Biar fotonya makin cakep gitu.

Inginku lagi, aku bisa memiliki VivoBook Pro N580 yang sudah didukung dengan kartu grafis NVIDIA® GeForce® GTX 1050 dan video memory 4GB GDDR5. Itu loh, kartu grafis yang biasa dipakai di laptop khusus gaming. Dengan begitu, VivoBook Pro N580 ini punya kekuatan untuk menangani tugas grafis yang paling banyak sekalipun dengan mudah. Edit foto akan lebih menyenangkan karena gambar yang ditampilkan lebih jelas.

Begitu juga kalau edit video. Proses rendering pasti lancar. Pergerakan antar frame videonya juga smooth. Ngga akan putus-putus atau patah-patah seperti goyangannya Anisa Bahar. Dan itu juga berarti bahwa kita bisa nonton film di notebook dengan lebih menyenangkan.

Ditambah lagi VivoBook Pro N580 punya dual stereo speaker bersertifikasi Harman/Kardon. Dual speaker tersebut punya ruang sebesar 8cc beserta teknologi smart amplifier. Tujuannya untuk menghasilkan suara yang paling keras dan paling jernih dari sebuah notebook yang tipis dan ringan, walaupun tanpa menggunakan pengeras suara tambahan lagi seperti subwoofer.

Ngga cukup sampai di situ, untuk mendukung sisi multimedia, VivoBook Pro N580 juga disupport teknologi ASUS Smart Amp. Teknologi tersebut mampu menghasilkan volume audio 3.2 kali lebih kencang, 2.5 kali lipat lebih nge-bass, dan 3 kali lebih bertenaga dari notebook ASUS lain, yang belum mengadopsi teknologi tersebut. Ada lagi software AudioWizard untuk menyesuaikan keluaran suara sesuai dengan kebutuhannya dengan sangat mudah.

Atas nama penasaran sama sisi audionya, maka aku merasa harus coba sendiri. Yang ringan dulu aja. Selesai publish tulisan di blog, aku buka YouTube. Kuputar video lagu Bruno Mars yang judulnya Just The Way You Are. Asli suaranya emang kenceng dan asik banget. Aku sampe goyang-goyang kepala sambil menikmati suara musiknya.

Di saat yang sama sambil ngeyutup, beberapa tab browser yang kupakai untuk buka beberapa blogku dan akun-akun sosmed serta email belum kututup. Juga ada worksheet kerjaan kantor yang masih terbuka, dan Windows Photo Wiewers yang sempat kugunakan untuk preview foto-foto sebelum diupload ke blog.

Untuk menjalankan banyak program tadi, ternyata notebooknya ngga hang, kinerjanya tetap cepat, dan tetap adem. Wajar sih, karena prosesornya menggunakan Intel® Core™ i7-7700HQ Processor 2.8 GHz, didukung RAM sebesar 8 GB. Dan sistem pendinginnya menggunakan sistem dual fan cooling system yang terpasang pada CPU dan GPU. Sehingga sangat efektif untuk mengeluarkan panas yang terjadi ketika notebook dalam keadaan full load. Dengan begitu, VivoBook Pro N580 bisa diandalkan untuk multitasking juga.

Well, ngga heran sih kalau ASUS VivoBook Pro N580 ini dibranding sebagai NOTEBOOK TIPIS DENGAN PERFORMA DAN SUARA DAHSYAT. Cocok untuk para content creator atau blogger seperti aku yang selalu berusaha mengikuti perkembangan di dunia blogging.

Dan sekarang ini kan sedang trend content video, baik untuk pendukung blog atau vlogging di YouTube & sosmed. VivoBook Pro N580 ini cocok banget untuk dijadikan partner karena punya memori penyimpanan HDD sebesar 1TB. Dengan begitu kita bisa menyimpan banyak file tanpa takut cepat penuh. Tau sendiri kan, file footage video kan ukurannya besar. Selain itu, ada memori SSD sebesar 128GB yang juga berguna untuk menyimpan lebih banyak file.

By the way, saking asiknya pakai notebook keren hasil pinjaman, tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat. Sampai-sampai aku lupa kalau di hari itu aku ada jadwal meeting dengan salah satu brand susu ibu hamil. Buru-buru aku packing sekalian check out dari hotel, lalu turun ke lobby untuk mengembalikan kunci kamar dan juga notebook ke Jose (ASUS PR Team). Tetapi ternyata, aku malah berpapasan dengan Pungky dan Ghana yang minta copy file foto dan video dari kameraku. Ya, mau ngga mau buka notebook lagi untuk transfer-transferan data.

Asiknya, VivoBook Pro N580 punya port konektifitas lengkap. Ada SD Card Readernya untuk membaca memory card dari kameraku. Ada 2 port USB 2.0 & 1 port USB 3.0 tipe A untuk colokan flashdisk. Ada juga port USB tipe C yang punya kecepatan wuz-wuz baik untuk transfer data maupun untuk mengecas perangkat lain seperti smartphone. Port lainnya juga ada, seperti LAN, HDMI, dan juga audio combo jack. Dengan begitu, kita ngga perlu bawa-bawa printilan tambahan seperti external card reader.

Sarana Belajar Keluarga, Lebih Aktif & Dinamis

Andai aku punya VivoBook Pro N580 di rumah, aku ngga akan ragu untuk membiarkan anak-anak memakainya juga. Supaya mereka juga ngga gagap teknologi.

Apalagi kalau melihat struktur bodinya. Hampir semua bagian bodi notebook dibalut dengan aluminium berkekuatan tinggi. Jadi bisa lebih tenang membiarkan notebook di tangan anak-anak yang kadang suka sembrono. Tapi pasti aku akan ajarkan mereka untuk hati-hati. Harus dijaga supaya jangan sampai jatuh, jangan ditekan atau sengaja digores. Harus disayang dong. Supaya bodinya tetap kinclong, terjaga, dan selalu memukau kalau diajak nongkrong sambil kerja di cafe gitu.

Oya, bicara soal VivoBook untuk diajak ke cafe, ada yang membuatku kagum soal material bodinya itu. Dengan material chasing aluminium, ditambah spesifikasi tinggi seperti kartu grafis kelas gaming, speaker dan yang lainnya, VivoBook Pro N580 tetap bisa dikategorikan sebagai ultrabook tipis dan ringan.

Ketebalannya hanya 19.2mm dengan bobot 2Kg. Jelas lah hal itu menambah keistimewaannya dalam hal portabilitas untuk ukuran sebuah notebook berukuran 15 inci.

Aku juga suka disain warna gold yang membuatnya tampak mewah, bersinar dan elegan. Yang pasti ngga akan malu-maluin untuk dijadikan teman kencan atau mojok di cafe-cafe hits.

Lalu, bagaimana dengan harganya? Yuk simak dan cermati sekalian spesifikasi lengkap dan harga ASUS VivoBook Pro N580.

Spesifikasi & Harga

Price Rp 15.299.000,-
CPU Intel® Core™ i7-7700HQ Processor 2.8 GHz (6M Cache, up to 3.8 GHz)
Operating System Endless OS
Memory 8GB DDR4 2400MHz SDRAM
Storage 1TB HDD + 128GB SSD
Display 15,6” (16:9) LED backlit FHD (1920×1080) Anti Glare Panel
Graphics Gaming Discrete Graphics Nvidia GTX 1050 VRAM 4GB GDDR5
Input/Output 1 x Type C USB3.0 (USB3.1 GEN1), 1 x Fingerprint (On selected models), 1 x HDMI, 1 x USB 3.0 port(s), 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 2 x USB 2.0 ports
Camera VGA Web Camera
Connectivity Integrated 802.11a/b/g/n/ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
Audio Built-in Stereo 1.6 W Quad-Speakers And Digital Array MicrophoneASUS SonicMaster Premium Technology
Battery 3 Cells 42 Whrs Battery with fast charging technology, 60% in 48 minutes
Dimension (WxDxH) 361.4 x 243.5 x 17.9 mm
Weight 2Kg with Battery
Colors Gold
Accessories Free backpack senilai Rp299.000
Warranty 2 tahun garansi global, senilai Rp1.250.000

Kesimpulan

VivoBook Pro N580 punya spesifikasi yang sangat mendukung para professional, terutama yang membutuhkan notebook pro dengan performa tinggi, multimedia dahsyat, dan tetap bersahabat dari sisi harga. Contohnya seperti yang kubilang di atas, yaitu para content creator di dunia digital, termasuk blogger yang serius mengelola blognya.

Awalnya boleh aja ngeblog untuk iseng-iseng. Tapi ngga ada salahnya kalau jadi serius. Apalagi banyak kesempatan dan berkah yang bisa kita dapat. Seperti ceritaku yang sudah kubuat videonya di bawah ini.

Nah, kalian para blogger, kira-kira naksir ngga sama notebook ini? Yuk, be like a pro dengan ASUS VivoBook Pro N580!