Tag Archives: Itinerary

Contoh Itinerary Wisata di Bali 3 Hari 2 Malam

monkey forest ubud bali

Liburan di Bali selama 3 hari 2 malam ternyata belum membuatku cukup puas. Banyak hal yang belum sempat aku explore. Salah satunya adalah Uluwatu. Padahal kalau ngintip contoh-contoh itinerary di internet, harusnya waktu tiga hari tuh cukup banget lah untuk masukin Uluwatu sebagai destinasi wajib.

Tapi kalau diinget lagi bagaimana gaya mbolangku bareng Ojrahar di Bali waktu itu, ngga heran sih kalau ngga banyak tempat kami datangi. Kami jalan santai aja. Tanpa itinerary. Tanpa riset mau kemana dan ngapain. Ngalir aja gitu. Naik motor berdua ngga jelas arah dan tujuan. Nanti kalau ada yang sekiranya menarik, baru deh mampir. Jadi ngga heran kalau akhirnya kami kelabakan waktu ada yang minta di-gaet-in ke Bali sehabis lebaran nanti.

Iya, ceritanya ada rombongan arisan temennya Ojrahar pingin liburan ke Bali. Mereka minta Ojrahar jadi gaet. Katanya, lebih asik kalau sama temen sendiri. Awalnya sempet ragu sih. Apa kami bisa kasih pelayanan yang menyenangkan? Setelah dipikir lagi, akhirnya kami ambil kesempatan itu. Bismillah aja. Toh udah sama-sama kenal juga.

Lalu mulailah aku riset. Cari informasi wisata di Bali, harga tiket masuk, hotel, rental mobil, juga contoh itinerary wisata 3 hari 2 malam untuk wisatawan yang baru pertama kali ke Bali. Setelah diskusi bareng Ojrahar, akhirnya jadilah itinerary sebagai berikut:

Hari Pertama (GWK – Uluwatu – Jinbaran)

  • Berangkat dari Jakarta dengan pesawat pagi
  • Check-in di hotel dan unpacking
  • Mengunjungi pusat GWK dan makan siang di sekitar GWK
  • Sunset & Tari Kecak di Uluwatu
  • Makan malam menu seafood di Jimbaran
  • Kenbali ke hotel & istirahat

Hari Kedua (Kintamani – Pura Tirta Empul – Tanah Lot)

  • Sarapan pagi di hotel
  • Mengunjungi pusat oleh-oleh Bali Krisna
  • Makan siang di Kintamani sambil menikmati keindahan Gunung batur dan Danau Batur
  • Mengunjungi Pura Tirtha Empul di Tampaksiring yang terkenal sebagai tempat pembersihan diri
  • Mengunjungi Pura Tanah Lot Bali
  • Makan malam dan kembali ke hotel.

Hari Ketiga: (Pantai Kuta – Joger – Pulang)

  • Sarapan pagi di hotel
  • Mengunjungi Pantai Kuta
  • Mengunjungi pusat oleh-oleh Joger di Kuta
  • Makan siang
  • Pulang ke Jakarta dengan pesawat sore
Sumber: traveloka.com
Sumber: traveloka.com

By the way, saat kemarin lagi browsing itinerary, aku nemuin satu hotel yang keren banget deket Pura Uluwatu. Nama hotelnya Karma Kandara. Hotelnya mewah banget. Aku ngintip foto-foto hotelnya di situs booking online Traveloka. Kemewahan di Hotel Karma Kandara itu mengingatkanku pada dua hotel mewah yang pernah aku inapi ketika traveling ke Penang dan ke Bangkok. Heuheuu.. Jadi pingin menginap di Karma Kandara. Bisa ngga ya?

Itinerary Trip Aceh – Sabang

Rasanya belum puas jalan-jalan di Aceh awal April 2015 lalu, karena waktu itu belum sempat makan Mie Aceh langsung dari tempat asalnya. Haha… Terus ngapain aja? Berikut adalah itinerary trip Aceh – Sabang ketika aku backpacking ke Aceh dan Sabang (Pulau Weh) selama 5 hari 4 malam.

Titik Nol Kilometer Sabang

Day 1 (31 Maret 2015)

12.00 – 13.00 Menuju Banda Aceh dengan AirAsia dari Kuala Lumpur

13.00 – 14.00 Perjalanan ke penginapan, check-in, sholat

14.00 – 16.00 Berkunjung ke Museum Tsunami

16.00 – 17.00 Makan sore di dekat penginapan

17.00 – 18.30 Istirahat & sholat di penginapan

18.30 – 22.00 Jalan & jajan malam. Sholat Isya di Masjid Baiturrahman

22.00 – dst. Istirahat/tidur.

Biaya hari kesatu:

  • Sewa mobil dari bandara ke penginapan Rp130.000 (share cost, termasuk BBM & driver)
  • Sewa becak dari penginapan ke Museum Tsunami Rp5.000 per orang (satu becak motor bisa muat 3 orang)
  • Makan 2 x Rp20.000 (siang & malam)
  • Penginapan di Crystal Guest House Rp200.000 per malam (bisa diisi 3-4 orang)

Baca juga cerita Backpacking di Sabang hari pertama di link ini; Sabang, dari Bunker Jepang sampai Sunset di Titik Kilometer Nol Indonesia

 

I Love Sabang

Day 2 (1 April 2015)

07.00 – 07.30 Check-out penginapan dan menuju Pelabuhan Ulee Lheue

07.30 – 08.00 sarapan di pelabuhan

08.00 – 10.00 perjalanan ke Pulau Weh dengan kapal ferry

10.00 – 10.30 perjalanan ke Pantai Bunker Jepang

10.30 – 11.30 Menikmati panorama pantai di sekitar Pantai Bunker Jepang

11.30 – 12.00 perjalanan ke Air Terjun Pria Laot

12.00 – 14.00 Treking ke air terjun 15 menit, menikmati air terjun, & treking kembali dari air terjun

14.00 – 15.00 Menuju Pantai Iboih untuk check-in di penginapan. Dalam perjalanan bisa mampir foto di landmark “I heart Sabang”

15.00 – 17.00 check-in penginapan, unpacking, makan siang, sholat dijamak

17.00 – 19.00 menuju titik nol kilometer Sabang, menikmati sunset di titik nol kilometer Sabang

19.00 – 20.00 menuju kota Sabang

20.00 – 22.00 makan malam di kota Sabang, belanja snack di minimarket

22.00 – 23.00 kembali ke penginapan, istirahat

Biaya hari kedua:

  • Tiket ferry (kapal lambat) Rp23.000 per orang dewasa.
  • Sewa mobil Rp550.000 (include BBM & driver) untuk 1 hari full.
  • Penginapan di Mr. Been Guest House Rp350.000 per malam dpuble bed (bisa untuk 3 orang)
  • Makan 3 x Rp25.000
  • Sertifikat Titik Nol Kilometer Sabang Rp25.000

Baca juga cerita hari kedua di Sabang: Bersantai & Snorkeling di Pulau Rubiah.

 

Snorkeling di Pulau Rubiah, Sabang

Day 3 (2 April 2015)

08.00 – 08.30 Sarapan

08.30 – 09.00 perjalanan ke Pulau Rubiah dengan boat

09.00 – 14.00 Snorkeling, santai di pantai, makan siang di Pulau Rubiah

14.00 – 14.30 kembali ke penginapan dengan boat

14.30 – 16.30 istirahat di penginapan

16.30 – 17.30 snorkeling di laut di sekitaran penginapan

17.30 – …. Istirahat, makan malam, packing

Biaya hari ketiga

  • Sewa boat PP Pulau Rubiah Rp300.000 kapasitas max 10 orang
  • Sewa alat snorkeling Rp45.000
  • Makan 3 x Rp 25.000
  • Penginapan di Mr. Been Rp350.000 per malam (bisa untuk 3 orang)

 

Sunset di Pantai Kasih

Day 4 (3 April 2015)

07.00 – 08.00 check-out dari penginapan dan perjalanan ke kota Sabang

08.00 – 08.30 Sarapan di Sabang

08.30 – 09.00 Check-in di hostel

09.00 – 13.00 tidur siang. (ceritanya lagi pingin santai). Yang laki jumatan di Masjid.

13.00 – 14.00 Makan siang

14.00 – 18.00 Explore Pantai Sumur Tiga, Pantai Tapak Gajah, Sunset di Pantai Kasih. Sholat duhur & ashar di mushola yang ada di Pantai.

19.00 – 20.00 MCK di hostel

20.00 – 22.00 Jalan & jajan malam di Sabang

Biaya hari keempat

  • Sewa mobil (shared cost) untuk drop dari Pantai Iboih ke kota Sabang Rp200.000 (termasuk BBM & driver)
  • Makan 3 x Rp20.000
  • Sewa becak motor (shared cost 3 org per becak) untuk jelajah pantai Rp50.000
  • Penginapan di PUM Losmen  Rp110.000 per malam per kamar, (Twin bed, ac, bisa diisi 2-3 orang)

 

Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Day 5 (4 April 2015)

05.30 – 06.00 Check-out dari penginapan

06.00 – 08.00 Menuju Pelabuhan Balohan – Sabang, sarapan di pelabuhan

08.00 – 10.00 kembali ke Banda Aceh dengan kapal ferry

10.00 – 11.00 mampir foto di Museum Kapal Terapung & Masjid Baiturrahman

11.00 – 11.30 menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, kembali ke Jakarta via Kuala Lumpur

Biaya hari kelima:

  • travel dari penginapan ke pelabuhan Balohan Rp50.000
  • tiket ferry/kapal lambat dari pelabuhan Balohan ke pelabuhan Ulee Lheue Rp23.000
  • makan 2 x Rp20.000 di Aceh

*****

Informasi Berguna

Duh, itu sub judul udah kayak buku pengetahuan aja. Haha. 😀 Berikut ini ada beberapa informasi yang mungkin dibutuhkan jika ingin jalan-jalan ke Sabang, ya. Semoga bermanfaat!

Jadual & Tarif kapal dari Pelabuhan Ulee Lheue (Aceh) ke Pelabuhan Balohan (Sabang), dan sebaliknya.

Jadual kapal ferry ke Sabang

Info tarifnya nanti di-update lagi ya, setelah dapat data yang valid. Kalau pengalaman kemarin sih, harga tiket ekonomi untuk kapal lambat Rp23.000 per orang dewasa, dan untuk anak-anak kalo ngga salah Rp15.000.

Harga tiket kapal ferry ke Sabang

 

Nomor Telepon Rental Mobil: Bang Dani 0813-7743-4387

Bang Dani ini bisa bantu semua kebutuhan kita selama di Sabang, termasuk membantu mencarikan penginapan yang kita inginkan.