Tag Archives: Air Asia Blog Contest

Cerita di Hari Penyerahan Hadiah Air Asia Blog Competition

Tiba-tiba aku merasakan gemetar di sekujur tubuh saat memasuki Air Asia Cafe, di lantai 6 Gedung Air Asia Indonesia. Gara-gara melihat seorang MC yang sedang gladi resik untuk acara seremoni penyerahan hadiah untuk pemenang Air Asia Blog Competition. Ya Tuhan, aku tak tau harus berkata apa nanti dipanggil. Dari beberapa hari lalu, Mba Ika sebagai Manager Komunikasi Air Asia, sudah mengingatkan untuk menyiapkan diri karena akan diminta sharing di depan audience, tentang cerita yang kutuliskan untuk diikut sertakan dalam lomba.

MC acara Air Asia

Ya, meskipun ini memang hari yang sangat aku tunggu-tunggu, sejak pengumunan pemenang oleh Air Asia di awal bulan September lalu. Tetapi sungguh aku tak menyangka kalau acaranya bakal semeriah ini. Tidak hanya dihadiri oleh crew Air Asia Indonesia, tetapi juga Air Asia All Star dari Kuala Lumpur, serta Trinity Traveler selaku juri tamu.

Belum habis rasa shock karena harus sharing, Mba Ika memberi kabar lain yang tidak kalah mengejutkan.

“Nanti siapkan juga ya, kata-kata testimoni tentang air asia, karena kami ada rencana juga untuk membuat videonya,” ujar Mba Ika.

Duh, rasa nervousku semakin menjadi-jadi. Meskipun sebenarnya ada senangnya juga. Aku bisa numpang beken nanti. Hihi..

Padahal semalam sebelum hari H, aku sempat lupa pada rasa nervous itu. Soalnya Daffa’ punya PR banyak sekali, sehingga konsentrasiku benar-benar fokus hanya menemani Daffa’ membuat PR.

Dan sekarang, rasa nervous itu datang lagi dan lebih dahsyat. Untungnya keramahan Mba Ika, dan keseruan megobrol dengan pemenang lain, Ebent, Mita & suaminya, membuatku sedikit relax.

Sembari gladi resik berlangsung, kami diberi kesempatan untuk sarapan dengan menu yang tersedia di Air Asia Cafe. Aku memilih mi goreng, sementara Daffa’ & Abyan memilih roti bakar isi coklat. Sebenarnya aku tergoda dengan nasi uduk, tapi aku penasaran dengan mi goreng yang penampakannya mirip dengan menu mi yang dijual di cabin pesawat. Aku kan tidak pernah beli karena mahal kalau di pesawat. Hihi.

Tak lama usai makanan kami habis, Trinity pun datang. Dan acara dimulai sekitar jam 11 siang. Kami, para pemenang diminta duduk di kursi paling depan, bersanding dengan Trinity Traveler dan CEO Air Asia. Dag dig dug rasanya, terlebih ketika namaku disebut.

“Inilah juara kedua yang mendapatkan 2 tiket return ke Penang, Akomodasi 4 hari 3 malam di Golden Sands Resort, serta uang saku sebesar Rp7.500.000,-. Nurul Aslamiati silakan maju ke depan,” seru si mba cantik yang membawakan acara. Dan ternyata, selain hadiah yang disebutkan tadi, kami juga diberi piala kristal berbentuk pesawat, serta piagam yang telah difigura.

Aku lalu maju ke depan untuk menerima hadiah-hadiah itu. Namun sebelumnya, aku bercerita tentang kisah yang aku tuliskan yang aku ikutkan lomba. Aku memegang mik dan bercerita dengan merasakan gemetaran dari kepala hingga kaki. Berbeda sekali dengan Ebent dan Mita yang kulihat begitu santai dan asik saat bercerita pengalamannya dengan Air Asia, yang membuatnya terpilih sebagai pemenang di Air Asia Blog Competition ini.

Usai acara, kami disuguhi makan siang dengan menu prasmanan yang semuanya yummy. Lalu kami diajak tour singkat di dalam gedung Air Asia Indonesia. Sekilas aku jadi teringat pada kenangan saat aku mengunjungi kantor Google Indonesia bersama Kumpulan Emak Blogger bulan Februari lalu.

Kantor Air Asia Indonesia ini ngga kalah keren dengan kantor Google Indonesia. Selain ruangan kerja yang tanpa sekat, interior design yang nyaman, di kantor Air Asia ini juga ada berbagai fasilitas yang bisa membuat karyawannya betah. Ada ruang tidur siang yang dipisah antara lelaki dan perempuan, ruang nge-band, ruang gym, serta mushola yang luas dan bersih.

Oya, aku tadi lupa menceritakan kalau menu makanan di Air Asia cafe sangat murah. Aku sempat bertanya harga satu porsi nasi uduk lengkap dengan lauk, oreg tempe, dan taburan kacang goreng. Harganya cuma Rp8.000,-! Ih sudah nyaman, disediakan cafe dengan harga murah pula. Asik banget!

Nah setelah tour singkat, tibalah saatnya interview dan membuat video testimoni. Dan Alhamdulillah, semua berjalan lancar!

Aku kembali ke rumah dengan perasaan bahagia. Bagiku, ini sebuah prestasi besar dalam hidupku. Aku menjadi pemenang dari 700 orang lain yang megikuti lomba ini, aku juga bertemu dengan Trinity Traveler, seorang penulis best seller sekaligus seorang seleb traveler. Aku mendapat teman-teman baru yang tak kalah awesome seperti Mba Ika, Mita, dan Ebent.

Dan yang paling penting, aku sudah membuat Daffa’ & Abyan bangga. Bukan tanpa alasan aku mengajak mereka ke acara ini. Aku ingin mereka melihatku menerima anugrah kemenangan, aku ingin menjadi contoh sehingga tumbuh jiwa berjuang dalam dirinya, berjuang untuk mimpi-mimpinya.

Ya, sejatinya kita berasal dari benih yang berhasil dalam perjuangannya untuk menang dan kemudian lahir ke dunia. Kita memang terlahir untuk menang!

Terima kasih Ya Rabb, terima kasih juga Air Asia. Terima kasih Daffa’ & Abyan yang selalu menjadi sumber inspirasi dan kekuatanku. Love you…

Ah, jadi ingat komentar Trinity Traveler tentang tulisanku. “Sebenernya banyak tulisan lain yang sejenis dia,” ujarnya sambil menunjuk ke arahku ketika kami sedang mengobrol bersama. “Tapi pas baca tulisannya tentang anak-anak itu loh, bikin aku hampir nangis,” lanjutnya lagi.┬áHehe… Dan aku pun GR.