Tag Archives: AABC 2016

AABC Party: Challenge 123

AABC Party 2016

AirAsia’s Blogger Community (AABC) 3rd Anniversary sudah seminggu lebih berlalu, tetapi keseruannya masih bisa kurasakan sampai hari ini.

Lagi-lagi aku merasa beruntung bisa menjadi salah satu dari 47 blogger yang diajak AirAsia untuk memeriahkan AABC party. Apalagi pesertanya lintas negara. Dari Indonesia sendiri ada 14 blogger dan vlogger. Sisanya datang dari negara-nerasa ASEAN ditambah China, Taiwan, India, Korea Selatan dan Jepang.

Kami menginap di Double Tree Hotel by Hilton dengan signature cookiesnya yang enak banget, ada wellcome dinner dengan menu Santan Combo, menjelajah Kota Tua Jakarta a la fun race, dan gala dinner yang penuh warna dengan national costume untuk mempresentasikan negara asal bloggers.

Peserta AABC yang mewakili Indonesia
Peserta AABC yang mewakili Indonesia

Bagiku, AABC party kali ini agak berbeda dibanding tahun lalu ketika AABC 2nd anniversary di Bangkok. Dulu, activities dipadatkan dalam satu hari yaitu berupa fun race keliling Bangkok pada siang hari, lalu gala dinner sekaligus party dan pengumuman pemenang malam harinya. Sehingga kami-kami yang dari Indonesia ini punya banyak free time untuk sekedar window shopping di mall atau jalan dan jajan malam di Asiatique The Riverfront.

Sedangkan AABC party tahun ini? Wogh! Panitia punya lebih banyak challenges dan activity bahkan sebelum pestanya dimulai. Tantangan apa saja kah itu?

Challenge 1:
Travel Great With AirAsia

Sehari sebelum AABC Party, tugas untuk tantangan pertama sudah masuk ke inbox email. Tantangannya adalah membuat video tentang travel great dengan AirAsia. Videonya harus diposting di Instagram dan itu berarti durasinya ngga boleh lebih dari 60 detik.

Untuk aku yang lebih suka langsung nyungsep di ketek Ojrahar lalu tertidur sepanjang penerbangan dengan AirAsia, dan ngga pernah kepikiran nge-shoot video, rasanya tantangan ini adalah tantangan paling berat. Haha. Belum lagi banyaknya to do list yang harus dikerjakan sebelum ikut AABC party. Mulai dari nitipin anak-anak ke kakeknya, beli baju demi memenuhi dress code, sewa kostum, sampai urusan packing yang selalu jadi terror setiap kali mau berpergian. Membuat video tentang asiknya terbang bersama AirAsia rasanya hanya ada dalam angan.

Tetapi tantangan itu berhasil aku kerjakan satu jam menjelang deadline. Aku membuat video dalam perjalanan dari Bekasi menuju Double Tree Hotel yang menjadi lokasi acara AABC party. Walaupun hasilnya ngga bagus-bagus amat dan ngga menang juga, at least aku sudah berusaha dan masih cukup bisa menunjukkan kalau aku fans beratmu lho AirAsia. 😆

Challenge 2:
Chocolate Chip Cookie Moment

Saat check in, setiap tamu yang menginap di Double Tree Hotel by Hilton mendapatkan welcome cookies. Kalau hotel lain biasanya welcome drinks ya. Nah di sana mah beda.

Aku mendapat cookies jacket (cookies dalam paper bag) dalam keadaan hangat. Aroma coklat dan kacang yang terpanggang di dalamnya sungguh menggoda perutku yang tengah lapar sore itu.

Sayangnya aku ngga bisa buru-buru memakannya. Soalnya ada Cookie Challenge yang harus dikerjakan. Yaitu tantangan untuk memotret cookie di dalam kamar dan upload ke instagram.

Hadiahnya? Ada dua voucher menginap yang bisa digunakan di seluruh jaringan Double Tree Hotel by Hilton. Sayangnya aku ngga menang. Hiks! Padahal pingin ngajak anak-anak buat ngerasain betapa nyamannya staycation di hotel kece sekelas Double Tree. Hehe

Untungnya, dalam goodie bag yang aku terima ketika registrasi peserta AABC party, terdapat satu kaleng cookies yang bisa dibawa pulang. Yeay! Cicip cookies dulu aja ya, Nak. Nginepnya kapan-kapan. 😀

Challenge 3:
AirAsia Eats

Sore menjelang ketika aku dan Mita (teman sekamar) berhasil menyelesaikan tantangan Chocolate Chip Cookie Moment. Kami lalu bersiap untuk welcome dinner dengan menu-menu yang bisa ditemui kalau terbang bersama AirAsia.

Ada 16 jenis menu yang dihidangkan. Kesemuanya merupakan makanan khas dari negara-negara di mana AirAsia beroperasi. Menariknya, dari 16 menu yang beragam itu ternyata memiliki 1 benang merah dan menjadi tema makan malam kami, yaitu SANTAN – Flavours of Asean.

16 menu tersebut adalah:

  • Nasi Padang, Chicken Satay dan Nasi Kuning Manado dari Indonesia. Harga mulai Rp 33.900.
  • Uncle Chin’s Chicken Rice yang populer di Malaysia dan Singapore. Harga mulai RM 10.
  • Pad Thai, Sticky Rice with Mango, Vegetarian Thai Panaeng Curry, Spicy Fried Chicken with Rice & Traditional Thai-Style Omelette dari Thailand. Harga mulai THB 100.
  • Pak Nasser’s Nasi Lemak, Nasi Dagang with Chicken Curry, Longevity Noodles, Nasi Kerabu dari Malaysia. Harga mulai RM 10
  • Chicken Adobo, Beef Caldereta dari Filipina. Harga mulai PHP 180.
  • Purani Dili Ke Raseele Rajma with Jeera Rice, Cheese Omelete, Lyonnaise Potatoes and Chicken Tikka dari India. Harga mulai INR 189.

Dari menu-menu yang dihidangkan di atas, yang aku coba cuma Cheese Omelete setengah porsi, beberapa sendok mango sticky rice, dan sesuap nasi kerabu yang nasinya berwarna biru.

Cheese omelete
Cheese omelete

Aku merasa belum makan banyak malam itu. Soalnya aku sibuk motret untuk ikut tantangan AirAsia Eats. Tantangannya ya upload foto terbaik ke instagram tentang menu-menu special yang dihidangkan itu.

Untungnya, masih ada beberapa makanan yang masih utuh dan tersisa. Aku dan Mita mengambil beberapa untuk dibawa ke kamar setelah dinner bubar.

Seluruh peserta kembali ke kamar masing-masing sekitar jam 10an. Aku yakin kami semua memilih untuk langsung tidur setelah itu, walaupun justru pada jam segitu kehidupan malam di Jakarta baru dimulai. Tetapi kami sadar bahwa kami harus mempersiapkan diri untuk fun race keesokan harinya.

Toh AABC party baru saja dimulai hari itu, masih ada hari-hari tersisa yang bisa digunakan untuk menjelajah Jakarta mulai pagi hingga larut malam. Ceritanya akan aku tulis lagi nanti. Tentang reaksi teman-teman dari negara lain saat melihat aku menyeberangi jalanan ibu kota yang penuh kendaraan, sampai pesta di malam hari yang berlanjut sampai ke Inul Vizta di Pasar Festival.

Tunggu ceritanya besok, ya!