Technology

Review: ZenPower Pocket 6000mAh

 

Masih ingat ngga? Beberapa bulan lalu, saat ASUS merilis 3 ZenPower terbarunya. Ada ZenPower Pocket, ZenPower Slim dan ZenPower Duo. Di antara ketiganya, aku naksir sama ZenPower Pocket, sebab kapasitasnya pas dan nggak kebesaran, yaitu 6000 mAh. Dibanding ZenPower Slim yang cuma 3000 mAh, Zenpower Slim jelas lebih oke dari segi kapasitas. Sedangkan malau ZenPower Duo, menurutku ngfak jauh beda dengan ZenPower generasi pertama yang aku punya, yang ukuran card size 1050 mAh itu loh.

Ibarat pucuk dicinta ulam pun tiba. Sebulan yang lalu aku dikirimi ZenPower Pocket yang kuinginkan. Nah, setelah kurang lebih sebulan memakainya, kali ini aku mau share review ZenPower Pocket 6000 mAh.

Pertama, dari sisi disain. Aku dapat warna merah burgundy (Burgundy Red), yang mana terlihat cakep kalau difoto. Pilihan warna lain ada Sand Gold yang akan memberi kesan mewah. Bentuk bodinya tipis dan sedikit lebih lebar dibanding ZenPower card size generasi pertama. Soal bobot, jelas ringan karena kapasitas baterainya memang nggak besar, yaitu cuma sekitar 170an gram. Material casingnya yang aluminium juga menambah kesan mahal. Dan yang penting juga, tetap nyaman digenggam.

Selanjutnya aku mau bahas pengalaman menggunakan ZenPower Pocket.

Fyi, saat ini aku menggunakan smartphone ASUS ZenFone 4 Max Pro dengan kapasitas baterai 4.100mAh. Dan sebenarnya, dengan ZenFone Max, aku udah jarang pakai powerbank. Sehari hanya perlu mengecas hape satu kali. Dan biasanya, aku mengecas hape di rumah saat malam atau subuh.

Hanya saja, ada kalanya aku lupa ngecas dan baru sadar saat di jalan berangkat kerja. Pas di bis, duduk manis, mau buka hape untuk browsing-browsing, eh batre habis. Di saat itu lah powerbank menjadi penolong.

Nah, untuk mengisi daya baterai ZenFone 4 Max Pro dengan ZenPower Pocket, dibutuhkan waktu kurang dari 2 jam sampai full 100% dari kondisi baterai yang semula 10%. Nggak terlalu lama menurutku, sebab sambil dicas hapenya sambil aku pakai juga untuk bebabagai keperluan seperti chatting WhatsApp, scroll-scroll sosmed, atau buka blog, dll.

 

Setelah digunakan untuk satu kali pengecasan ke Zenfone 4 Max Pro, masih ada 1 dari 4 lampu lampu indikator powerbank yang menyala. Artinya si powerbank masih menyimpan sedikit daya baterai untuk mengecas ulang smartphone. Tapi biasanya aku nggak akan pakai lagi, lebih baik aku cas ulang lagi sampai penuh baru dipakai nanti-nanti saat dibutuhkan.

Tetapi aku pernah mengecas ulang powerbank mulai dari kondisi benar-benar habis sampai penuh. Butuh waktu 3 jam sampai penuh. Termasuk cepat sih ya. Untuk harganya ada di angka Rp229.000,-

Nah, kalian udah punya belum ZenPower Pocket? Mau aku pinjemin?

8 thoughts on “Review: ZenPower Pocket 6000mAh

  1. Jujur saja sih ya 6000 mAh itu masih sangat kurang buat saya. Hape saja ini udah 5000 mAh. Saya milih pb yang 30.000 mAh dengan harga kurleb yang sama. Alhamdulillah selain saya dan keluarga bisa aman, juga bisa bantu teman lain membutuhkan (pengalaman saat ke Bali)

    salaam
    Okti Li

  2. Udah gak punya powerbank beberapa tahun terakhir ini, karena powerbank yang dipunya selalu gak awet.
    Hiiiks~~
    Entah jatuh lalu pecah, atau mendadak gak bisa dipake, hanya sampai separuh nge-charge nya.

    Tapi kalau pakai ASUS Zenpower, mungkin lebih awet kali yaa…

  3. Aku juga pakai PB asus. Sukak deh bisa ngecharge sampai 3 kali full. Cepet lagi. Malah aku suka pakai PB drpada charge kabel listrik. Haha.. Abisnya lebih cepet sih

Leave a Reply to Citra Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.