[Review Buku] Super Handbook For Super Teens

Teman yang baik, tuh, teman yang mengerti sisi “evil” kita tanpa pernah merasa takut dengan ke-“evil”-an kita dan tanpa pernah tersingung karenanya. Aku bersyukur mempunyai beberapa teman seperti itu hooraaay! – Dian, mama dua putra. (hal. 12)

Saat membaca quote itu dalam buku SUPER HANDBOOK for SUPER TEENS yang ditulis oleh Fita Chakra, aku tersenyum sendiri. Mengingat betapa banyak sisi “evil” yang aku miliki. Lalu menghitung berapa banyak jumlah teman yang aku miliki, teman yang tetap berada di sekitarku meski tau betul betapa banyak sisi ke-“evil”-an itu.

20140617_213003_1

Iya, seperti yang diungkapkan oleh Dian, mama dua putra yang aku kutip di atas itu, kita patut bersyukur jika memiliki teman-teman yang setia. Pertanyaannya, dengan cara apa kita bersyukur? Cukup kah dengan hanya mengucapkan kata ‘syukur’? Tentu saja tidak. Jadi apa saja yang harus kita lakukan dalam hal pertemanan sebagai refleksi rasa syukur? Nah, saatnya mencari tau jawabannya di dalam buku SUPER HANDBOOK for SUPER TEENS (Boys and Girls) yang baru diterbitkan oleh Tiga Serangkai pada bulan Juni 2014 ini.

Bab pertama dalam SUPER HANDBOOK untuk remaja ini membahas tentang TEMAN DAN PERGAULAN. Aku fikir ini tepat sekali, mengingat masa-masa remaja memang masanya pencarian jati diri. Pada masa itulah kebanyakan remaja lebih suka menghabiskan sebagian besar waktunya bersama teman-teman.

Dan pasti sudah bisa dibayangkan apa dampaknya jika salah dalam bergaul. Bullying? Kejahatan internet? Atau sudah sering melihat anak-anak berseragam sekolah merokok dengan cueknya di tempat-tempat umum? Bagaimana jika meraka juga minum alcohol? Atau malah narkoba? Pernah lihat berita juga kan tentang kenakalan remaja perihal pergaulan bebas? Bagaimana kalau sampai terkena virus HIV-AIDS? Hiyy… ngeri!

Nah, kesemuanya itu adalah HAL PENTING UNTUK DIKETAHUI yang dibahas dalam bab 2. Selanjutnya, membaca SUPER HANDBOOK untuk remaja super ini, kita akan diajak untuk bisa bersahabat dengan Ibu dan Ayah, juga anggota keluarga lain. Kita juga juga bisa belajar untuk bisa memahami diri. “Masa remaja adalah masa yang membingungkan. Di satu sisi kamu ingin diakui sebagai orang dewasa. Di sisi lain, sebagian dirimu masih seperti anak kecil yang mudah sekali terpengaruh dan ingin mendapatkan perhatian.” (hal. 44)

Belum selesai sampai disitu, di buku ini juga dibahas  serba-serbi untuk MEMASUKI GERBANG PERNIKAHAN. Eh, handbook untuk remaja kok bahas pernikahan? Eits, jangan protes dulu. Bukan kah remaja pada akhirnya akan dewasa juga? Atau, lihat saja beberapa kasus pernikahan muda yang kemudian gagal. Kita tentu nggak mau itu terjadi.  Kita itu maksudnya kalian para remaja dengan masa depan perkawinan kalian, dan para orang tua yang tentunya tak ingin anak-anaknya mengalami hal buruk itu.

Nah, sudah jelas dong SUPER HANDBOOK for SUPER TEENS ini jadi bacaan wajib kaum remaja dan juga orang tua.

super handbook

Yang aku suka dari buku ini, didalamnya disertai cerita dan atau contoh kasus yang ditulis dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami. Dibahas juga INFO, PANDUAN, dan TIP dalam bagian dan bab yang berbeda untuk remaja laki-laki dan perempuan, sehingga buku ini memiliki cover dua sisi yang berbeda warna. Warna merah muda yang cantik untuk girls, dan hitam yang cool dan tegas untuk boys.

Hmm… memiliki buku ini, buatku, selain untuk panduan mendidik anak-anak, nantinya buku ini akan kuhadiahkan kepada Daffa’ dan Abyan ketika mereka beranjak dewasa.

Leave a Reply