Jakarta

Perjuangan Menuju The Edge Of Beyond

Dadaku terasa sesak ketika laju ojek online mulai mendekati kawasan Central Park. Juga perut ku yang tiba-tiba mengalami kontraksi palsu. Masih jelas dalam ingatan bagaimana aku berjuang melawan kemacetan di kawasan ini jam 9 malam 2 hari yang lalu.

Setelah turun dari elf yang kutumpangi dari Serang, aku memutuskan naik busway untuk mencapai Bekasi. Tetapi di luar diguaan, shelter busway Central Park penuh sesak. Begitu juga di dalam bus. Aku terhimpit di antara manusia-manusia yang juga terlihat lelah seperti aku. Belum lagi jalanan yang mcet dan membuat perjalanan menjadi lebih panjang.

Berkali-kali aku tak bisa untuk tidak mengaduh. Terutama jika bus mengerem mendadak. Sambil kuelus perut, mulutku meringis dan mengeluarkan suara “ugh” atau “aduh”. Yang kurasakan bukan hanya otot perut yang tegang, tetapi juga tulang punggung dan kaki-kaki yang kram.

Maka sesampainya di rumah Bekasi, tak ada yang lebih penting yang kulakukan selain tidur, bangun untuk makan dan MCK, lalu tidur lagi. Aku tak mau sampai kecapekan lalu sakit. Karena ada event besar yang harus kuhadiri 2 hari setelah hari melelahkan itu.

It’s The Day!

Senin menjelang sore, 14 Agustus 2017. Aku kembali menginjakkan kaki di kawasan Central Park. Tepatnya di Pullman Hotel.

Setidaknya akan ada puluhan blogger dari Indonesia yang juga datang hari ini di tempat yang sama, untuk tujuan yang sama pula, yaitu memenuhi undangan dari Asus Indonesia.

Besok, tepatnya 15 Agustus 2017, akan ada gelaran besar bertajuk “The Edge of Beyond” yang akan menjadi momen peluncuran 6 notebook terbaru dari Asus. Ada 3 notebook dari seri ZenBook, 2 dari seri VivoBook, dan 1 dari seri ROG.

Dan keenam notebook yang akan dirilis itu memiliki satu kesamaan denganku. Satu kata, tipis, alias langsing. Haha.

Ya kalau ZenBook sih jangan ditanya soal dimensi dan bobot deh. Sejak pertama kali diluncurkan, ZenBook memang sudah dikenalkan dengan citranya sebagai UltraBook yang tipis, ringan dan memiliki performa mumpuni.

VivoBook juga, melihat segmen usia yang disasar, yaitu kaum muda yang masih doyan nongkrong tapi udah mulai memikirkan masa depan, ngga heran kalau semakin kesini didesain semakin tipis dan dibekali dengan teknologi untuk mendukung kinerjanya.

Tetapi bagaimana dengan lini ROG? Selama ini kan ROG sebagai notebook gaming biasa dikenal punya dimensi yang tebal dan bobot berat. Nah, kali ini dari seri ROG bakal diluncurkan satu unit terbaru dengan desain yang tipis. Aku kan jadi penasaraaan.

By the way, bocoran keenam notebook yang akan diluncurkan itu sudah kutulis di blog khusus tekno yang belum lama ini kubuat. Baca juga ya, tulisan berjudul “The Edge of Beyond, Momen Peluncuran 6 Notebook Terbaru ASUS”.

Postingan itu sudah kutulis sejak di Serang, dan sengaja discheduled untuk tayang tepat pukul 00.00 tanggal 13 Agustus.

Iya, aku nulis sejak jauh hari sebelum hari H. Saking excitednya aku karena diundang untuk jadi saksi sejarah lahirnya notebook terbaru dari brand yang udah sangat dekat denganku beberapa tahun terakhir ini.

Selain itu, selama ini aku kan juga sangat mengidamkan untuk punya ZenBook. Jadi pasti ngga bakal kulewatkan kesempatan untuk hadir di event “The Edge Of Beyond” ini. Biar kata kehamilanku udah tinggal menunggu hari untuk melahirkan. Ngga peduli seberapa berat perjalanan dari Serang ke Jakarta yang harus ditempuh. Tak menyurutkan langkahku untuk tetap hadir.

Dan nanti, dari keenam notebook itu, aku bakal pilih 2 yang kira-kira bikin aku paling penasaran, atau yang paling mencuri perhatian, atau bisa juga yang paling wah. Keduanya nanti bakal aku bikinin post khusus di nurulnoe.com.

Postingan khusus itu dibuat dengan tujuan untuk menguatkan hukum law of attraction, supaya impianku memiliki notebook keren bisa terwujud. *please aminkan! 😀

24 thoughts on “Perjuangan Menuju The Edge Of Beyond

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.