Kenangan

Perempuan berdandan 3,5 juta

Ok, mau tidak mau aku harus mengaku. Judul postingan ini terinspirasi dari berita yang ramai muncul di berbagai media ketika kasus korupsi orang nomor 1 di Banten sedang terungkap dan panas. Aku ingat ketika itu muncul kata-kata ‘Perempuan berdandan 2 milyar’ lengkap dengan foto anatomi dan harga detail yang dipakai ibu Ratu tersebut. Apa rasanya ya berdandan 2 milyar? Dengan baju, sepatu, hand bag dan segala acessories bernilai ratusan juta rupiah. Aku yang baru merasakan dandanan 3 jutaan saja sudah wah. 😆 Ya, inilah pengalaman menarik menjadi model fashion show di acara puncak Srikandi Blogger 2014.

Before and After

before after

Minggu pagi 9 Maret 2014, sekitar jam 9 aku tiba di Musem Nasional untuk acara Srikandi Blogger 2014. Bersama Mak Ida Nurlaila yang memberi tumpangan untuk menginap, dan beberapa Emak lain yang datang dari Jawa, Mak Pungky, Mak Lies Wahyuni, dan Mak Uniek Kaswargati. Kami datang pagi-pagi karena harus didandani terlebih dahulu sebelum acara dimulai pada pukul 12 siang. Setelah tiba, aku langsung masuk ke ruang make-up, sementara Daffa’ dan Abyan langsung main sendiri di area museum. Ya, mereka cukup mandiri dan aku bersyukur untuk itu.

Sebelum dimake-over dan berganti baju, kami para makmod wajib foto untuk before, dan setelah selesai kami kembali wajib foto lagi untuk after-nya. And, here’s the result. Ketika masuk ruang make-up, kesibukan sudah terlihat. Team Sari Ayu yang sudah mulai bekerja mendandani panitian dan model, sebagian model sibuk berganti baju, dan beberapa model lain sedang menunggu giliran di-make over.

Aku langsung saja mencari-cari kostum modelku, tapi tak menemukan kostum yang kukenali yang sudah kucoba kemarin di hari sabtu. Oh, rupanya kostumku diganti. Semula celana panjang dengan atasan etnik, kini diganti dengan gaun warna abu dan silver. Wow! Matching dong sama heels-ku 😀

mata noe

Dan tentang make-up, aku tau aku akan menjadi sangat berbeda. Sebelumnya, aku tak pernah didandani dengan make-up artist semahal ini. Di ruang make-up, ada para Mak Indah yang sibuk dengan kameranya sembari menunggu giliran didandani. Entah, aku begitu penasaran seperti apa wajahku saat baru didandani setengah jadi. Aku memintanya memotretku, tepat sebelum team Sari Ayu Martha Tilaar hendak menempelkan bulu mata anti badai ke kelopak mataku yang sipit. Ya, aku hanya ingin melihat bagaimana perbedaannya.

Usai didandai, aku segera menuju toilet dan bercermin. Dan…terkejut! Aku hampir tak mengenali diri sendiri. Iya, perempuan di depanku itu bukan aku. Bukan! Saat belum habis rasa tak percayaku, terdengar dua suara kecil yang kukenali masuk ke ruang make-up. Daffa’ dan Abyan mencari-cari ibunya. Aku segera menyambut mereka, dan mereka juga terkejut melihatku. “Ibu, jangan cantik-cantik sih dandannya. Ibunya jadi beda!” kata Abyan. Itu membuatku tertawa kecil. 😀

Anatomi Model

Anatomi modelFoto by. @riacintinjaks Pht – Design ala kadarnya by noe

Apa yang pertama kali terfikir saat secara spontan memutuskan ikut jadi model fashion show? Pengalaman. Ini pasti akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Lalu betapa kagetnya aku ketika hari sabtu saat gladi resik, aku mendapat bocoran bahwa make up artis yang diberikan oleh Sari Ayu sebagai sponsor, harganya adalah Rp1.500.000,- per wajah. Dan harga baju untuk dipakai saat fashion show dari Hijabers Mom Collection sebagai sponsor, adalah seharga minimal Rp1.000.000,- untuk setiap model.

Tapi yang membuatku deg-degan adalah, tanggung jawabnya yang beraaattt! Yaitu, jika baju yang dipakai para model sampai robek atau rusak, maka kita wajib membeli baju tersebut. Kyaaa..! Apa jadinya jika musibah itu menimpaku?Tapi Alhamdulillah… itu tidak terjadi 🙂

Dan taukah? Saking kuatirnya aku… tanpa sadar, kemana pun arahku berjalan, aku selalu mengangkat gaun yang keukenakan tinggi-tingiiii. Seperti terlihat dalam foto yang diambil secara tidak sengaja oleh mak Myra Anastasia. Hahaha.. Aku aja ngakak liatnya. 😆

Muka jutek nenek sihir

Pernah nonton film Snow White yang dibintangi oleh Kristen Stewart sebagai snow white, dan Charlize Theron sebagai penyihir jahat? Kalau belum, silakan googling sinopsisnya dan beli DVD-nya 😆 kok malah promo film.

Apa hubungannya? Gini gini, kata MakPon Mira Sahid, model pro itu nggak ada yang cengengesan. Pasang muka jutek saat beraksi. Aku selalu ingat kata-kata itu. Maka, untuk membiasakan diri, sebelum tampil aku berlatih keras. Jalan mondar-mandir bak model dengan wajah jutek. Dan para makmod justru menjuluki aku sebagai penyihir jahat, seperti yang ada dalam film Snow White itu. Cantik, tapi muka jahat! (eh, aku beneran cantik kan? 😆 *muntah leptop*)

And so, mau bilang makasih buanyaa.. buat mak Indah Nuria, Mak Myra Anastasia, Mba Maria, dan Mak Dey buat foto-fotonya yang diijinkan untuk saya comot 😉

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.