Pentingnya Penguasaan Bahasa Korespondensi

tips menulis email

Selain pandai meramu kata dan kalimat untuk menulis sebuat blog post, blogger juga semestinya mengerti cara berkoreapondensi dengan baik. Meguasai ilmu korespondensi menjadi sangat penting, mengingat bahwa sekarang ini profesi blogger banyak mendapat tawaran kerja sama melalui email. Atau bahkan, model permulaan terjalinnya kerja sama sudah mulai bergeser. Dari yang semula agency atau brand yang mengirim email kepada blogger untuk menawarkan kerja sama, sekarang mulai berganti menjadi blogger yang lebih dulu mengirim email berisi lamaran pekerjaan.

Duh kesannya formil banget ya. Lamaran pekerjaan. Hehe. Maksudnya mah email proposal kerja sama atau sponsorship. Semacam itulah.

Bentuk kerja samanya juga bisa bermacam-macam. Misalnya kerja sama review hotel. Dalam kerja sama ini blogger akan mendapat fasilitas menginap gratis, dan tugas blogger adalah mempromosikan hotel tersebut dengan menulis pengalaman positif saat menginap di blognya. Contoh lain misalnya kerja sama dalam hal promosi produk. Kerja sama ini bisa berupa endorsment, atau placement artikel yang disertai backlink ke website brand yang dipromosikan.

Mengenai pentingnya korespondensi atau surat menyurat, sebenarnya aku pernah beberapa kali mendapatkan materinya. Yang paling kuingat adalah ketika sharing mengenai Travel Writing bersama Teguh Sudarisman di Rumah Dunia, juga ketika #NgobCanBP bersama Blogger Perempuan Network. Kalau materi travel writing atau tips menulis dari Mas Teguh, sudah pernah aku share ya. Bisa dibaca di blog ini. Judulnya Menjadi Travel Writer a la Teguh Sudarisman.

Mas Teguh dalam sharing materi Travel Writing menyampaikan bahwa kemampuan korespondensi yang baik sangat penting untuk bisa menjalin kerja sama. Karena hampir setiap kerja sama saat ini akan dimulai melalui email. Misalnya, email pengantar pengiriman naskah tulisan traveling ke media cetak, atau email proposal sponsorship ke maskapai penerbangan untuk mendapatkan tiket penerbangan secara gratis, saat akan melakukan perjalanan wisata ke suatu daerah atau negara lain.

Sebagai travel addict yang kadang suka ngenes karena pingin jalan tapi ngga punya duit, tentu lah aku mupeng berat. Ingin bisa seperti Mas Teguh yang sudah punya nama besar, dipercaya berbagai brand dan disponsori jalan-jalan. Hoho. Meskipun ya ngga sepenuhnya gratis juga lho. Kita juga harus punya sesuatu yang kota tawarkan. Misal, tulisan di blog berupa review positif.

Keinginan itu aku sampaikan kepada Mas Teguh. Lalu sebagai seorang yang senang berbagi, ramah tamah dan tidak sombong, Mas Teguh pun mengirimiku contoh email yang baik saat mengajukan proposal. Nih kalo pada mau ngintip.

surat proposal kerjasama email proposal kerjasama blogger

Satu hal paling mendasar yang coba aku simpulkan setelah mempelajari contoh email dari Mas Teguh adalah sopan santun dalam berbahasa. Selain itu, struktur tulisan yang sesuai juga perlu diperhatikan. Awali dengan salam, diikuti paragraf pembuka, paragraf isi, lalu paragraf penutup. Kalau soal struktur ini, ingat-ingat pelajaran bahasa di sekolah lah ya. Sudah pernah belajar semua kan? Kalau lupa, bisa browsing di internet. Atau beli buku tentang surat menyurat dan mulai belajar lagi.

Lalu sekarang, apakah sebagai blpgger kita masih bingung bagaimana redaksi saat akan mengirim email proposal kerja sama? Jujur saja, awalnya aku juga merasa bingung. Ngga PeDe sih lebih tepatnya. Tetapi karena butuh, kuberanikan saja. Lalu lama-lama terbiasa. Kalian juga pasti bisa. Semangat!

5 thoughts on “Pentingnya Penguasaan Bahasa Korespondensi”

Leave a Reply