Kuliner

Pad Thai & Som Tam, Thailand Street Food

Melanjutkan tulisan kuliner khas Thailand, kali ini aku mau cerita tentang dua jenis kuliner yang ngga kalah populer dan otentik. Kemarin, Auvila, temanku yang orang Bangkok juga mengirimiku 2 foto kuliner Thailand lain selain mango sticky rice. Keduanya sudah pernah kucicipi juga. Aku suka.

Kebetulan, Juni 2016 saat mengikuti event a la-a la amazing race di Bangkok, ada tantangan untuk hunting Thai food.

Saat itu yang terbayang dalam fikiranku hanyalah mango sticky rice dan tom yum. Tetapi untungnya, ada seorang blogger asli Bangkok yang tergabung dalam timku saat amazing race itu.

Namanya Yib Khong. Dia mengajak tim kami yang berjumlah 6 orang untuk hunting makanan khas Thailand di Paragon Food Hall.

Saat akan memesan makanan, dia tidak menyarankan membeli kedua jenis kuliner khas Thailand yang memenuhi otakku. Dia menawarkan nama-nama kulier baru yang masih sangat asing bagiku. Setelah diskusi dengan anggota tim, akhirnya disepakati memesan som tam dan pad thai.

Som Tam, Salad a la Thailand

Som tam adalah salad khas Thailand berbumbu pedas dengan papaya mentah sebagai bahan utamanya. Pepaya mentah diris tipis-tipis dan memanjang seperti mi. Dan biasanya diberi campuran sayuran lain seperti kacang panjang, kol dan tomat, juga ditambah kacang goreng sebagai taburan.

Soal rasa, menurutku som tam ini mirip dengan asinan sayuran yang banyak ditemukan di Bogor. Tetapi mirip bukan berarti sama, karena som tam punya lebih banyak gabungan rasa yaitu asam dari jeruk limau, pedas dari cabai, asin dari garam, gurih dari kecap ikan, dan rasa manis dari gula merah.

Buat yang suka salad sayuran mentah, atau asinan sayur, atau mungkin karedok serta segala jenis lalapan mentah, pasti bakal suka juga deh sama som tam. Ada sensasi kres-kres sayuran mentah saat dikunyah.

Tetapi yang paling aku suka saat makan som tam adalah rasa bumbunya yang menggoyang lidah. Pedas, asam dan manis. Ditambah kacang goreng, gurihnya makin lengkap. Foodgasm banget!

Pad Thai, Kwe Tiau a la Thailand

Awalnya memang terdengar asing. Pad thai? Makanan seperti apa ya itu? Tanyaku dalam hati saat menunggu pesanan datang. Dan saat pad thai itu terhidang di atas meja, aku malah kegirangan. Ya ampun! Ini mah kesukaanku. Kwe tiau goreng.

“I call it kwe tiau in Indonesia” ujarku memberi tau teman-teman yang berasal dari beberapa negara berbeda.

Pad thai atau kadang ditulis phat thai adalah salah satu street food yang banyak dijumpai di Thailand. Bahan utamanya adalah mi beras (kwe tiau) yang direndam dalam air kemudian ditumis dengan bumbu, ditambah telur dan udang. Sebagai pelengkap, biasanya pad thai disajikan dengan tambahan tauge, kucai dan jeruk limau. Ngga lupa juga kacang gorengnya.

Tetapi ada yang agak aneh kulihat dari pad thai yang kami beli saat di Paragon Food Hall. Itu kok ada irisan jantung pisang mentah? Aku ngga berani makan karena membayangkan rasanya pasti bergetah. Teman-temanku juga ngga ada yang menyentuh jantung pisang itu. Hihi.

Dalam sisi rasa, pad thai memang mirip kwe tiau goreng di Indonesia, tetapi bumbunya tetap berbeda terutama pada kecap yang digunakan. Pad thai menggunakan kecap ikan. Campuran ebi pada bumbunya membuat rasa pad thai makin sedap.

By the way, dari kedua jenis kuliner yang sudah kuceritakan di atas, kalian suka yang mana? Kalau jalan-jalan ke Thailand, jangan lupa jajan pad thai dan som tam ya! Recomended. Halal lagi.

24 thoughts on “Pad Thai & Som Tam, Thailand Street Food

  1. aku ngiler sama pad thai nyaaaa… itu kesukaan banget. Apalagi kalau pedesss banget, makin seru aja makannya. Trus aku juga suka sama teh thailand yang enakk banget itu loh, kalau minum bisa kuat sampe 2 gelas hahhaha *rakuss* cuma kalau soal makanan, emang kudu hati-hati juga ya noe, secara banyak makanan yang ngga halalnya disana.

  2. kayaknya pilih dua2nya deh…
    aku selalu ingin coba makanan baru..

    kalau jantung pisang mentah ditambah jeruk nipis di kampungku dibuat rujak tumbuk.. enak lho

  3. kayaknya pilih dua2nya deh…
    aku selalu ingin coba makanan baru..

    kalau jantung pisang mentah di kampungku dibuat rujak tumbuk.. enak lho

  4. Hmmm…yummyy banget keknya Mba..

    Kalo lodeh jantung pisang sih enak.. Hihi.
    Tapi jaman aku kecil dulu kadang makan jantung pisang mentah lho Mba, tapi nggak segede itu, cuma jantung pisang yang paling dalam sekitar sejempol lah ukurannya. Enaak ???????? tapi udah lama banget ga pernah makan

  5. Enaknyaaaa sempet kulineran disana! Kemaren aku cuma sempet jalan-jalan dan makanannya diatur tim tour n travel. Baiklah! Udah aku bintangin page ini!

    1. Nah, berhubung aku udh tanamkan di fikiran bahwa aku gk suka jantung pisang mentah, aku jd gk coba, gk tau gmn rasanya. Haha

    1. Sebagai oenyuka makanan manis, aku juga suka bgt mango sticky rice. Tp aku juga suka pad thai soalnya sama dg kwe tiau goreng. Wkwk

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.