Blogging in English

Ngeblog dalam bahasa Inggris

Menulis dalam bahasa Inggris tentu bukan hal yang mudah bagiku. Dengan kemampuan pas-pasan, miskin vocabulary, dan grammar yang mirip judul lagu Kuburan, lupa-lupa ingat. Tapi, apa yang mendorongku untuk kekeuh ngeblog dalam bahasa Inggris?

Blogging in English

Sekitar 5 tahun lalu ketika aku belum kenal dunia blogging, aku adalah seorang facebook freak. Rasanya tiada hari tanpa facebook. Kegiatanku di facebook itu bukan hanya update status dan berbalas komentar, tetapi juga mulai berinteraksi dengan orang-orang asing dari berbagai negara. Entah, sejak aku memasukkan nama Orlando Bloom dalam daftar artis favorit di profil facebook, ada saja yang meminta berteman denganku. Mereka adalah para fans fanatik Orli Bloom, kemudiam menarikku dalam grup facebook; Orlando  Bloom Fanspace.

Aku asik-asik saja ada di grup itu meski aku bukan orang yang kelebihan energi untuk ngefans sama artis sehingga melakukan banyak hal yang berlebihan, seperti koleksi poster, dll. Satu hal yang aku nikmati di grup itu adalag karena aku bisa berkenalan dengan banyak teman baru dari seluruh dunia. Kendala bahasa? Ada google translate kok. 😉

Beberapa yang kukenal dari grup itu adalah orang yang berhati baik. Hubungan kami lantas menjadi teman baik, bahkan seperti saudara. Saling curhat, berkirim kartu pos, sampai pernah ada yang hendak mengirimiku uang. Ceritanya waktu itu aku sedang ditimpa kesulitan. Tapi kutolak, karena aku tidak mau merepotkan. Apalagi terkesan memanfaatkan.

Tahun 2009 ketika aku mulai kenal blog. Blogku saat itu adalah way4diamond.blogspot.com. Disana aku juga mulai menulis dengan 2 bahasa, biasanya yang kutulis dengan 2 bahasa ini adalah postingan yang berhubungan dengan Orlando Bloom. Bahkan, temanku yang di Jerman malah ikutan ngeblog dan menulis fanfic tentang aku, dia, dan artis idola kami. Fanfic-fanficnya bisa dibaca disini.

Ternyata, selain belajar bahasa inggris lagi karena terpaksa demi ngeblog, aku juga mendapatkan manfaat lain, yaitu mendapat banyak teman baru, dan yang paling penting adalah kebahagiaan.

Bicara bahagia, tentu merupakan hal yang relatif. Definisinya bisa berbeda-beda pada setiap orang. Dan bagiku, bisa ngeblog dalam bahasa Inggris berarti telah memberikan salah satu unsur yang dibutuhkan untuk membahagiakan jiwa. Karena aku senang berkenalan dengan banyak orang baru dan menjalin persahabatan. Adakah manusia yang bisa hidup sendiri dan benar-benar sendirian?

Sebenarnya, apa yang memicu untuk aku menuliskan postingan ini adalah, karena ada teman baru dari London, dia rajin sekali nongol di kolom komentar. Saat pertama kali meninggalkan komentar di page about me, dia malah bilang kalau dia suka dengan blogku. Katanya, usahaku untuk bisa menulis dengan bahasa yang bukan bahasaku adalah hal yang luar biasa. Ditambah lagi dengan apa yang aku tulis di page about me itu menggambarkan kejujuran dari seorang yang sedang belajar. Itu menurut penilaiannya, dan yeah…, aku GR!

Kemarin serta pagi ini, aku kembali ngobrol dengannya di kolom komentar di postingan terbaruku berjudul “Kids Time: after the busy days“. Aku mulai mengenali bahwa ia adalah seorang pembahagia. Dia juga mengingtkanku pada seorang teman di Berlin yang selalu mendukungku untuk menulis. Katanya, dia akan menjadi orang pertama yang akan membeli bukuku jika berhasil diterbitkan. Dan sekarang, Brixton House Wife di London pun berkata demikian. Katanya, “aku pasti akan membelinya, kabari jika sudah tersedia di amazone”. Aku melongo.

Apakah memberanikan diri memasang iklan di amazon juga termasuk dalam manfaat ngeblog dalam bahasa Inggris? Entahlah. 😀

2 thoughts on “Ngeblog dalam bahasa Inggris”

Leave a Reply