Akomodasi / Hotel

Menginap di ZEN Rooms Kuningan Karet Pedurenan

Zen rooms

Sepulang dari acara pesta AirAsia’s Blogger Community di Jakarta, Mamas dan Kakak protes. Mereka minta diajak jalan-jalan ke Kota Tua juga. Katanya, udah lama aku ngga ajak mereka main ke Jakarta.

Iya sih, selama tahun 2016 ini, kalau ngga salah aku udah ada 4 kali ke Kota Tua. Dan itu tanpa mengajak Mamas Kakak. Haha. Kesannya ngga adil banget sih. Kalau ngga sendirian, paling yang diajak Ranu doang sama Ojrahar.

Habis gimana ya. Namanya juga si MasKa sekolahnya di SD negri. Sabtu kan mereka masih harus sekolah. Jadi deh kalau ada acara weekend di Jakarta, mau ngga mau mereka harus dititip ke rumah kakeknya.

Nah kebetulan hari Sabtu yang lalu, sehari setelah hari guru, sekolahnya diliburkan. Para guru di Serang punya acara jalan santai gitu katanya. Kesempatan deh si MasKa minta diajak ke Kota Tua.

Tapi kali ini aku bukan mau cerita tentang jalan-jalan di Kota Tua sih. Melainkan cerita pengalaman menginap di ZEN Rooms Kuningan Karet Pedurenan.

Zen rooms

Tadinya sempet kepikiran untuk cari kamar yang dekat Kota Tua. Tetapi berhubung berhubung penasaran sama kamar premium ZEN Rooms yang ada di Kuningan Karet Pedurenan, jadi kupikir ngga apa lah nginepnya di sana aja.

Lagi pula, kali ini kami perginya nebeng mobil teman dari Serang yang kepingin jalan-jalan ke Kota Tua juga. Namanya Lia. Kami berteman sudah sejak jaman kuliah. Kebetulan, dia nginep di ZEN Rooms Kuningan Anggrek. Jaraknya cuma 1 kilo meter aja dari Karet Pedurenan.

Kami berangkat dari Serang sekitar jam 10. Jalanan lumayan macet mulai dari pintu Tol Karang Tengah sampai Grogol. Cukup bikin pusing karena ngga sampe-sampe perasaan.

Tujuan pertama kami adalah Masjid Istiqlal untuk solat dzuhur. Setelah solat dan makan siang di pinggiran kali dekat stasiun kereta Juanda, baru deh kami menuju hotel. Rencana ke Kota Tua ditunda besoknya karena udah kesorean.

Lokasi

ZEN Rooms Kuningan Karet Pedurenan ada di dalam Rasuna Icon Hotel. Yaitu di kawasan bisnis Rasuna Said.

Ngga terlalu sulit untuk menemukan hotel ini. Apa lagi sekarang kan ada google maps dan waze. Kalau lihat peta sih, Pasar Festival Kuningan deket banget dari hotel dan bisa jalan kaki aja kalau mau main-main cari hiburan.

Hotelnya ngga terlalu besar. Terdiri dari 3 lantai. Tersedia tempat parkir yang cukup untuk sekitar 10 mobil.

Lobby
Lobby
Pohon di dalam hotel
Pohon di dalam hotel

Ruangan lobby-nya wangi dan cukup luas dengan beberapa sofa yang nyaman. Tersedia majalah dan koran. Bisa dibaca-baca sambil sepik-sepik petugas resepsionis yang lumayan ganteng.

Di tengah ruangan lobby, ada pohon palem yang tingginya menjulang dan hampir menyamai tinggi bangunan hotel. Sepertinya bagian tengah bangunan hotel memang sengaja dibuat terbuka gitu. Dan dari setiap lantai kita bisa melihat lobby.

Kamar Premium

Ini kali kedua kami menginap di kamar premiumnya ZEN Rooms. Yang pertama dulu di ZEN Rooms Mampang Tendean. Kalau yang di Tendean, yang spesial adalah ukuran luas kamarmya yang lega, kasurnya juga King Size yaitu 200 x 200 cm. Menu sarapannya banyak pula.

Yang asik nonton TV
Yang asik nonton TV

Sedangkan yang spesial dari kamar ZEN Rooms yang di Karet Pedurenan ini, menurutku adalah dekor kamarnya yang a la apartemen tipe studio. Kamarnya memang ngga lebar, tapi super bersih dan nyaman.

Kasurnya ukuran double bed 180 x 200 cm. Dilengkapi dengan dua bantal kepala dan satu bantal ZEN yang manis. Ada dua meja kecil di kiri dan kanan tempat tidur dengan lampu di atasnya. Spreinya putih bersih tanpa noda. Aku pernah loh nginep di hotel budget dan spreinya bernoda coklat gitu. Dan itu nyebelin.

Di depan tempat tidur ada meja panjang dengan satu kursi. Di atasnya terdapat satu pouch ZEN berisi amenities yang boleh dibawa pulang. Ada mug juga untuk ngopi atau ngeteh di dalam kamar.

TV layar datar ukuran 32″ terpasang di dinding. Channelnya dari TV kabel. Ada minibar juga. Air mineral tersedia gratis sebanyak 2 botol ukuran 600ml. Teh gula dan kopi serta teko pemanas air juga ada.

Lemari pakaian ada di dekat pintu masuk, berhadapan dengan kamar mandi. Di dalamnya ada deposit box dan beberapa hanger, juga slipper.

Di dalam kamar mandi, ada 2 handuk besar berwarna coklat susu. Air dingin dan panas mengalir lancar. Kloset juga lancar. Sabun, shampo, sikat gigi dan odolnya tersedia. Lengkap.

picsart_12-05-03-49-24 picsart_12-05-03-50-06

Oya, kamar dengan tempat tidur ukuran standar itu kami isi 5 nyawa. Bayangin aja lah kami tidur umpel-umpelan. Sempit yes. Tapi dinikmati aja. Haha.

Makanan

Resto atau cafe hotel ada di rooftop. Namanya Sky Garden Cafe yang punya suasana asri. Banyak tanaman. Terutama di tepi bangunan yang dipagari tembok setinggi setengah tinggi badan orang dewasa.

Aku suka dinning table yang terletak di area tanpa atap. Meja-meja bundar berjajar dengan bangku dari kayu berpolitur coklat. Terlihat licin dan mahal. Dinaungi ranting-ranting pohon kamboja yang membuat suasanya jadi menyenankan. Ada saung dan sofa rotan juga kalau ingin merasakan sensasi sarapan dengan suasana lebih santai.

Makanannya cukup banyak untuk ukuran hotel yang cuma punya 3 lantai aja. Ada pojok buah, yoghurt dan salad. Teh dan kopi dalam pot. Aneka jus dan infused water. Aneka sereal dan susu. Pastry, roti dan mesin pemanggang beserta aneka selai. Ada kolak ubi dan puding juga. Soup cream jagung ayam. Omelete juga ada di meja buffet.

Menu buffet cukup lengkap. Ada nasi, mi sayuran tumis, creamy egg, kentang, sosis, dan lain-lainnya lagi.

Yang kumakan untuk sarapan? Biasa lah, pertama buah dan jus, trus roti, dan terakhir sosis, baso tahu goreng dan sayuran.

Anak-anak mah udah pasti milih sereal. Bolak balik nambah. Aku suruh makan yang lain ngga mau. Sayang kan, padahal per anak bayar 95 ribu untuk sarapan. Hehe.

Sedangkan Ojrahar, kulihat dia makan 2 mangkuk sup krim jagung ayam, roti panggang, serta nasi kuning dengan sayur dan omelete. Banyak juga ya. Maruk apa laper?

Untuk rasa, enak!

Experience

Kami check in sekitar jam 5 sore. Sebelumnya kami sempat belanja makanan ringan di Indomaret yang jaraknya sekitar 100 meter dari hotel. Maklum lah, nginepnya sama anak-anak. Kudu bawa snack sendiri, dari pada nanti di kamar hotel pada kegoda makan makanan di minibar. Hehe.

Kami mendapat kamar di lantai 2. Kamarnya tanpa jendela. Hanya dinding kaca tebal agar cahaya matahari tetap bisa masuk kalau siang.

Setetelah masuk kamar, MasKa langsung cari posisi untuk nonton TV. Ranu sibuk lari sana-sini. Ojrahar ngopi. Dan aku tetap sibuk sama gadget karena ada beberapa kerjaan yang harus dipantau. Teteup sok sibuk. Haha.

Selepas magrib, kami memilih keluar untuk makan malam. Niatnya sekalian cari udara segar. Ada banyak street food di sekitar hotel. Ngga susah kalau untuk sekedar cari makan atau jajanan. Tapi kalau malas keluar, bisa kok pesen makan di Sky Garden Cafe yang ada di rooftop hotel.

Besok paginya sekitar jam 10, Lia menjemput kami untuk mulai merealisasikan rencana jalan-jalan ke Kota Tua.

27 thoughts on “Menginap di ZEN Rooms Kuningan Karet Pedurenan

  1. Pilihan hotel di jaringan zen rooms ini bagus2 ya mba. Memang sudha terpilih banget. Untuk harga yang sama ga dapat deh yg seperti zen. Makanya suka booking pakai aplikasi ini..

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.