Lampung, Traveling

Melihat Rafflesia Arnoldi di TNBBS

Pada Minggu 2 November 2014 lalu, aku berkesempatan mengunjungi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) bersama seluruh peserta Festival Teluk Semaka 7 tahun 2014. Rafflesia Arnoldy dan Kantong Semar adalah 2 tanaman unik dan langka yang sempat aku lihat di sana.

tugu TNBBS
Narsis di tugu TNBBS

Apa itu TNBBS?

Taman Nasional Bukit Barisan atau disingkat TNBBS, awalnya adalah cagar alam suaka marga satwa untuk melindungi hutan hujan tropis beserta kekayaan alam yang berada di dalamnya, yaitu sejak tahun 1935. Kemudian pada tahun 1982 statusnya diubah menjadi Taman Nasional.

Keunikan yang dimiliki oleh TNBBS menjadikannya ditetapkan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO. Keunikan itu meliputi keberadaan Rafflesia Arnoldi sebagai tanaman langka, serta menjadi tempat hidup bagi 3 jenis mamalia besar yang saat ini terancam punah, yaitu Gajah Sumatra, Badak Sumatra, dan Harimau Sumatra.

Rhino Camp TNBBS
Rhino Camp TNBBS

TNBBS memiliki luas kurang lebih sekitar 324.000 ha, dan terletak di ujung barat daya pulau Sumatra sebagai bagian dari barisan pegunungan yang terbentang sepanjang Pulau Sumatra. Sebagian besar kawasan TNBBS masuk ke dalam provinsi Lampung, meliputi kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus. Sebagian lagi masuk ke dalam provinsi Bengkulu dan Sumatra Selatan.

Tentang Bukit Barisan

Bicara tentang Bukit Barisan mengingatkanku pada pelajaran geografi semasa sekolah SMP. Pegunungan Bukit Barisan terbentang mulai dari ujung utara sampai ke selatan, yaitu dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, dan Lampung. Memiliki panjang 1650 km, dengan puncak tertinggi di Jambi yaitu Gunung Kerinci, dengan ketinggian 3.805 mdpl.

Bukit barisan
Bukit Barisan (sumber: wikipedia)

Bukit Barisan tidak hanya menjadi tulang punggung bagi pulau Sumatra sebagai penyedia air yang mengalir ke sungai-sungai di seluruh daratan Sumatra. Lebih dari itu, Bukit Barisan juga berperan penting bagi dunia, yaitu sebagai penyeimbang iklim bumi. Luasnya hutan hujan tropis yang menyelimuti kawasan bukit barisan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan banyak oksigen.

Apa jadinya jika hutan ini digunduli? Carbon akan dilepaskan kembali ke atmosfer dan pemanasan global semakin parah. Jadi bukan cuma longsor dan banjir lho!

Yuk Berwisata di TNBBS!

Jika menyukai kegiatan wisata alam, TNBBS bisa menjadi tempat yang menyenangkan untuk dijelajahi. Menikmati air terjun, menyusuri sungai dengan sampan, menyusuri goa, berkemah dan mengamati hewan langka seperti tapir atau beruang madu, atau melihat bunga Rafflesia Arnoldi yang cuma ada di Indonesia.

Berwisata di TNBBS tak boleh lebih dari 3 hari, dan pengunjung tidak perlu membuat Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI). Tetapi bukan berarti gratis dan tidak perlu ijin. Ada tarif masuk yang harus dibayar, per hari per orang rata-rata Rp5.000,-

Mengapa harus ijin dan membayar karcis? Ingat, TNBBS adalah kawasan konservasi sekaligus hutan lindung bagi beberapa hewan langka dan buas. Jika sudah ijin, it’s mean that kunjunganmu tercatat dan kegiatanmu akan didampingi atau dipantau oleh petugas demi keamanan dan kenyamanan selama berwisata.

Sedangkan untuk keperluan penelitian, biasanya membutuhkan waktu yang relative lama, dan harus mengantongi SIMAKSI. Aku kurang tahu berapa biaya pengurusan SIMKAKSI ini, tetapi berdasar pengalamanku mengurus SIMAKSI untuk masuk Cagar Alam Krakatau, biayanya Rp2.000.000.-

 

A photo posted by nurul noe (@noestyle) on

A photo posted by nurul noe (@noestyle) on

How to get there. Pertama kita harus menuju Kota Agung di Kabupaten Tanggamus. Dengan kendaraan umum, kita bisa naik bis dari terminal Rajabasa ke Kota Agung dengan ongkos Rp25.000,- (Sebelum kenaiman BBM).

Kantor Balai Besar TNBBS ada di Jl. Ir. H. Juanda 19, Kota Agung, Tanggamus. Setelah melapor/ijin, tinggal tanya petugas harus naik apa ke TNBBS. Mungkin sebaiknya membawa kendaraan sendiri. Kalau aku kemarin, ikut rombongan cestival dan difasilitasi oleh Dinas Budaya & Pariwisata Kota Agung. Berhubung kurang riset jadi belum bisa banyak membantu. Nanti kalau sudah dapat informasi, aku update lagi ya 😉

Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan
Jl. Ir. H. Juanda 19, Kota Agung – Tanggamus
Email support@tnbbs.org / btnbbs@gmail.com
Web. www.tnbbs.org
Telp. +62722 21064

*****

Referensi: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Taman_Nasional_Bukit_Barisan_Selatan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.