Let’s go Vietnam

Sumber foto: http://www.makassar.be

“Berjuta langkah untuk mengelilingi dunia, dimulai dari satu langkah kita meninggalkan rumah”. Bener kan ya quote itu? Tapi ternyata untuk keliling dunia itu nggak cukup dengan langkah kaki saja. Kita butuh banyak sekali persiapan, salah satunya budget untuk beli tiket pesawat.

Sejak bulan Maret 2013 lalu, saya dan mba Donna (traveler yang saya kenal dari event yang digelar oleh Backpacker Koprol), merencanakan untuk backpacking ke Vietnam bareng. Maka begitu mengetahui kalau Air Asia bagi-bagi free seat, langsung saja saya berkoordinasi dengan mba Donna mengenai tanggal dan rute perjalanan.

Lalu disepakati kami akan backpacking ke Vietnam tanggal 1-8 April 2014, dengan rute sebagai berikut:

  • 1 April 2014 (jam 9 malam) –> Jakarta – Kuala Lumpur (Malaysia)
  • 2 April 2014 (jam 7 pagi) –> Kuala Lumpur – Krabi (Thailand)
  • 2 April 2014 (Jam 9 malam) –> Krabi – Bangkok (Thailand)
  • 3 April 2014 (jam 3 sore) –> Bangkok – Phnom Penh (Cambodia)
  • 4 April 2014 (jam 9 malam) –> Phnom Penh – Ho Chi Minh City (Vietnam)

Bukankah ini perjalanan panjang? Hahaha.. 😀 ya tentu saja! Tujuan utama ke Vietnam, tapi bisa mampir-mampir ke 3 negara lain gitu. Tapi saya pribadi memang suka yang sekali dayung 2-3 pulau terlampaui. Sudah Terbayang serunya perjalanan ini. Sekali liburan, dapat 4 stempel imigrasi dari negara yang bebeda. Rute tersebut akan kami lalui dengan 3 kali terbang, dan 2 kali jalur darat menggunakan sleeper bus. Gambaran itinerary seperti ini;

  • Hari ke 1 : Tiba di KL jam 11 malam, tidur ala gembel di bandara LCCT Kuala Lumpur. Sensasional bukan? 😀
  • Hari ke 2 : Pagi-pagi terbang ke Krabi, lalu ambil paket one day tour ke Phi Phi Island. Malamnya lanjut dengan bus ke Bangkok. Perjalanan kurang lebih 12 jam!
  • Hari ke 3 : Tiba di Bangkok pagi hari, sarapan dan jalan-jalan di kota Bangkok, jam 3 sore lanjut terbang ke Phnom Penh. Tiba di Phnom Penh jam 5 sore, langsung check in hotel, jalan-jalan ke pasar malam, dan istirahat.
  • Hari ke 4 : City tour di Phnom Penh, malam jam 10 lanjut dengan bus ke Ho Chi Minh City. Perjalanan 8 jam.
  • Hari ke 5 : VIETNAM I’m coming….!!! 😀

Bagaimana hari ke 5 s.d 8? Hehehe.. jujur saja, saya belom punya itinerary fix di sana nanti mau ngapain. Tapi yang jelas di Vietnam kita pingin santai. Setelah hari-hari sebelumnya terlihat sangat marathon.

Tempat yang paling ingin saya datangi adalah Mui Ne, dimana disana terdapat gurun pasir merah (Red dun sand) dan gurun pasir putih (White dun sand). Satu hari satu malam cukup untuk Mui Ne, selebihnya city tour saja di Ho Chi Minh City. Sebenarnya bisa sangat menyenangkan sekali kalau punya banyak waktu dan bisa sekalian ke Hannoi. hihihi 😀 *maruk yee.

Dari Hannoi bisa ambil paket tour 2 hari 1 malam ke Halong Bay dengan kapal pesiar. WOW! Halong Bay itu kan sebuah teluk yang cantik dan termasuk dalam salah satu dari 7 wonders of world nature. Tapi, sepertinya Halong Bay belom bisa digabung dengan rencana perjalanan kali ini. Yo sabaar.. nanti pasti bisa sampe sana 🙂

Mengetahui rencana perjalanan saya ini, ternyata mengundang pertanyaan dari beberapa teman. Kenapa harus mampir-mampir? Ada juga yang berkomentar; capek loh naik bus berjam-jam. Tapi banyak juga kok yang menyatakan kalau ini perjalanan gila! (Saya anggap kata gila itu jelmaan dari kata keren 😀 hehehe).

Lalu apa pertimbangan saya menentukan rute tersebut? Beneran cuma karena biar banyak koleksi stempel imigrasi aja? Nggak lah. Tapi alasan yang paling masuk akal sebenarnya adalah karena tiket pesawat direct Jakarta – Vietnam itu mahaall 😀 kalo ada cara lebih murah, why not? Hasil googling harga tiket termurah ke vietnam itu rata-rata harga termurah di kisaran 700-900 ribuan. Itu belum termasuk tax & service loh kakaak. Amsyoong, duit segitu buat backpacker kere seperti saya terhitung mahal lah yaa.

Ini tiket-tiket saya, yang mau ikut yuk samain jadual :p
Ini tiket-tiket saya, yang mau ikut yuk samain jadual 😀

Mau tau berapa harga tiket yang sudah saya beli untuk rencana pernalanan saya ke Vietnam ini?

  1. Jakarta – Kuala Lumpur –> IDR129.000,-
  2. Kuala Lumpur – Krabi —> RMY60 (Rp192.000,-)
  3. Bangkok – Phnom Penh –> THB1.000 (Rp339.000)

Harga untuk 3 tiket pesawat diatas kira-kira sebesar Rp661.000,- (angka pastinya saya belum tau karena tagihan kartu kreditnya belum ada 😀 hihi). Ditambah lagi biaya perjalanan darat dari Krabi-Bangkok kira-kira Rp120.000,- dan Phnom Penh – Ho Chi Minh City sekitar Rp80.000,-

Berarti, Total sekali jalan dari Jakarta-Vietnam dengan jalur mampir-mampir itu jadi Rp861.000,- 😀 Cakeepp… Bagaimana dengan tiket pulangnya? Saya belom beli memang, tapi April 2014 itu masih setahun lagi. Masih bersabar menunggu promo tiket berikutnya, semoga ada tiket murah direct dari Vietnam ke Jakarta. Aamiin 🙂

Leave a Reply