Tips Traveling

Kereta Api & Cara Hemat Lain Untuk Traveling

Kalau dilihat-lihat sekarang, hampir semua daerah di Indonesia sedang gencar promoai pariwisata ya? Dan hampir setiap event yang digelar selalu mengundang blogger atau sosial media influencer. Sampai-sampai para travel blogger & influencer kelihatan jarang pulang. Hahaha. 😆 Tapi ini mah pengamatanku aja sih mungkin ya. Maklum, sekarang aku ini cuma emak-emak yang jarang piknik.

Makanya, kadang akutu kepingin banget jalan-jalan kayak dulu lagi. Traveling jauh yang banyak adventurenya. Dan semoga, rasa inginku itu masih tergolong keinginan manusiwi. Sesuatu yang wajar dirasakan olehbsemua orang. Bukan karena iri apalagi dengki. Dan lagi, daripada iri, mending mencari kebahagian dengan cara lain. Kan masih bisa pergi jalan-jalan bareng keluarga. Ajak anak kicik-kicik dan juga bayi. Traveling naik pesawat atau juga kereta api.

Anyway, pergi traveling memang merupakan hal yang menyenangkan, entah itu bersama teman ataupun keluarga. Walaupun nggak semua orang beranggapan demikian. Banyak juga lho yang menilai bahwa traveling itu nggak lebih dari sekedar kegiatan buang-buang uang. Gaji kecil atau nggak punya uang sering jadi alasannya.

Dimataku, perkara suka traveling atau enggak hanyalah soal skala prioritas. Mau gaji kecil atau besar, punya pekerjaan tetap atau nggak, kalau sudah hobi dan menjadikan traveling sebagai prioritas, pasti akan dibela-belain kok. Dan biasanya, mereka yang hobi traveling tapi terkendala soa budget, pasti akan meniru sifat air yang selalu memanfaatkan celah sekecil apapun untuk jalan keluar. Coba aja masuin air ke wadah yang retak atau bocor alus gitu, pasti deh airnya rembes.

Begitu juga soal traveling, biasanya apapun akan dilakukan yang penting bisa jalan-jalan. Aku lah contohnya. Hehe. Dan ini tip dan trik supaya aku bisa tetap traveling walau gaji pas-pasan.

1. Beli Tiket Promo

Destinasi bagiku bukan yang utama. Kemanapun itu, dalam atau luar negri, kota atau desa, pegunungan atau pantai, nggak masalah. Selama tiket untuk menuju kesana harganya murah, asik aja! Itu sebabnya I become a huge fan of maskapai penerbangan murah.

Salah satu alasannya, tiket promo biasanya punya masa terbang untuk satu tahun ke depan. Nah, selama menunggu hari H untuk traveling tiba sesuai tanggal tiketnya, aku bisa mempersiapkan semua yang dibutuhkan. Misalnya, membuat itinerary, menabung dan mempersiapkan budget, dll.

Contoh ketika aku pertama kali ngajak anak-anak backpacking ke Singapura dan Malaysia. Ini yang aku lakukan;

  • April 2012: beli tiket dengan rute CGK-SIN dan KUL-CGK untuk 3 orang. Total harga Rp550.000 per orang
  • Mei sd. Februari 2013: nabung Rp500.000 per bulan untuk budget traveling.
  • Maret sd. April 2013: riset dan menyusun itinerary sesuai budget, termasuk booking hotel/hostel murah.
  • Mei 2013: when the dreams come true, aku dan 2 anak akhirnya bisa jalan-jalan ke luar negri.

2. Naik Kereta Api

Menggunakan kereta api juga menjadi cara jitu untuk menghemat biaya traveling. Biasanya, harga tiket kereta api lebih ramah di kantong, terutama untuk kelas ekonomi. Tetapi nggak jarang juga, kalai sedang promo, tiket kereta api kelas bisnis atau eksekutif pun bisa sangat murah. Selain itu, harganya cenderung stabil, nggak seperti harga tiket pesawat yang fluktuatif dan cenderung naik saat peak season atau saat last minutes.

Selain pertimbangan harga, banyak juga kelebihan lain kalau traveling naik kereta api. Misalnya, pemandangan alam di luar jendela sepanjang perjalanan yqng bisa menjadi obat stres. Belum lagi pengalaman tak terduga saat bertemu orang-orang baru dalam kereta dan perjalanan yang sama. Semua itu bisa menjadi pengalaman berharga dan nggak terlupa, atau bahkan jadi pelajaran hidup yang penuh arti.

3. Buka Open Trip

Sebagai orang yang hobi banget traveling, dan sering menulis pengalaman jalan-jalan di blog, lalu membagikannya ke sosial media, membuatku dikenal sebagai seorang traveler. Banyak juga yang menyebut travel blogger. Aku sebenarnya nggak pingin menampik branding tersebut. Disyukuri aja dan malah bisa kumanfaatkan untuk jalan-jalan gratisan. Haha. 😆

Gratisan disini bukan selalu tentang diundang datang ke event pariwisata dan difasilitasi ya. Tetapi bisa juga dengan membuka event sendiri, yaitu open trip atau trip gabungan dimana aku sebagai travel organizernya. Biasanya aku bekerja sama dengan guide lokal yang meng-arrange tripnya. Aku tinggal mengumpulkan peserta saja. Dan disitulah posisi tawarku. Aku bisa minta gratis 1 seat untuk setiap 10 peserta yang berhasil kuajak, misalnya. Nah, kalau aku berhasil mengajak 40 orang kan, berarti aku bisa ajak suami dan anak-anak untuk ngetrip gratisan.

Contoh nih, tahun 2014 aku buka open trip ke Bromo naik kereta api dengan rute Jakarta – Malang PP. Kegiatannya ngga cuma hunting sunrise dan menjelajahi kawasan Bromo. Ada agenda rafting juga di Sungai Amprong.

Aku dapat hampir 40 peserta loh. Dengan begitu, suami dan anak-anak bisa ikutan. Cerdas kan? 😆

Dimana Sebaiknya Pesan Tiket Kereta Api?

Dulu saat buka open trip yang ke Bromo dengan 40 orang peserta, aku bersama teman rela antri di loket demi urusan tiket kereta api jurusan Jakarta – Malang – Jalarta. Ribet memang, tapi mau gimana lagi, belinya dalam jumlah banyak.

Beda ceritanya saat aku naik kereta api cuma sama keluarga, yang mana jumlahnya cuma 2 orang dewasa, dan selebihnya anak-anak. Jelas aku memilih beli tiket kereta secara online. Sekarang kan banyak online travel agent (OTA) yang sangat memudahkan kita dalam hal pembelian tiket atau hotel. Pegipegi salah satunya.

Nah kalau kalian, pernah beli tiket kereta api via Pegipegi juga nggak nih?

27 thoughts on “Kereta Api & Cara Hemat Lain Untuk Traveling

  1. Akuuuu pengguna kereta api, setelah anakku dua. Dari eksekutif sampai kereta api ekonomi, alhamdulillah anak2 dah nyicip, tapi baru sejauh sampai Surabaya sih, blm pernah nyampai Malang. Lbh hemat emang, jauh.
    Belum pernah (belum berani maksud) buka open trip hehe, tapi kalau jd peserta trip sering 😀

  2. Next time aku juga mau bepergian pakai kereta. Kemarin kehabisan jadi terpaksa pulang ngebus. Lumayan hemat biaya dan waktu juga dg kereta

  3. Iyes setuju banget, budget terbatas kalo bisa mengakali dengan cari tiket promo bisa juga jalan-jalan. Aku juga melaksanakan cara pertama, cari tiket promo, trus nabung untuk biaya makan dan akomodasi sambil menanti tanggal keberangkatan

  4. Kak Noe, penasaran ga naik KA Luxurious?
    Lihat videonya, pas banget kak Noe sama tujuan bepergianku.
    Tapi mikir, anak-anak kalo diajakin naik KA yang kek begini, bisa ga duduk rapih di tempatnya masing-masing?
    Yang ada, mereka ngikut mamak…hehehe~

  5. wah mba itu tiketnya murah y ke sin pp 550k jadi kabita aku juga pengen haahha semoga bisa dpt tiket promo btw ngomongin kereta skrg klo ke Bekasi aku prefer nek kereta mba ga kuat macetnya bawa mobil sendiri mah

  6. Iya kereta api memang nyaman ya apalagi yg eksekutif hahaha….ekonomi jg sekarang sdh lumayan sih…aku kemarin sempat nyoba backpackeran bareng anak2ku jd keidean nulis ttg ini jg…

  7. Bener-bener deh Noe sekrang good planner. Demi hobi traveling harus bisa merencanakannya dengan matang, misalnya mylai dngn menabung. Soal besar kecilnya gaji nomor dualah. Keren, ah, anak2 nantinya pasti seperti Mama Noe jd traveler yg keren.

  8. pesan tiket lewat PegiPegi emang asyik ya, gak ribet dan banyak promonya 🙂
    Jadi pengen liburan deh, pengen naik kereta.
    Secara, saya baru sekali liburan naik kereta, itupun udah lama banget hahahah

    Sekarang keretanya juga udah keren ya, gak kayak dulu lagi 😀

  9. Semenjak tol jakarta-bandung macet berat, aku selalu pake kereta api. Emang agak repot sih mesti order gocar/grabcar buat ke stasiun terus di jakarta juga mesti pinjem-pinjem mobil adik, tapi tetep lebih baik daripada bengong 5-9 jam di jalan tol.

Leave a Reply to Jiah Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.