Akomodasi / Hotel

Karla’s Photo Session di Bellezza Suites Hotel

Saat ini aku sedang menemukan kesenangan baru. Memotret bayi. Bahkan aku sudah menganggap itu sebagai passion. Tau mengapa? Sebab aku selalu merasa bahagia saat melakukannya, penuh semangat dan selalu berusaha untuk menyediakan waktu untuk itu. Ya, mumpung punya bayi sendiri kan. Bisa kujadikan model dan mencoba banyak konsep. Sayangnya, kadang aku menemukan kendala saat ingin memotret baby Karla.

Satu hal yang paling sering menggangguku adalah kondisi rumahku yang sempit dan suasananya tidak photogenic, serta cahaya alami yang masuk ke dalam rumah kurang baik. Jadilah aku suka kesal sendiri. Misal, saat ingin memotret baby dengan setting bermain di atas tempat tidur. Lalu ujung-ujungnya, kendala itu kujadikan alasan untuk pergi staycation di hotel. Haha. 😆

Seperti pada akhir Maret lalu. Aku staycation di The Bellezza Suites Hotel demi mencoba beberapa konsep foto bayi umur 6 bulan.

Sebenarnya konsep fotonya sederhana saja. Semua bisa dilakulan di dalam kamar. Tetapi seperti kubilang tadi, kamar di rumahku tidak mendukung karena ukurannya sempit dan cahayanya kurang bagus. Berbanding terbalik dengan kamar Superior yang kutempati di The Bellezza Suites Hotel. Walau merupakan tipe kamar paling standar, tapi ukurannya cukup luas. Sebab di dalamnya tidak hanya memuat tempat tidur dan kamar mandi. Surprisingly, ada pantry dan dining table juga. Kamar mandinya bahkan pakai bath tub.

Oya, saat mulai masuk ke dalam kamar, baru aku sadari bahwa kamar-kamar di Bellezza Suites Hotel ternyata didisain dengan konsep hunian/apartemen. Dan tipe Superior yang aku coba, sama dengan tipe studio. Bagaimana detil kamar dan fasilitasnya, aku coba ulas satu per satu ya. Tapi kali ini sambil share hasil photoworks yang aku lakukan selama di hotel, sekalian cerita behind the scene dan juga effortnya. 😂

Sibling

Niatku sebenarnya mau bikin foto sibling dengan setting di dalam kamar. Abang adek duduk berdua di atas kasur. Si abang pegang sebuket bunga dan diberikan ke adek. Tapi ekspektasi itu jadi bubar karena abang lebih suka loncat-loncat di atas kasur besar yang empuk banget itu. Untung ukurannya lebar (king size 200×200 cm), jadi masih ada cukup ruang untuk adek tetap duduk. Kalau sempit, bisa keinjek-injek kalik sama abangnya.

Tapiii, there’s an unexpected setting yang aku temukan untuk konsep foto siblings. Adalah area kolam renang yang suasananya asik banget.

Di kolam, aku membuat banyak foto seru. Mulai dari portrait Baby K sendirian dengan swimsuitnya, kasih sayang antara Abang dan Adek, juga merekam keceriaan bapak dan anak-anak saat bermain air.

Sebenarnya, sejak sebelum menginap, aku udah ngepoin Bellezza Suites Hotel di akun instagramnya. Foto-foto kolam renangnya memang mencuri perhatian sih. Terutama jacuzzi. Sempat kepingin bikin portrait diri disitu, juga bikin foto keluarga lagi berendam bareng. Sayangnya saat aku menginap, jacuzzinya sedang dalam perbaikan. Tapi it’s OK lah. Aku masih bisa pakai pinggirannya untuk duduk Baby K, dan memotret punggungnya yang bikin gemash itu. Kyaaa!

Little Lady on The Bed

Actually, this is the very first photoworks that I did in the room. Setelah check in, masuk kamar, nyuapin makan Baby K dan Abang Ranu, langsung deh mulai motret Baby K di atas kasur. Nggak ada kata istirahat dulu atau apa gitu. Bahkan LED TV segede gaban terpasang di dinding pun lupa nggak dinyalain. Haha.

Motret Baby K sendiri terasa lebih mudah dibanding kalau berdua dengan abangnya. Ya, membangun interaksi Abang Adek supaya terlihat natural dalam foto memang nggak mudah sih. Dan entah kenapa ya, aku merasa Karla itu photogenic. Ekspresi apapun yang dia beri, selalu menggemaskan. Ada yang penasaran sama bunga, angkat tangan seolah manggil ibunya, atau senyum lebar saat duduk di atas sibgle sofa dekat jendela.

Low Key Portrait

Udah lamaaa banget aku kepingin bikin low key portrait, atau foto dengan nuansa cahaya gelap. Alasanku selama ini nggak bisa bikin di rumah karena nggak punya background warna hitam. Hehe. Makanya aku girang banget saat menemukan sofa besar warna hitam di lobby area. What the? 😮

Dengan sofa hitam itu, aku tinggal edit sedikit untuk foto bagian atasnya supaya jadi hitam. Dan, tadaaa… jadi deh portrait Baby K dengan nuansa gelap.

Oya, mau cerita dikit tentang area lobby. Aku suka banget sama sofa-sofanya. Lebar-lebar. Di sana aku sekeluarga bersenda gurau sembari menunggu kamar disiapkan. Lumayan lama nunggunya, lha wong aku datang kepagian. Jam check-in kan mulai pukul 2 siang. Heuheu.

Untungnya juga, suasanya nyaman. Dan ada bunga-bunga dekorasi yang bisa dijadikan foreground untuk seru-seruan bikin family portrait.

Family Portrait

Sebelum heboh gaya gini-gitu, aku sempat minta ijin dulu pada resepsionis berwajah manis. Senyumnya apalagi. Dia bilang, boleh kok kalau mau foto-foto. Bahkan saat aku bilang bahwa aku bakal heboh geser-geser pot bunga demi foreground, dia dengan senyum manisnya bilang “silahkan bu”. Kan jadi senaaang.

Selain foto dengan bunga sakura sebagai foreground, aku suka banget sama meja besar yang permukaannya dari kaca. Bisa bikin foto dengan refleksi.

Oya, aku sering ditanya, kalau foto bareng sekeluarga gitu, siapa yang motretin? Jawabannya, tripod. Begitu juga saat di area lobby hotel. Setting tripod dan timer, pencet tombol shutter, lalu lari-lari buat pose. Repot kan?

Padahal kameraku itu bisa disetting pakai remote di aplikasi hape pakai wifi. Tapi akunya terlalu malas untuk ngoprek. Dulu diajarin mbak-mbak sales di toko kamera, tapi lupa.

Milk Bath

Baby photography milk bath

Finally, sampai juga ke konsep foto terniyat sepanjang hidupku. Bayangkan aja sih, aku rela bawa-bawa baskom ke hotel demi ini!

Untungnya ranselku besar. Jadi baskom enamel berdiameter 40 cm pun bisa masuk. Jangan ditanya bentuk ranselnya jadi segimana ya. Yang jelas saat menyandangnya, kami lebih mirip keluarga yang mau camping di gunung dibanding staycation di hotel berbintang. 😆

Dan untuk foto mandi susu ini, aku pakai susu kental manis sebanyak 2 sachet, diseduh dengan air hangat dari kran basin di pantry yang bisa diatur suhunya mau panas atau dingin. Di kamar mandi juga, air panasnya mengalir lancar. Asik khaan, jadi aku nggak perlu repot rebus air untuk mandi seperti di rumah.

Lanjut soal mandi susu. Aku memilih lantai di dekat jendela sebagai tempat terbaik. Sebab di sana cahaya alami begitu melimpah. Dan lagi, di titik itu aku bisa memotret dengan lebih mudah dari atas kasur. Maklum, aku pakai lensa fix 50 mm, jadi kalau motret dengan angle dari atas, ya harus tinggi banget.

Mom & Daughter

Ide membuat foto ibu dan anak ini muncul saat melihat foto Baby K waktu masih newborn. Dia dibedong gitu dan cuma tidur. Ingin mengulang pose yang sama di usia yang berbeda. Saat Baby sudah bisa menatap kamera dan senyum.

Tetapi lagi-lagi, ekspektasi itu bubar karena abang Ranu ikut mashk frame. Jadinya jeprat-jepret seseruan aja lah. Tetep hepi karena suasana kamar hotel dengan cahaya melimpah memang menyenangkan.

***

By the way, udahan dulu lah ngomongin soal foto. Karena ini aja udah panjang banget. Selanjutnya aku mau ulas juga menu sarapan.

Food For Breakfast

Menu sarapannya menurutku sama dengan standar hotel bintang 3. Nggak terlalu banyak varian, tapi cukup memberi pilihan. Ada pojok sereal, pastry, egg station untuk omelet, buah, dan makanan berat a la Indonesia. Nggak ketinggalan dong aneka minuman seperti fresh juice, teh dan kopi.

Menu terbaik dan recommended menurutku adalah baked mushroom dan baked potatoes. Jamurnya tuh seger, dipanggang mateng tapi masih kres-kres. Enak dikunyah. Ada sensasi sedikit rasa manis alaminya. Kalau kentangnya, terasa krispi di bagian luar, tetapi lembut di dalam.

Dessertnya juga wajib dicoba. Terutama buat penyuka makanan manis sepertiku.

Other Convenience

Ngomong-ngomong soal makan, Bellezza Suites Hotel merupakan bagian dari The Bellezza Shopping Arcade. Jadi selama staycation, kalau kepingin makan di luar, nggak usah jauh-jauh dari hotel. Sebab di gedung dan area yang sama dengan hotel, ada banyaaaak tempat makan yang bisa dipilih. Bahkan hanya dengan lima langkah dari Lobby, aku bisa menemukan restoran pizza kesukaan yang kusasar saat butuh makan malam. Pilihan lain yang cukup menggoda masih banyak sih, semisal fushion sushi. Tapi berhubung Ojrahar kepingin makan soto, batal lah selfie cantik dengan sushi roll. 😆

Fortunatelly, berseberangan dengan hotel, ada mall cukup besar. Cafe dan resto juga banyak lah disana. Tetapi kami lebih memilih makan di food court sebab kami kepingin makan soto dan gado-gado.

Akses menuju hotel ini juga mudah. Halte busway terdekat adalah Halte Permata Hijau. Sementara aku yang berangkat dari Serang, cukup 1 kali naik bus dan turun di Kebon Jeruk, lanjut taksi dan cuma bayar nggak sampai 40 ribu.

Kalau mengingat kamarnya yang luas dengan konsep hunian apartemen, fasilitas lengkap, lokasi mudah dijangkau, dekat dengan mal dan merupakan shopping arcade, Bellezza Suites Hotel cocok untuk staycation bareng keluarga.

9 thoughts on “Karla’s Photo Session di Bellezza Suites Hotel

  1. Baca ini aku senyum2 sambil bergumam.. Wah, dibalik foto2 bayi yg keceh2 ad fotografer super rempong. Hihi. Dr mulai anak sibling yg susah diatur gaya sampai baskom mandi susu. 😀 keren mb fotonya. Terus berkarya ya. 🙂

  2. Baby K memang fotogenik. Bahkan punggungnya yang pakai baju renang aja udah bikin gemeezz.
    Semua fotonya baguss, aku suka. Eh yang di sofa kuning kayaknya aku belum pernah lihat di iG.
    Btw hotelnya bagus.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.