Thailand

Jalan & Jajan Malam di Asiatique The Riverfront Bangkok

Sulit rasanya menolak ajakan Mba Nia (PR Air Asia Indonesia) untuk makan malam di Asiatique The Riverfront Bangkok, bersama seluruh blogger dari Indonesia yang akan mengikuti anniversary #AABC2015. Padahal badan udah pegel setelah siangnya muterin Platinum Fashion Mall sampe sore & kejebak macet pas balik ke hotel.

Asiatique The Riverfront

Tetapi ternyata, setelah sampai di Asiatique The Riverfront badan yang semula capek malah jadi ON lagi. Tanya kenapa?

Asiatique The Riverfront adalah sebuah mall terbuka yang terletak di tepi Sungai Chao Praya. Luasnya sekitar 4.8 hektar dan memiliki seribu lebih toko-toko mulai dari outlet barang branded, sampai produk lokal yang murah meriah, tetapi lucu-lucu dan menggoda iman untuk belanja. Aku saja sampai ngga bisa menahan diri untuk beli pasport cover yang cantik ini. Harganya 150 baht (Rp66.000). Setelah ditawar-tawar, harganya turun jadi 120 baht (Rp52.800).

Pasport Cover
Pulang ke Jakarta sudah pakai pasport cover dong!
Pasport Cover
Bagian dalam pasport cover bisa buat simpan kartu

Di Asiatique The Riverfront juga ada banyak restoran yang pastinya menyediakan makanan enak dan suasanya asik buat hangout bareng teman. Mau makan makanan Asia sampai Western, semuanya ada. Lengkap, tinggal pilih sesuai selera!

Kebanyakan toko dan restoran di Asiatique The Riverfront ini buka mulai jam 5 sore sampai tengah malam. Jadi jangan lupa masukan Asiatique The Riverfront sebagai tempat untuk dikunjungi saat malam hari jika traveling ke Bangkok.

How To Get There

Alamat Asiatique The Riverfront ada di Charoen Krung Road, Bangkok. Ada berbagai cara untuk bisa menuju Asiatuique The Riverfront, bisa dengan taxi, atau naik Skytrain. Jika naik taxi, tinggal bilang saja sama sopirnya untuk diantar ke Asiatique.

Dermaga Free Shuttle Boat ke Asiatuique The Riverfront
Dermaga Free Shuttle Boat ke Asiatique The Riverfront

Cara lain yang lebih asik adalah naik Skytrain dan turun di Saphan Taksin BTS (stasiun Skytrain Saphan Taksin). Dari stasiun Saphan Taksin, keluar lewat pintu 2 yang akan mengarahkan kita ke dermaga. Di dermaga, cari line antrian untuk naik boat gratis ke Asiatique The Riverfront.

Asiknya tuh disini, naik boat gratis selama kurang lebih 15 menit menyusuri Sungai Chao Praya, sambil menikmati panorama kota Bangkok di malam hari yang semarak dengan kerlip cahaya.

What To Do?

Menghabiskan malam di mall terbuka yang lokasinya strategis seperti Asiatique The Riverfront ini pasti sangat menyenangkan. Apalagi bersama pasangan, dan mampir ke Juliet Love Garden. Ada taman dengan nuansa romantis dan full of love.

Ngga ada salahnya lho, beli gembok cinta dan menuliskan nama kita, lalu menggantungkan-nya di pagar besi yang mengelilingi Juliet Love Garden.

Seperti pengalaman seru kami ketika di sana. Mba Nia membeli sebuah gembok, dan mengajak kami semua untuk mengabadikan kisah perjalanan tim Indonesia yang mengikuti acara anniversary Air Asia Bloggers Community. Kami semua menuliskan nama masing-masing, tak lupa juga menuliskan nama Air Asia Indonesia yang telah menyatukan kami semua.

Usai mengaitkan gembok cinta di salah satu sisi pagar, kami lalu berjalan menuju tepi Sungai Chao Praya, dan membuang kuncinya ke sungai. Semoga cinta kita abadi! #eaa

Panorama Ferris Wheel & suasana di Asiatuique The Riverfront
Panorama Ferris Wheel & suasana di Asiatique The Riverfront

Selain nongkrong bareng teman, makan, & shopping, hal seru lain yang bisa dilakukan di Asiatique The Riverfront yaitu nonton pertunjukan Calypso Cabaret, atau naik Ferris Wheel. Calypso Cabaret adalah pertunjukan kabaret yang diperankan oleh para ladyboys. Sedangkan Ferris Wheel adalah biang lala tertinggi di Thailand, yang tingginya mencapai 60 meter. Sayangnya aku ngga sempat nyobain dua hal itu karena keasyikan seseruan bareng teman #AABC2015. Semoga lain kali bisa balik lagi kemari. Aamiin…

EAT

Mba Nia memilih Soul SHABU sebagai tempat dinner. Kabarnya, Soul SHABU adalah resto yang menyediakan shabu paling enak se-Asiatique The Riverfront. Jujur saja, ini pertama kalinya aku makan shabu. Rasanya memang enak!

Shabu di mataku semacam soup berisi daging atau seafood dan sayuran.

Sayuran di Soul Shabu Asiatuique
Sayuran di Soul Shabu Asiatique
Panci rebus shabu di atas meja dengan kompor listrik
Panci rebus shabu di atas meja dengan kompor listrik

Menurut wikipedia, shabu adalah makanan khas Jepang berupa daging atau seafood yang di-iris sangat tipis, kemudian dimasukkan ke dalam air mendidih (direbus) sebelum dimakan. Selain daging & sefood, di dalam panci rebusan itu biasanya juga ditambahkan sayuran, seperti jamur, sawi, wortel, bihun, dll.

Buat yang hobi makan besar, Soul Shabu bisa jadi tempat paling menyenangkan karena konsepnya all you can eat. Bayarnya harga fixed per orang, tetapi boleh nambah sesuka hati, sekenyangnya. Tinggal panggil pelayan, minta tambah paket ayam, sapi, atau seafood. Trus rebus lagi di panci, dan santap! Ada nasi juga kalau mau makan pakai nasi, sepuasnya.

Setelah kenyang makan shabu, kami jalan-jalan menikmati suasana Asiatique The Riverfront, sesekali mampir beli sesuatu yang menarik hati, seperti pasport cover yang kusebut di atas itu tadi.

Happy Fish Homemade Ice Cream
Happy Fish Homemade Ice Cream (doc. Mita)

Terakhir sebelum kembali ke hotel, kami masuk ke resto Happy Fish Homemade Ice Cream. Kami memesan es krim berbagai rasa sesuai kesukaan masing-masing. Aku memilih es krim rasa hazelnut untuk menutup kebahagiaan malam hari itu.

Harga per scoop es krim mulai dari 60 baht (Rp26.400). Satu scoop saja sudah cukup membuatku merasa bahagia. Apalagi semua yang kumakan di Asiatique The Riverfront malam itu ditraktir Mba Nia. (Makasiiiiih banyak mba Nia, semoga rejekimu melimpah terus & berkah. Aamiin).

56 thoughts on “Jalan & Jajan Malam di Asiatique The Riverfront Bangkok

  1. Jalan-jalaaannn~
    Ku selalu suka jalan-jalan. Palagi ga ngluarin biaya sendiri.
    Wkkwkw~
    Hemat tapi tetap senang.

    Dan aku jadi senang diajak jalan-jalan sama mba Noe ke Bangkok.

  2. Paspor covernya lucu mbak 😀
    Gak buka jastip kmrn? Hahaha
    Wow Chao Phraya kalau malam eksotis2 gtu ya mbak? Banyak lampu 😀
    Boatnya gratis pula, seru tuh 😀

  3. Kemarin baru nonton film Thailand dan pagi ini baca postingan tentang Thailand. Duh, jadi pengen ke Thailand. Harga es krim di Thailand ternyata terjangkau juga ya. Aku kira harganya mahal.

  4. Gembok cinta juga ada lo di Malioboro tapi gemboknya bawa sendiri dr rumah wkwkwkk….. Aku suka banget makanan2 steamboat gini. Seger.

    1. Kebanyakan di Indonesia emg gitu, pd bawa masing2 dr rmh. Di Ancol jg ada dermaga cinta, gembok pd bw sndiri. Blm ada yg jualan 😀

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.