Website dan Blog

Intan Kuswoharti – #ReviewBlog

Intan kuswoharti blog

Fresh, seperti habis mandi. Itu kesan yang aku tangkap setiap kali masuk ke blog www.kuswointan.blogspot.com. Atau juga sesegar meneguk segelas sirop orange dingin di siang hari yang sedang panas-panasnya. Lihat saja nuansa warna oranye yang menjadi background blognya. Perpaduan warna-warna lain seperti hijau pupus dan coklat membuat suasana menjadi adem dan terkesan lembut. Selembut Intan si pemilik blog.

Hei! Aku tidak sedang bercanda. Intan, mahasiswi psikologi tingkat akhir ini memang lembut, hangat, juga bersahabat. Ia juga sosok perempuan yang sederhana, tergambar juga dari tampilan blognya yang tidak meriah, tapi manis. Aku mengnalnya melalui sebuah event travel writing di Rumah Dunia bulan Februari 2013 lalu. Aku tidak begitu menyadari kehadirannya karena banyaknya peserta waktu itu. Tetapi, tuhan mempertemukan kami lagi pada dua event berikutnya. Pada saat Krakatau Writing Camp dan Kampung Budaya Nusantara. Seperti kebanyakan traveler yang bisa cepat akrab, kami pun begitu. Mengobrol hangat setiap ada kesempatan. Seperti sepasang sahabat karib saja.

Cobalah berkenalan dengan berkunjung ke blognya. Hobinya yang traveling dan mencintai dunia volunteer, membuat hidupnya penuh warna. Dia sedang serius belajar menulis. Aku salut dengan prinsipnya, Dia tak mau masuk dan terikat dalam sebuah komunitas menulis. Menurutnya, itu membuatnya terikat dan tak bisa bebas berguru kepada siapa saja. Dia juga sangat gemar membaca. Buku apa saja dilahapnya. Maka, jangan heran jika di blognya kita bisa menemukan banyak cerita tentang kegiatannya sehari-hari yang sebenarnya sederhana saja, namun dituliskan dengan manis dan mengandung sebuah makna kehidupan. Pantas jika “live… so I can learn. Learn… so I can feel alive.”, dijadikan tagline di blognya Intan Kuswoharti.

Bicara soal tulisan. Intan sedang serius menggarap novelnya dengan judul Nismara. Di halaman awal blognya bisa dilihat satu postingan berjudul Nismara: a Prologue. Sebenarnya sudah ada beberapa bagian tulisan dari novel Nismara ini. Sangat layak untuk dibaca jika penasaran dan ingin mengintip seperti apa bagian cerita novelnya. Sayangnya, postingan-postingan dalam blognya tidak menggunakan ‘label’. Dan, model arsip blognya yang menggunakan ‘Menu Dropdown’, agak menyulitkan dalam pencarian postingan dengan judul tertentu. Dan (lagi), tidak ada kotak penelusuran untuk mencari postingan di blognya dengan kata kunci tertentu.

Dan, apakah memang hal tersebut disengaja oleh Intan? Mungkin soal selera? Hmm.., jika aku boleh sumbang saran. Bubuhkan label dalam setiap postingan. Label ini yang nantinya dapat di tampilkan di blog untuk mengelompokkan postingan sesuai jenisnya. Misal; novel, cerpen, atau puisi. Untuk arsip blog, bisa diubah modelnya menjadi ‘Hierarki’ dan menampilkan judul-judul entri/postingan. Kotak penelusuran juga dapat ditambahkan untuk memudahkan pencarian. Berikut ini ada contoh print screen dari blogspot milikku, yang menampilkan; kotak penelusuran, label dan blog archive.

dari noedailydairy.blogspot.com
dari noedailydiary.blogspot.com

Oya, selain project novel, Intan juga sudah punya sekumpulan cerita tentang anak-anak. Cerita ini adalah kisah yang ingin Dia bagikan seputar pengalamannya sebagai volunteer di dunia anak-anak. Bukan sekedar curhat kegiatan apa saja yang Dia lakukan. Tetapi juga memuat banyak perenungan dan banyak pelajaran yang di dapat dari anak-anak sebagai adik asuhnya. Sekumpulan cerita ini setebal 55 halaman A4, yang sudah disusun rapi termasuk halaman judul, kata pengantar, daftar isi, 9 cerita pendek, dan satu halaman biodata penulis.

Beruntungnya aku, ia memintaku menjadi salah satu first reader untuk karyanya ini. Menurutku, ini adalah sekumpulan kisah-kisah yang inspiratif dan sarat makna. Sayangnya, Intan belum berani mengirimkannya ke penerbit. Eh, mau tau judul naskahnya? Coba lihat di sidebar kanan paling atas di blognya. Ada widget ‘self publish’. ‘Hari Minggu Selamanya’, sepertinya itu spoiler judul. Di halaman pertama dalam naskah yang Dia kirimkan padaku dalam bentuk Pdf, tertulis judul “FOREVER SUNDAY”.

Terakhir yang ingin kusampaikan dalam postingan ini, aku tak rela blognya Intan ini, Dia erami sendirian. Aku ingin lebih banyak orang tau, bahwa temanku yang asli dari Indramayu ini, adalah seorang calon penulis berbakat. Ayo, Intan, berkenalan dengan lebih, lebih, dan lebih banyak blogger. 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.