Review

Hal-hal Luar Biasa Ketika Traveling

kepiting pulau Tinabo

Sebelum menulis lebih banyak, aku mau pengumuman dulu, bahwa akun twitter-ku yang semula @nurullnoe sekarang sudah diubah menjadi @noetraveler. Perubahan ini sudah melalui persemedian cukup panjang. Dan semoga dengan nama akun yang baru, akan ada letupan semangat yang baru pula, untuk mencapai sukses sebagai blogger yang hobi traveling. Aamiin.

Sebenarnya masih ada sedikit keraguan dengan menjadikan ‘traveler’ sebagai nama belakang. Kesan-nya udah kayak traveler beneran. (emang selama ini bo’ongan, ya?)

Iya, masih suka ada perasaan semacam…”apalah aku ini dibanding si A yang udah keliling dunia”, atau “apalah aku ini dibanding si B yang udah backpackeran memana-mana dan nerbitin buku perjalanan sampe best seller”, dan pertanyaan apalah yang lain. Tapi, kalo terus-terusan terjebak dalam hantu pertanyaan dalam fikiran itu juga kan ngga baik, ya! Jadi, daripada makin tenggelam, lebih baik take action.

Nah ceritanya, selama persemedian untuk mempertimbangkan nama akun twitter yang baru, aku mulai mengingat-ingat. Sudah berapa lama mulai hobi jalan-jalan? Sudah berapa lama memutuskan jadi backpacker? Pengalaman apa saja? Beneran pantes pakai nama @noetraveler? Ya apapun lah, kalau ada yang ngga suka boleh protes, kok. Hehe. Tetapi yang jelas, sekarang aku mau share aja tentang ingatan dan kenangan luar biasa selama traveling, yang melintas saat proses persemedian.

pantai selayar 1
Pantai Liang Kareta di Selayar

Pantai. Dari semua pantai yang sudah aku datangi, menurutku pantai di Pulau Gusung, Kepulauan Selayar, adalah yang paling cantik. Aku sukaaa sangat dengan garis pantainya yang panjang, pasirnya putih, air lautnya yang jernih, langit biru, batu dan juga tebing karangnya.

Dusun-Berua
Panorama kece di kawasan karst Maros

Panorama. Alam memang ngga ada habisnya kalau mau dikulik keindahannya. Dan dari semua keindahan yang pernah kulijat dengan mataku sendiri, yang paling berkesan itu di kawasan karst Maros. Pengunungan karst dan refleksinya di permukaan rawa, itu lho. Asli membius! Belum lagi perjalanan menuju dusun Berua, dan berbagai hal menarik lain di sekitar dusun. Ada goa purba, taman bayu karst, atau taman bidadari. Surgaaa!

sunset Takabonerate
Sunset di Pulau Tinabo, Takabonerate

Sunset. Momen matahari tenggelam terbaik yang pernah aku nikmati adalah ketika di Takabonerate. Bulat. Seperti kuning telur. Ngga ada bosen-bosennya deh nontonin sunset yang perlahaaan turun dan seolaj bersembunyi di balik garis horizon yang memperlihatkan pertemuan ujung laut dan ujung langit.

Sunrise di Pantai Kalulu
Sunrise cemerlang di Pantai Kaluku, Bulukumba

Sunrise. Matahari terbit paling cemerlang pernah kulihat di Pantai Kaluku, Bulukumba. Walau sebenarnya agak mendung sih waktu itu. Tapi cahaya matahari yang kuning keperakan, membuat awan yang berarak jadi berkilau. Begitu pun permukaan laut dan pasir di pantai.

Lompat dari Jembatan Cinta Pulau Tidung
Lompat dari Jembatan Cinta Pulau Tidung

Lompat. Orang bilang, selalu ada momen yang pertama dalam hidup. Misal, pertama kali naik pesawat, atau pertama kali ke luar negeri. Dalam catatan traveling, lompat dari ketinggian sampai nyebur ke laut adalah momen pertama yang paling berkesan. Sebelumnya aku agak takut ketinggian. Tapi setelah nekat lompat dari jembatan cinta waktu di Pulau Tidung, aku ngga takut lagi dong!

DSC09833
Backpacking gokil ke Cibodas

Konyol. Traveling paling konyol adalah ketika aku merasa galau karena ngga dilamar-lamar oleh Ojrahar (ketika itu Juli 2013 masih single parent). Aku ngajak Mamas & Kakak mbolang ke Bandung, sampai ke Cibodas. Pulangnya ke Bogor dan Jakarta dulu. Dengan budget pas-pasan, kami harus tetap puasa dan super ngirit. Selama 3 malam tidurnya numpang sana-sini, entah itu di rumah teman, atau di warung lesehan. Backpacking with children, ceritanya. Padahal ingin melupakan kegalauan. Haha.

_MG_8033
Sesaat sebelum kecopetan di Ho Chi Minh City

Worst. Pengalaman terburuk bagiku adalah ketika di Ho Chi Minh City. Sudah beberapa kali aku cerita di blog ini, kalau ada yang pernah baca. Yes, ada yang ngutil handphone-ku. Sediiih banget! Foto di atas itu adalah beberapa menit sebelum hp ilang. Senyumnya masih sumringah. Pose pun masih narsis. Jangan ditanya setelah kehilangan handphone, ya. Beuh! Nangis semalaman di kamar hotel.

baju rajut
Gagal pose di bandar udara Penang

Best. Nah kalau pengalaman terbaik, menurutku waktu ke Penang. Hari itu 10 Januari 2015. Tepat di ulang tahunku yang ke-30. Berasa dapat kado ulang tahun karena trip ke Penang itu hadiah lomba. All for free mulai dari tiket pesawat, hotel, dan uang saku. Yang spesialnya lagi, waktu itu aku & Ojrahar lagi seneng-senengnya karena aku baru hamil 5 minggu.

By the way, aku baru nyadar ternyata fotoku di Ho Chi Minh City dan di Penang itu pakai baju yang sama. Itu baju rajut yang kupunya sejak tahun 2010. Sudah cukup lama juga ya. Sudah 6 tahun dan sampai sekarang masih OK untuk dipakai. Bahkan ketika aku hamil 7 bulan pun baju itu masih bisa kupakai. Haha. Ini antara ukuran perutku yang ngga terlalu besar, dan atau baju rajut memang fleksibel alias bisa melar mengikuti bentuk badan.

cardigan rajut
Iseng jalan-jalan pagi di Batubulan, Bali.

Pakaian rajut memang menjadi salah satu baju yang ngga pernah ketinggalan kalau aku traveling. Biasanya aku pakai kalau malam hari supaya merasa lebih hangat. Atau pernah sekali dua, aku pakai atasan bahan rajut yang model cardigan/bolero. Cardigan itu untuk mensiasati kaos lengan pendek supaya ngga perlu pakai manset lagi kalau keluar rumah dan harus berkerudung. Seperti ketika di Bali. Aku pakai kaos lengan pendek gambar Shaun The Sheep, dipadu cardigan rajut merah.

Sayangnya nih, sekarang kan aku sedang jadi ibu menyusui. Koleksi pakaian rajut punyaku sementara ngga bisa dipakai dulu karena modelnya tanpa kancing depan. Ngga mungkin dong kalau lagi traveling dan harus menyusui saat di tempat umum, masa harus angkat baju dr bawah sampai dada. Perut bisa kemana-mana tuh keliatan. Padahal kalau modelnya bukaan depan kan bisa tinggal bukan beberapa kancing, dan si bayi serta area dada tinggal ditutup pakai kerudung. Beres deh!

mapemall pakaian rajut

Kebetulan kemarin aku diberi tahu teman, sedang ada diskon di mapemall, termasuk untuk koleksi baju rajut. Mari meluncur ke sana.

18 thoughts on “Hal-hal Luar Biasa Ketika Traveling

  1. baca bagian kecopetan, jadi teringat pernah kecopetan juga di kapal feri Merak – Bakauheni, uang gaji satu bulan langsung ludes. Mana istri sudah mau melahirkan saat itu πŸ˜€

  2. baiklah, makanan memang bikin ngiler.. tapi pic-pic traveling ini mengalahkannya. Saya pernah kesini tapi kayaknya belum sapa-sapa. Salam kenal ya mbak πŸ™‚ untuk selanjutnya akan saya kepo in blog ini ^^

  3. Wuahhh….
    Semua tempat yg disebut diatas belum pernah kudatangi. Tahun ini konsentrasi “menghabiskan” onjek-objek di Jawa Timur bagian timur. Tahun depan lagi semoga bisa lebih jauh. *liatrekening *ambilagenda

  4. Salut banget Mbak berani mbolang ama dua jagoannya itu, lo emang TOP BGT. Aku aja masih mikir panjang kalau harus bepergian berdua saja ama Aiman, wanita kadang emang punya keberanian yg ga dimiliki pria.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.