Banten, Traveling

Gong Library, Keunikan Baru di Rumah Dunia

Kalau Belitong punya Museum Kata milik Andrea Hirata, maka sekarang Serang juga punya Gong Library yang bisa dijadikan tempat singgah sejenak sambil berkenalan dengan Travel Writer paling kece yang pernah kukenal. Siapa lagi kalau bukan Gol A Gong!

Gong Library - Rumah Dunia

Gong Library ini menjadi keunikan baru di Rumah Dunia yang sudah berdiri sejak tahun 1998 oleh Gol A Gong dan Mba Tias Tatanka, bersama beberapa sahabatnya.

Aku mulai mengenal Rumah Dunia pada akhir tahun 2012 dan kemudian tertarik untuk mengikuti program Kelas Menulis Rumah Dunia (KMRD). Dari situlah kemudian semangat menulisku timbul. Acara-acara yang sering diadakan di Rumah Dunia, juga menjadi sarana buatku untuk menjaga semangat menulis itu tetap ada dalam diri.

Bersama Gol A Gong & para pembelajar

Rasanya menyenangkan setiap kali berkumpul dengan banyak orang positif dan menginspirasi. Ya, apa lagi ada Gol A Gong dan Mba Tias yang tak pernah pelit berbagi ilmu.

Balik lagi ke Gong Library, yuk! Gong Library ini adalah semacam museum yang menyimpan segala hal bersejarah milik Gol A Gong sebagai seorang penulis dan traveler. Museum ini mulai diresmikan pada 10 Mei 2014.

Foto masa kecil Gol A Gong
Suasana di dalam Gong Library

Di sana, ada foto-foto yang menampilkan history kehidupannya yang epic. Mulai dari masa kecilnya ketika ia harus kehilangan lengan kiri di usia 10 tahun, foto-foto masa muda sebagai atlet, sampai foto-foto perjalanannya mengelilingi dunia.

Aneka gadget & paspor
Ransel bersejarah

Tak ketinggalan juga ransel, kamera jadul, dan dokumen-dokumen perjalanan seperti paspor dan tiket-tiket perjalanannya. Nah, kalian suka nyimpen ngga tuh tiket-tiket bus atau kereta api setelah melakukan perjalanan? Kadang kelihatannya ngga penting, tapi ternyata bisa bernilai sejarah, ya. Kalau aku, kadang disimpen, kadang kebuang. πŸ˜€

Koleksi buku Balada Si Roy

Di Gong Library kita juga bisa menelusuri rekam jejak Gol A Gong sebagai penulis. Sudah tau dong, ya, maha karya Gol A Gong yang berjudul Balada Si Roy. Ada berapa banyak judul buku dari Gol A Gong yang kalian punya, atau kalian kenal. Hehe, kalo aku bisa dihitung dengan jari. Nah, dengan mengunjungi Gong Library, aku jadi tau, ternyata karyanya Gol A Gong itu ada buanyak!

Mesin tik pertama Gol A Gong

Selain buku-buku karya Gol A Gong yang jumlahnya ratusan, di sana kita juga bisa melihat mesin tik manual yang dulu pernah digunakan Gol A Gong untuk menulis naskah.

Script film Musafir

Melihat itu, aku berasa kena tonjok. Di jaman teknologi canggih seperti sekarang dimana komputer dan smartphone sudah menjadi barang wajib punya, masih aja banyak alasan yang membuat kita ngga produktif menghasilkan karya. ckckck *keplak diri sendiri*

Gong Traveling Program

Ho iya, Gol A Gong dan Rumah Dunia sekarang punya program baru, lho. Namanya Gong Traveling, yaitu kegiatan traveling bareng Gol A Gong, sambil belajar menulis. Asiknya lagi, sepulang traveling kita akan diajak menulis dan hasil tulisannya akan diterbitkan menjadi sebuah buku.

Siapa yang ngga seneng coba, punya karya yang dibukukan bareng orang besar seperti Gol A Gong? Bisa jadi kesempatan buat kita untuk ikut diabadikan di Gong Library. πŸ˜€

Atau kalau belum bisa ikut traveling bareng, main-main aja yuk ke Serang dan mampir ke Gong Library di Rumah Dunia.

45 thoughts on “Gong Library, Keunikan Baru di Rumah Dunia

  1. kalau saya tiket pasti ga disimpan, soalnya kalo disimpan dan tidak jadi lapiran laporan bisa2 perjalan harus bayar sendiri. hehehe.

    asik menulis sambil di bina.

  2. Naaah, itu aku punya kotak khusus untuk nyimpen tiket bus, tiket masuk, brosur2 dr jalan2 untuk kenang2an. Tapi sering tergoda untuk membuang. Sebagian sudah dibuang sih. Rumahku sempit, jadi kalau ada apa2 yg nggak terpakai lagi penginnya membuang.

    1. Iyaah… Dari Bekasi ke Serang mah 2 jam ajaa… Ayo mak ajak Keke Nai ke Gong Library… πŸ™‚

  3. Siapa sangka ya benda-benda jadul dan bahkan tiket perjalanan akhirnya sangat berharga. Mas Gong emang deh, otak kanannya susah diikuti πŸ™‚

    1. Kalo mba Tias bilang, Mas Gol A Gong itu kalo sudah dapet ide, berfikir; ngomong & bertindak bisa dilakukan sekaligus di wkt yg sama πŸ˜€

  4. Ah, mau coba ikutan πŸ˜€ ratenya mulai berapaan itu trip sambil belajar nulisnya? Aku punya bukunya mas gol a gong yang te-we. Mayan bisa belajar banyak dari buku itu πŸ˜€

    1. Aku juga punya buku yang Te-We πŸ˜€ kalo mau ikut gong traveling, coba di add aja facebooknya ‘Golagong New’ klo ga salah ke Bangkok 3 atau 5 jt gitu, lupa lupa inget πŸ˜€

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.