Jawa Barat

Glamour Camping & Outbound di Trizara Resort

Camping a la Trizara Resort adalah tidur di dalam sebuah tenda dengan kasur empuk di dalamnya. Dilengkapi kamar mandi dengan closet duduk dan standing shower ber-water heater. Handuk dan perlengkapan mandi lain pun tersedia. Meja di ujung tempat tidur, lengkap dengan teko pemanas air serta air mineral, gula, teh dan kopinya.

Tersedia lemari dan deposit box untuk keamanan menyimpan barang. Kursi malas di beranda yang serupa balkon, lengkap dengan panorama alam hijau yang menyenangkan. Jika lapar, cukup menelepon untuk memesan makanan dari café yang ada.

Camping a la Trizara Resort adalah tentang kemewahan yang menyatu dengan alam. Sesuatu yang kini populer denga sebutan Glamour Camping (Glamping).

***

Aku sedang terjebak dalam hari-hari penuh stres ketika datang satu kabar gembira melalui grup Whatsapp. Sebuah grup berisi para blogger yang tahun lalu sempat diundang merasakan Glamping di Trizara Resort. Termasuk aku. Sayangnya tahun lalu aku gagal ikut karena Ranu sakit demam.

Kabar gembiranya adalah undangan untuk kembali ke Trizara Resort dan merasakan layanan baru yang kini sudah bisa dinikmati. Ada senam zumba saat peak season, outbound dan off road. Yes, aktivitas yang melibatkan fisik dan memacu adrenalin seperti ini memang cocok untuk realising stress.

Dalam tulisan ini, aku mau berbagi cerita serunya merasakan ketiga hal tersebut. Sementara, buat yang belum kenal dan ingin tau banyak tentang Trizara Resort coba tonton dulu video ini ya. Nanti juga aku mau membuat satu tulisan khusus yang mengulas Trizara Resort.

View this post on Instagram

Akhir-akhir ini kayaknya aku udah overload. Kebanyakan yang dipikirin dan dikuatirin. Stres! FAKTANYA, stres dibutuhkan oleh tubuh manusia agar memiliki motivasi untuk menjadi lebih baik. Sayangnya, tidak semua orang mampu mengelola stres sehingga stres berlebih dan justru memberi dampak buruk. Lalu bagaimana caranya melepas stres? Back to nature dan sejenak keluar dari rutinitas bisa jadi salah satu solusi. Alam yang hijau, udara yang sejuk segar, jauh dari keramaian dan penuh ketenangan. Deuh, surgaaaaa! Dan aku ngga sabar nunggu weekend tiba. Mau melipir ke TRIZARA RESORT untuk ngerasain glamour camping di Lembang yang adeeeeeem, hijau dan penuh ketenangan. Silakan diintip ini video milik @trizararesorts aku cuma pinjem karena excited mau liburan. Yeay!

A post shared by Nurul Noe (@noetraveler) on

Sst! Coba like facebook page Trizara Resort. Di sana suka banyak kuis berhadiah Glamping di Trizara Resort loh! Ngga tanggung-tanggung, hadianya suka dikasih untuk rombongan loh, jadi bisa angkut keluarga atau teman satu kantor. Woohoo!

Yawes, sekarang langsung cus cerita seru selama aku ikut agenda Travel Blogger Gathering di Trizara Resort yuk!

Archery Battle

Perjalanan dari Jakarta menuju Bandung sumpah bikin penat. Gara-gara tol Cipularang yang masih belum bisa dilewati bus, jadilah perjalanan semakin panjang dan lama. Tetapi suasana berubah menjadi penuh keceriaan setelah kami sampai.

Waktu kembali berjalan normal bahkan cenderung lebih cepat. Tidak melambat seperti saat berada dalam bus selama hampir 6 jam lamanya.

Usai makan siang di Indriya Café, kami dipersilakan check-in ke tenda untuk unpacking dan bersiap untuk Archery Battle. Namun sebelum perang panahan, ada ice breaking super goks yang sukses mengocok perut.

Setelah itu, baru deh seluruh peserta yang ikut dibagi menjadi 4 tim, dan setiap dua tim akan berhadapan untuk perang panahan.

Sebelum perang, ayo latihan dulu! Aku bikin video loh pas latihan. Biar tangan agak tremor, tapi mayan lah kena sasaran. 😀

Then, here we go. Archery Battle!

Credit photo: Ajgs Adventure

Btw, Trizara Resort bekerja sama dengan Ajags Adventure untuk menyajikan berbagai games seru. Dijamin deh suasana bakal seru kalau kamu bikin agenda outbound sama rombongan di Trizara Resort. Ice breakingnya gokil dan gamesnya fun. Tawa bakal pecah sepanjang acara.

Selain Archery Battle, ada Paintball, Rafting, dan games seru lainnya.

Senam Zumba

Setiap weekend, atau saat peak season ketika seluruh tenda penuh oleh tamu, ada zumba morning di halaman utama Trizara Resort. Musiknya seru, instrukturnya ahli, gerakannya seksi *eh, dan yang pasti fun abis.

Aku ngga ikutan senam zumba. Ngga mau capek gitu ceritanya karena lagi hamidah. 😆 Sebagai gantinya, aku bikin video aja yes. Silakan ditonton ini video yang aku upload di instagram. Ngga sampe 1 menit kok, jadi ngga makan kuota banget lah.

Kalo ngga nonton, ntar nyesel loh. Ngga bisa liat expresi Windah Tsu yang serius banget senamnya sampe ngga sadar badan meliuk-liuk. Atau kang Alee Muakhir dengan sepatunya yang cetar. Juga Rifa Mulyawan yang sadar kamera parah. 😆

Offroad Adventure

Tiba-tiba aku teringat kenangan waktu di Penang 2 tahun lalu. Di Pantai Batu Feringgi aku Cuma bisa nelan ludah karena kepingin nyobain parasailing tapi ngga boleh. Ya kali, lagi hamil 6 minggu mau parasailing, yang mana pas mendarat badan kudu kebanting di pasir setelah terobang-ambing diudara pakai parasut dan ditarik boat. Hoho.

Kenangan itu juga yang mebuat aku ragu. Ikut offroad ngga nih? Kalo ngga ikutan nanti aku ngga punya cerita dong. Ikut aja deh. Lagian aku yakin sih ini ngga seekstrim parasailing lah. Dan aku bisa duduk di sebelah supir untuk mengurangi guncangan. Hehe (*jangan ditiru)

Narsis bersama sebelum offroad

Satu hal yang mebuatku berani ikut adalah karena melihat pengalaman kehamilanku yang sudah-sudah. Aku kuat. Aku tetap bisa lari dan jingkrak-jingkrak. Ngga ada riwayat keguguran, pendarahan atau flek. Aku tau batas kemampuanku. Insyallah aku kuat. Nah, buat kalian, kalo ngga yakin mending ngga usah melakukan hal gila selagi hamil.

Nah, sekarang yuk cus cerita keseruan offroad.

Rencananya, jalur yang akan ditempuh adalah Sukawana – Cikole – Jayagiri. Aktualnya, dari Trizara sopir Jeep membawa kami melewati jalur Sukawana sampai ke Cikahuripan, di mana terdapat Benteng Sejarah Belanda. Untuk sampai ke benteng, kudu trekking dulu sih. Berhubung waktu ngga memungkinkan, kita cuma duduk-duduk cantik dan pepotoan ngga bosen-bosen.

Jalur awal yang kita lewati untuk menuju ke Cikahuripan adalah jalan raya, trus masuk ke jalur Sukawana. Jalannya berbatu kasar. Di kanan kirinya banyak kebun warga yang ditanami sayuran seperti kol dan labu. Kemudian berganti dengan kebun teh, lalu hutan pinus yang sejuk.

Kami sempat berhenti di tengah hutan pinus untuk photo session.

Oya, setelah habis kebun teh, jalanan yang dilewati mulai seru. Offroad abis. Tanah merah dan banyak lubang besar jadi rintangan. Belum lagi jalur yang diapit tebing di kanan kiri. Bodi mobil udah pasti nyiumin tebing di kanan kiri. Jangan ngeluarin sedikitpun anggota badan kalo ngga mau kebeset.

Yang amazing, ada beberapa teman yang beraninya duduk di atap. Padahal banyak semak di kanan kiri. Kesabet udah pasti. Dan mereka harus pegangan extra kuat kalau jeep udah mulai digoyang di jalur offroad. Tapi aku tau, itu jadi keseruan tersendiri. Haha.

Dari Cikahuripan, sebenarnya bisa lanjut maju terus sampai nembus ke Cikole. Tapi ya itu tadi, jalur menuju Cikole ngga menantang. Jadi lebih asik balik ke Trizara Resort lewat jalur yang dilewati saat berangkat. Dan seoanjang jalan, pak sopir mutrer lagu dangdut koplo. Jadi makin seru kan offroad-nyaaa.

Setelah offroad, teman-teman pada bilang badan pegel dan otot kaki merengkel semua. Kok aku ngga? Kok aku biasa aja? Hehe. Ya iyalah, lha wong duduk di depan. :p

Tapi walaupun mereka merasakan pegel, baju pada kotor kena debu, dan sakit badan baru ilang setelah seminggu, aku yakin, mereka ngga bakal nolak kalo diajak balik lagi. Aku pun. Kalian pingin ke sana juga?

16 thoughts on “Glamour Camping & Outbound di Trizara Resort

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.