Resensi Buku

Finding Islam, Antologi Catatan Perjalanan di Berbagai Negara

Bisa menulis buku antologi bareng traveler yang kece-kece adalah kebahagiaan tersendiri buatku. Apalagi 2 diantaranya sudah aku kenal melalui blog, dia adalah Olenka yang lebih cocok disebut Seleb Traveler karena emang terkenal bingits. Dan satu lagi, Isti’adzah yang cerah ceria selalu seperti suasana spring di negeri 4 musim. 😀

Antologi Finding Islam

4 orang lain yang baru aku kenal melalui project buku ini adalah Iin, Tesya, Bhela, dan Kurniawan yang suksea bikin aku melongo saat ngepoin blognya. Ada blogger sekeren mereka dan aku baru tau, selama ini kemana aja aku yak?

Aku menemukan tantangan lain saat terlibat dalam menulis buku antologi ini. Jika biasanya di blog ini aku biasa nulis menye-menye, sok romantis dan puitis, maka untuk buku antologi ini aku diminta menulis komedi. Lala yeye…semoga ngga garing hasilnya 😀

Saat ini bukunya sedang dalam proses cetak, diperkirakan akan selesai pada 23 September 2014, dan mulai beredar di toko-toko buku pada akhir September 2014. So, plis plis dibeli ya, kalau pun eneg sama aku (kok jadi menghina diri sih?), setidaknya ada 6 cerita lain bersetting luar negeri yang menarik buat dibaca loh! Ini aku kasih bocoran sinopsisnya ya…

SINOPSIS

Buku ini adalah kumpulan catatan perjalanan 7 penulis yang pernah berkunjung atau menetap di beberapa tempat di dunia. Negara-negara yang menjadi setting cerita mereka antara lain Spanyol (http://jilbabtraveler02.wordpress.com), Belanda (http://www.tesyasblog.com), Portugal (http://bhellabhello.wordpress.com), India (http://backpackology.me), Thailand (http://travelawan.com), Iraq (http://www.istiadzah.com), dan Indonesia (http://www.nurulnoe.com).

Catatan perjalanan para penulis di website/blog mereka cukup banyak digemari visitor, terlihat dari banyaknya visitor yang memberi komentar atau men-share-nya di facebook atau twitter.

Dalam antologi ini, para penulis tidak hanya menceritakan pengalaman traveling di kota-kota yang menjadi tujuan mereka saja tapi juga pelajaran yang mereka dapatkan di sana. Di Spanyol, Indah menemukan sisa-sisa kejayaan umat islam saat berkuasa di wilayah itu. Di Belanda, Tesya mati-matian berpuasa selama 20 jam karena waktu siang hari yang lebih lama dibandingkan di Indonesia. Di Portugal, Nabila harus berkali-kali memberi penjelasan kepada teman-teman dan tetangga apartemennya bahwa islam tidak mengajarkan terorisme.

Olenka yang melancong ke India (saat sedang hamil) merasakan keharuan saat shalat di masjid yang terletak di komplek Taj Mahal, yang meski ribuan orang berkunjung ke peninggalan sejarah umat islam itu setiap harinya tapi hanya dia dan suaminya yang menjadi makmum di masjid tersebut. Di Iraq, Isti merasakan pengalaman yang jauh berbeda dari apa yang sering orang lihat di berita: perang, teror, dan bentuk-bentuk kekerasan yang lain.

Di Thailand, Kurniawan melihat bahwa meski mayoritas penduduknya beragama budha, restoran halal dan masjid tidak sulit ditemukan. Yang menarik, salah satu masjid yang cukup terkenal di bangkok punya kaitan erat dengan masyarakat Jawa. Sementara itu di Maros, Sulawesi Selatan, Noe berkenalan dengan sejumlah ulama yang menjaga kelestarian tradisi masyarakat yang sarat dengan nilai-nilai islam.

******

 Judul Buku: FINDING ISLAM

Tagline: Selalu Ada Cahaya di Setiap Perjalanan

Penerbit: Qultum Media

Tebal Buku: 230 halaman. (Foto Full Color)

Harga: Rp53.000,-

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.