Jakarta

Dragon Slide, Wahana Baru Atlantis Untuk Memacu Adrenalin

dragon slide Atlantis Ancol

“Hore! Kita mau ke Ancol!”

Daffa’ dan Abyan langsung teriak kegirangan, saat kuberitahu mereka bahwa aku akan mengajak mereka berlibur ke Atlantis di Ancol.

Beruntung aku mendapat undangan sebagai blogger untuk menjajal wahana baru yang ada di Atlantis. Undangannya aku dapat melalui komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB). Jadi pada hari Minggu lalu (7/2) kami berangkat sekeluarga.

Hari sudah menjelang siang saat kami tiba di Atlantis. Suasana sangat ramai. Maklum, long weekend. Banyak keluarga yang menghabiskan waktu liburan di tempat hiburan seperti Atlantis ini.

Tujuan utamaku setelah masuk ke dalam kawasan Atlantis adalah wahana Dragon Slide. Dan karena sedang ramai, antrian Dragon Slide pun sangat panjang. Duh, aku pusing duluan membayangkan berdiri lama untuk antri di siang bolong. Akhirnya aku memutuskan untuk menunggu agak sore.

Antrian di pintu masuk Atlantis
Antrian di pintu masuk Atlantis
Antrian wahana Dragon Slide
Antrian wahana Dragon Slide

Sambil menunggu, aku duduk santai saja di bawah pohon di dekat antrian Dragon Slide. Sedangkan Mamas dan Kakak asik main di kolam renang anak yang banyak bola warna-warni. Kolamnya juga ngga jauh dari wahana Dragon Slide.

Dragon Slide adalah wahana baru di Atlantis, berupa seluncuran panjang dan melingkar-lingkar, menggunakan ban karet bundar yang bisa memuat sampai dengan 4 orang. Minimal tinggi badan untuk naik Dragon Slide adalah 122 cm.

Ingin rasanya bisa menjajal wahana Dragon Slide ini bersama keluarga lengkap. Aku, Ojrahar, Mamas dan Kakak. Sayangnya aku dan Ojrahar harus bergantian menjaga abang Ranu. Lagi pula tinggi badan si Kakak belum sampai batas minimal.

Setelah hari mulai sore, dan antrian Dragon Slide mulai sepi, barulah aku dan Mamas ikut antri. Sementara abang Ranu dijaga Ojrahar dulu. Kami berdua terpaksa bareng dengan 2 orang lain yang tidak kami kenal. Mereka tampaknya sepasang kekasih yang masih remaja.

 

 

 

Tantangan Dragon Slide dimulai ketika kami harus membawa sendiri perahu karet ke atas, di tempat start Dragon Slide. Cukup berat ternyata perahu karet bundar dan besar itu. Aku sampai ngos-ngosan ketika membawanya menaiki anak tangga setinggi kurang lebih 10 meter.

Saat kami sudah di atas dan mendapat giliran berseluncur, seorang petugas mengarahkan kami berempat untuk duduk saling berhadapan. Setelah semua sudah duduk, sudah berpegangan pada tali pegangan, petugas mendorong perahu karet kami masuk ke dalam lorong seluncuran.

Duh, rasanya seperti ditelan naga! Kami meluncur bebas dan terombang-ambing di setiap lekukan seluncuran panjang yang mirip liukan tubuh naga. Kami semua berteriak mengekspresikan keseruan dan ketakutan yang ada. Terkecuali si Mamas.

Kebetulan aku dan Mamas duduk berhadapan, sehingga aku bisa melihat jelas bagaimana ekspresi wajahnya. Entah kenapa dia tidak berteriak sama sekali. Aku malah lebih takut sesuatu terjadi padanya. Ya, antara takut jatuh dan takut si Mamas kenapa-napa gitu lah.

Dragon Slide

“Yank, teriak aja! Jangan takut!” berkali-kali aku berteriak kepada si Mamas agar dia tidak diam saja. Tetapi yang diteriaki cuma senyam-senyum. Itu anak bikin geregetan ih!

Beberapa menit kemudian ketakutan dan adrenalin yang terpacu di sepanjang seluncuran Dragon Slide pun usai. Kami mendarat dengan selamat di kolam besar di ujung seluncuran.

“Mas, kenapa tadi diem aja?” tanyaku.
“Tadi Mamas takut, Bu” jawabnya.

Aku lalu memberondongnya dengan penjelasan, bahwa normalnya manusia akan berteriak ketika takut. Ya, kalau diam saja malah bikin kuatir, kan? Gimana kalau (amit-amit) tiba-tiba jantung berhenti berdetak? Orang di sekitarnya ngga akan tau kan jadinya.

Nah, penting juga untuk dicatat nih. Untuk yang punya penyakit jantung, sakit serius di bagian tulang punggung seperti syaraf terjepit, DILARANG NAIK WAHANA DRAGON SLIDE.

Well, pengalamanku naik Dragon Slide ini setu banget. Cocok buat melepas stress karena beban kerja dan segala kejenuhan lainnya. Anak-anak juga senang katena banyak kolam renang yang ramah anak.

 

 

 

Sekadar tip kalau mau berlibur ke Atlantis;

  • Pakai baju renang supaya nyaman. Bahan baju renang tidak menyerap air sehingga tidak membebani tubuh saat digunakan bermain dengan air.
  • Bawa tikar sendiri supaya bisa duduk santai di banyak tempat di dalam kawasan Atlantis. Kalau tidak mau repot, bisa beli dulu di penjual yang banyak keliaran di luar pintu masuk Atlantis. Murah kok. Cuma Rp10.000. Kalau sewa tikar di dalam Atlantis tentu harganya lebih mahal.
  • Bawa cemilan atau makanan sendiri supaya lebih hemat. Harga makanan di dalam Atlantis pastinya ngga murah juga.
  • Gunakan sunblock waterproof untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  • Kalau bisa jangan pas hari libur long weekend, karena pengunjung pasti bejubel.

#atlantisfun #dragonslide #antlantiswateradventure #ancoltamanimpian #ancolplayon

29 thoughts on “Dragon Slide, Wahana Baru Atlantis Untuk Memacu Adrenalin

  1. Nah, malesnya main slide begitu. Berat bawa bannya hehehe. Tapi seingat saya di beberapa waterpark udah ada yang gak perlu bawa ban karena udah otomatis ban naik lagi ke atas. Kan, kalau begitu enak πŸ˜€

    1. Nah iya, kmren aku mikirnya gitu, coba aja dragon slide pake kerekan buat ban, jd pengunjung gk repot angkat sndiri. Hihi

  2. ihh seru banget ya ancol ternyata.. duh malu-maluin deh aku 27tahun tinggal di jakarta kok nggak pernah berenang di ancol.. πŸ™ nanti kalo K udah gedean dikit mau ah nyobain main ke ancol..

  3. Seru ya kayaknya Dragon Slide. Aku udah lama banget ngga ke Atlantis… kayaknya terakhir sbelum dia ganti nama hahaha. Masih pake kata “gelanggang”. Sekarang sudah bersih dan modern ya?

    1. waah, mba don knapa ngga coba, seru loh πŸ˜‰ aku kesana menjelang imlek, ada barongsai juga. tapi ngga meluncur sih, cuma pertunjukkan aja dia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.