#CurhatanRasa Koepoe-koepoe, Cireng Penuh Cinta

Weekend tanpa backpacking bisa jadi sangat membosankan bagi keluargaku. Maklum, kami adalah keluarga yang sudah kecanduan traveling, sehingga weekend selalu kami gunakan untuk jalan-jalan. Entah sekedar mendaki bukit di dekat rumah, atau ke luar kota untuk menemukan hal-hal baru yang menakjubkan, seperti melihat budaya baru, atau jelajah rasa kuliner nusantara.

Curhatan Rasa Cireng 2
Cooking with kids

Tetapi, ada kalanya kami tidak bisa pergi kemana-mana. Terutama jika si lelaki kurus (ayahnya anak-anak) sedang ada kesibukan yang harus dikerjakan saat weekend. Yah, jadilah aku dan anak-anak hanya di rumah saja. Menghabiskan waktu hanya dengan menonton TV saja, rasanya bosan. Maka sebagai ibu, aku harus pandai-pandai menciptakan suasana yang menyenangkan.

Salah satu kegiatan yang kadang aku lakukan bersama anak-anak untuk membunuh rasa bosan adalah memasak. Meskipun sebenarnya aku tidak pandai dan tidak suka memasak. Tetapi tidak ada salahnya sesekali melawan rasa malas, demi mencipatakan moment bahagia bersama anak. Toh bisa memilih membuat masakan yang sederhana dan tidak terlalu rumit prosesnya.

Yuk Ajak Anak Memasak!

Oya, mungkin ada yang penasaran, mengapa memilih kegiatan memasak bersama anak? Begini, aku pernah membaca di sebuah tabloid keluarga, sebuah artikel tentang peluncuran buku berjudul Cooking With Kids, karangan Chef Stephen Yophi. Dalam artikel itu, Chef Yophi mengungkapkan kalimat yang mak jleb berikut ini;

Mamasak bukan hanya soal membuat masakan yang enak dan indah dilihat sajiannya saja. Lewat memasak, anak-anak bisa belajar berimajinasi, berkreasi dan menumbuhkan rasa percaya diri. Memasak bisa menjadi alternative menghabiskan quality time keluarga yang positif, karena menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengajari, memuji, bahkan bercanda bersama anak-anak.

Ditinggal bentar terus perang :D
Ditinggal bentar terus perang πŸ˜€

Berangkat dari situ, aku jadi tergerak untuk mencoba menciptakan suasana seru di rumah dan menikmati saat-saat indah bersama anak dengan memasak. Nah, di kesempatan kali ini, aku mau share bagaimana serunya kegiatan kami di dapur saat membuat cireng.

Pada dasarnya, Daffa’ & Abyan, duo anak lelakiku yang memang sudah dari sananya sholeh, baik hati, dan rajin membantu ibu (eaa… Aamiin), akan dengan senang hati menawarkan bantuan jika ibunya terlihat sibuk. Jadi, dari arah dapur, aku hanya tinggal memberi stimulasi sederhana, agar mereka mendekat dan membantu tanpa diminta. Misalnya dengan berteriak;

β€œMau bikin cireng ah!” Teriakku dari arah dapur. Lalu Daffa’ & Abyan yang semula melototin TV akan berlari ke dapur.

β€œEmang ibu bisa?” Tanya mereka.

β€œNgga yakin bisa sih, apa lagi kalo sendirian.” Ujarku.

β€œKita boleh bantuin ibu?” Tanya mereka lagi.

Yeah, umpanku berhasil! πŸ˜€ Aku lalu menyalakan kompor dan membuat biang cireng, sementara aku memberi tugas kepada Daffa’ untuk mengiris daun bawang, dan Abyan menuangkan tepung aci ke dalam mangkok adonan. Eh tapi si bungsu Abyan malah minta tukeran. Dia memilih memotong daung bawang saja.

Abyan & kreafitasnya membentuk cireng

Oya, berikut ada beberapa tips, agar kegiatan memasak bersama anak menyenangkan;

  1. Cuci tangan sebelum memasak
  2. Jangan mencicipi makanan sebelum matang, supaya tidak sakit perut
  3. Buat ibu, siapkan mental dan tenangkan diri karena dapur dan segala perabotannya mungkin akan lebih kotor dan lebih berantakan dari biasanya
  4. Ajari anak-anak untuk ikut membersihkan dan membereskan dapur
  5. Awasi anak-anak, terutama jika masih kecil dan belum bisa waspada terhadap bahaya yang mungkin mengancam seperti kompor dan wajan panas, pisau, dll.
  6. Jika ibu adalah tipe yang ngga hobi masak sepertiku, pilih yang praktis saja. Pilih resep dan proses memasak yang sederhana dan bahan mudah didapat. Termasuk urusan bumbu, pilih yang praktis. Kalau aku, selalu sedia Bumbu Kering Koepoe-koepoe.

Sedia Koepoe-koepoe Supaya Praktis & Aman

β€œBu, cireng pake bumbu ngga?” Daffa’ melontarkan pertanyaan setelah selesai memasukkan aci ke dalam mangkok.

Waduh, ini yang paling membuat malas, bersentuhan dengan bumbu dapur. Selain ribet, aku paling ngga tahan sama bau bawang mentah. Kalau sudah nempel di ujung jari, baunya susah hilang meski cuci tangan pakai sabun. Makanya tugas iris daun bawang kuserahkan pada anak-anak. Haha πŸ˜€

Tapi untungnya, sekarang ini sudah banyak bumbu-bumbu yang siap pakai. Ngga perlu kupas-kupas bawang, ngga perlu ulek-ulek lagi. Di dapur, aku selalu sedia bawang putih, ketumbar, dan merica dalam bentuk bubuk. Bumbu kering bubuk ini yang sering kupakai kalo harus masak, seperti untuk membuat nasi goreng, bakwan, tempe goreng atau telor dadar.

Pakai Koepoe-koepoe herbs & spices, praktid & enak
Pakai Koepoe-koepoe herbs & spices, praktis & lezat

Aku mengenal Koepoe-koepoe ini sudah sejak lama, karena emakku yang jago masak dan jago membuat kue, selalu menggunakan produk Koepoe-koepoe juga. Yang paling kukenal karena sering dipakai emak adalah bahan untuk membuat kue bolu, seperti baking soda untuk pengembang, dan SP atau Ovalet untuk pelembut.

Ternyata, jenis lainnya dari Koepoe-koepoe itu ada buanyak! Ada pasta, perisa, TBM, Cream of Tar Tar, dan sederet lainnya yang aku nggak kenal. Wajar sih, keahlian memasak emakku ngga menurun padaku. πŸ˜€

Eh tapi, setidaknya, kebiasaan menggunakan produk Koepoe-koepoe menurun padaku. Ada untungnya loh buat aku yang mood masaknya naik turun ini. Dengan bumbu kering dari Koepoe-koepoe, urusan memasak jadi lebih praktis dan aman.

Kenapa aku bilang aman? Karena bumbu kering Koepoe-koepoe dibuat dari rempah-rempah asli Indonesia, diproses dan dikemas secara higienis, tanpa campuran bahan apapun.

Jadi, bumbu kering Koepoe-koepoe ini jelas beda dengan bumbu-bumbu instan yang kebanyakan sudah ditambah MSG. Jadi, Koepoe-koepoe ini cocok banget buat aku dan semua ibu yang anti MSG.

Lihat anak makan masakan ibu dengan lahab itu, rasa bahagianya tak terkira
Lihat anak makan masakan ibu dengan lahab, rasa bahagianya tak terkira

Nah kalau sudah begini, ngga ada alasan lagi buat ibu untuk tidak memasak, walau hanya sesekali saja sepertiku, seorang urban mama yang ngga pinter masak.

Karena ternyata, memasak & menyajikan makanan bisa membuat hubungan emosi semakin erat, yaitu antara ibu sebagai pembuat sajian, dengan anggota keluarga sebagai penikmatnya.

Cireng Penuh Cinta

Ok, sekarang yuk balik lagi ke #CurhatanRasa cireng buatanku bersama Daffa’ dan Abyan. Berikut ini adalah resep Cireng Penuh Cinta, ala dapur Noe yang bersahabat dengan Koepoe-koopoe.

#CurhatanRasa Cireng penuh cinta
#CurhatanRasa Cireng penuh cinta

Bahan:

  • 250 gram tepung aci. (50 gram untuk biang, 200 gram untuk adonan dan sisakan sedikit untuk taburan/menggulirkan cireng agar tidak lengket)
  • 3 batang daun bawang, iris-iris
  • 2 sdm bawang putih bubuk cap Koepoe-koepoe
  • Β½ sdt lada bubuk cap Koepoe-koepoe
  • 200 ml air (1 gelas belimbing)
  • Garam secukupnya
  • Saos Sambal Belibis untuk cocolan cireng.

Cara Membuat:

1. Biang Cireng

Campurkan 50 gram aci bubuk dengan segelas air ke dalam panci, aduk hingga larut. Lalu masak adonan biang cireng dengan api kecil, aduk-aduk hingga mengental, angkat.

2. Adonan Cireng

Campurkan 200 gram aci dengan daun bawang dan semua bumbu ke dalam mangkok adonan, lalu masukkan biang cireng, dan uleni hingga kalis. Bentuk adonan cireng menjadi bulat pipih, atau bentuk sesuai selera. Gulirkan ke sisa aci sebelum di goreng. Terakhir, goreng cireng, dan sajikan dengan Saos Sambal Belibis.

Sekarang waktunya menikmati Cireng Penuh Cinta hasil kreasi kami bersama Koepoe-koepoe. Inilah puncak dari kebahagiaan setelah bersibuk ria di dapur. Dan yang paling mengharukan adalah ketika Daffa’ dan Abyan mencium pipiku, lalu bilang…

β€œCirengnya enak! Terima kasih ya, Ibu, sudah ajarin bikin cireng.”

Ekspresi bahagia Daffa' setelah sukses membuat cireng sendiri
Ekspresi bahagia Daffa’ bisa menikmati cireng buatan sendiri

62 thoughts on “#CurhatanRasa Koepoe-koepoe, Cireng Penuh Cinta”

  1. cirengnya nggak nahaan..looks yummy
    aku baru tahu kalo koepoe-koepoe ada bumbu bawang putih & lada bubuknya, aku pikir cuma buat bahan kue aja… ^ ^

  2. Luar biasa loh Noe bisa bikin dua bujang ganteng ini ikutan mbantuin, biasanya kan klo anak cowok ga suka digeret ke dapur hihihiii… ibunya pinter deh.
    Mau cobain bikin cireng juga aaahh.. *belum apa2 udh nervous aja nih klo ngomongin masak2 πŸ˜€

    1. Hoo iya.. Anakku kan sholeh, ramah tamah, suka membantu Ibu dan rajin menabung. Aamiin.. Xixi yuk kpn2 masak bareng πŸ˜‰

  3. Maaaak…numpang ngakak, sumpah tulisannya inspiratif bgt, palagi klo liat Duo krucilnya yang belepotan tepung wiiiiiih emang seru ya masak bareng anak-anak, top dah

  4. aku baru tau bikin cireng ternyata pakai biang ya? biasanya asala cemplung hahahaha. eh beneran deh fotonya bercerita gitu sukses ya buat bumilnya πŸ™‚

    1. Hihi, iya… Klo aku pake biang buat dijadiin Lem adonan. πŸ˜€ ayo coba bikin pake biang mak edit. Jgn lupa koepoe2nya yaa πŸ˜‰

  5. Waaah Jiwo jadi pengen juga nih dibikinin cireng cinta begitu. Tapi Jiwo belom bisa makannya, yang ada kelolodan, tapi pengen, tapi gak bisa… πŸ™

    *persoalan* *curi koepoe koepoe nya*

    1. Jiwo bikinin bakwan ajaa, atau baso ikan.. Hihi. Nah biar halal koepoe2nya beli senediri. Wkwkwk *umpetin koepoe2 punya Daffa Abyan*

    1. Demi Anak Mba… Hihi, supaya meminimalisir rasa cemburu juga kan biasanya klo ibunya Hamil… Si Anak cemburu true nakalin adik bayi krn dia ngerasa kurang perhatian. Klo dia ngerasa ttp dicintai… Nanti ke adiknya jg kan sayang.

    1. Iyoo, trus jd chef hebat ya, hihi… Aamiin… Apa pun, semoga yg terbaik. Yg penting skrg banyak-banyakin kenangan indah yg mendukung anak ke arah positif ya bunda.. πŸ™‚

    1. Iyaah, namanya juga anak-anak, tapi asik jg krn bs belajar tg jwb, abis masak suru bantu cuci-cuci n beres-beres πŸ˜€

  6. Aku juga nggak pandai masak. Tapi kalau anak suka ikut-ikutan nimbrung jadi semangat masak πŸ™‚

    Waaah udah lama banget nggak bikin cireng. Udah lupa malah cara bikinnya πŸ™‚ thanks infonya Mak Noe. Jadi refresh ingatan lagi nih πŸ˜€

    1. Xixixi… Anak2 emang penyemangat yg top ya mak. Hayo ajakin anaknya bikim cireng buat bekel naik gunung πŸ˜€

Leave a Reply