Curcol

Kangen Backpacking with Children

Menulis ini dengan perasaan campur aduk, khas emak-emak yang sentimentil. Gampang nangis. Cengeng. Tapi, mungkin itulah obat paling mujarab buat perempuan. Air mata yang keluar bisa sedikit memberi ruang di rongga dada supaya bisa lebih  banyak terisi oksigen lalu terciptalah perasaan lega. Ya, seenggaknya buatku pribadi sih. Karena buat sebagian yang lain air mata itu… Read More Kangen Backpacking with Children

Curcol

Ibu macam apa?

Menjelang hari ibu, dalam hati aku sempat membuat janji. Tepat tanggal 22 Desember nanti, aku akan berusaha menjadi ibu yang baik bagi anak-anak di rumah. Sederet rencana tersusun rapi dalam benak. Bangun pagi-pagi, menyiapkan sarapan, membangunkan anak-anak penuh cinta dan mengajak mereka dalam suasana sarapan yang hangat dan penuh cinta. Aku juga berencana untuk memasak… Read More Ibu macam apa?

Curcol

Belajar Menulis Fiksi

Alhamdulilah ya Allah, akhirnya kiamat internet di kantor sudah berakhir. Setelah hampir sebulan kabel telepon putus karena tersangkut truk tangki minyak. Hari ini sudah selesai diperbaiki dan aku bisa mencuri-curi waktu di kantor untuk ngeblog lagi. Sedih juga blogku yang cantik ini sampai kusam kulitnya karena jarang dielus-elus. Hehe 😀

Curcol

#Resolusi 2014 – Buku Backpacking With Children

Entah kenapa, aku selalu bisa menangis jika harus mengisahkan lagi bagaimana waktu-waktu yang sudah aku lewati bersama Daffa’ dan Abyan. Kedua anak lelakiku yang sejak mereka lahir, maka terlahirlah aku sebagai seorang ibu. Meski aku hanyalah sesosok ibu yang tak bisa sempurna untuk mereka. Aku tidak pandai memasak, apalagi harus memikirkan menu apa yang bergizi… Read More #Resolusi 2014 – Buku Backpacking With Children

Curcol

Budaya barter dan semangat menjalin persaudaraan

Seperti yang kita tau, barter adalah proses tukar menukar barang atau juga jasa yang dibutuhkan oleh kedua belah pihak, tanpa menggunakan uang. Kalau menggunakan uang, tentu namanya akan berubah menjadi transaksi jual beli. Dan seiring dengan munculnya uang sebagai alat pembayaran, budaya barter mulai ditinggalkan.