Malaysia

Nekat ke Kek Lok Si Temple, Penang

Bangunan-bangunan cantik yang merupakan Kuil Budha Terbesar se-Asia Tenggara mulai terlihat dari tempat dimana aku dan lelaki kurusku turun dari bus Rapid Penang nomor 203. Kami berhenti sejenak, memandang ke arah kuil Kek Lok Si Temple yang dibangun di atas bukit He San, di daerah Air Itam, Penang. Tiba-tiba perutku mulas melihat kuil yang diberi… Read More Nekat ke Kek Lok Si Temple, Penang

Malaysia, Traveling

Menu Pembuka Backpacking With Children

Untuk menghilangkan kebosanan dalam penerbangan nomor QZ264 oleh Air Asia dari Jakarta menuju Singapura, aku menyalakan handphone setelah pesawat mulai mengudara. Menulis catatan, untuk merekam perasaan-perasaan yang tiba-tiba bergejolak dalam dada. Di dalam kabin pesawat yang namanya sudah begitu akrab dalam kamus travelingku, Air Asia, aku merasakan lagi betapa indahnya menjadi seorang ibu. Ibu yang… Read More Menu Pembuka Backpacking With Children

Malaysia, Traveling

Memoars in Penang, Kota Panjang Umur

“Penang ini kota panjang umur ya, Noe” Lelaki kurusku berujar ketika bus yang kami tumpangi mulai memasuki kota Georgetown. Aku kurang mengerti betul apa maksudnya. Tetapi aku malas bertanya. Aku hanya mengangguk pelan.¬†Saat itu aku tengah asik menikmati pemandangan kota Georgetown yang klasik dari dalam bus yang sudah membawa kami meninggalkan hotel di kawasan pantai… Read More Memoars in Penang, Kota Panjang Umur

Malaysia, Traveling

Memoars in Penang, Me Time vs. Prime Time

Malam minggu, kata orang malam yang panjang. Seperti dalam lagu dangdut lawas yang dilantunkan oleh Jamal Mirdad. Katanya, malam minggu adalah malam yang asik buat pacaran. Ah, aku justru malas keluar kamar. Selepas sore yang kuhabiskan sambil menikmati secangkir earl grey dan ditemani lelaki kurus di balkon kamar hotel, kami lalu menenggelamkan diri masing-masing di… Read More Memoars in Penang, Me Time vs. Prime Time