Category Archives: Tips and Tutorial

Makeup Natural Praktis Untuk Traveling

Dulu, duluuu banget, aku nggak begitu peduli dengan penampilan. Kalau pergi traveling, ya pergi aja. Bahkan sunscreen, terlebih lagi make up nggak pernah masuk dalam daftar barang wajib untuk dibawa. Tetapi sekarang, semenjak jadi banci kamera, seenggaknya lipstick harus selalu ON. Biar begitu, aku tetap nggak suka kalau berlebihan sih. Yang natural aja.

Tren makeup natural sepertinya memang digandrungi oleh banyak perempuan. Karena biasanya, tren makeup yang satu ini sangat praktis dan tidak membutuhkan banyak produk kosmetik. Dan lagi, kita bisa mempraktikkannya dengan mudah dalam waktu singkat, bahkan olehku yang nggak terlalu berpengalaman dengan makeup natural.

Tutorialnya juga banyak di internet dan bisa diikuti. Seperti berikut ini dan pasti sangat bermanfaat bagi kita. Yuk simak dulu ulasan tutorial ini agar kita bisa segera mempraktikkannya!

1. Membersihkan Wajah dengan Benar

Sebelum make up, pastikan wajah sudah dalam keadaan bersih. Kelihatannya sepele ya soal kebersihan wajah ini, tetapo sangat penting untuk memaksimalkan penyerapan makeup pada pori-pori wajah. Sebab, makeup akan sulit menempel sempurna pada permukaan wajah yang kotor. Jadi lakukan proses memberaihkan wajah dengan benar. Kalau aku, biasanya pakai sabun pencuci muka. Beberapa merk favoritku adalah Wardah, Otimals dari Oriflame, dan Ovale.

2. Menggunakan sunscreen di area wajah dan leher

Untuk mengurangi resiko akibat terpapar sinar matahari, jangan lupa untuk menggunakan sunblock atau sunscreen. Sunblock yang biasa aku pakai merk Skin Aqua dari HadaLabo. Sunblock Skin Aqua punya 4 jenis berdasarkan tingkat perlindungan SPFnya. Ada yang SPF 20 PA++, SPF 25 PA++, SPF 30 PA++, dan SPF 50 PA+++. Kalau traveling outdoor yang extreme, misal ke pantai, aku pakai yang SPF 50 PA+++, tapi kalau nggak extreme banget aku lebih suka pakai yang SPF 25 PA++ karena dia mengandung UV whitening. Oya, Skin Aqua ini bisa dipakai di wajah juga badan.

3. BB Cream

BB cream jadi andalanku banget untuktampilan kulit wajah dengan warna lebih merata, terlihat cerah dan segar. Dengan BB cream aku bahkan nggak merasa perlu pakai bedak lagi. BB cream favoritku merk Wardah UV Whitening dengan warna natural. Cocok untuk warna kulitku yang sawo matang. Matang ya bukan busuk. Aplikasinya aku biasa pakai tangan aja, lebih cepet. Haha. Yang penting, saat memakai BB cream harus di tempat yang terang dan pakai cermin, supaya bisa meyakinkan diri bahwa BB cream sudah diaplikasikan secara merata di wajah dan leher. Kalau gelap-gelapan nanti belang betong dong ah.

4. Loose powder

Ini sih nggak wajib-wajib amat untukku sebenarnya. Tapi aku suka punya-punya dan kubawa kalau sewaktu-waktu butuh dan kepingin pakai bedak. Aku lebih suka lopse powder dibanding compact powder apalagi yang model two way cake. Loose powder dengan bentuk tabur rasanyavlebib ringan di wajah, dan cukup membuat permukaan wajah tampak lebih halus. Apalagi kalau diaplikasikan dengan kuas bedak.

5. Memilih lipstik warna lembut dan matte

Nah, berhubung aku bukan tipa yang suka ribet dan suka malu kalau harus touch up di tempat umum, maka untuk lipstick aku lebih suka yang matte dan yang tahan lama. Warnanya pun aku lebih suka yang lembut, kadan pakai yang bold juga sih. Pertimbanganku pakai warna bold adalah untuk mengalihkan perhatian, supaya orang nggak terlalu fokus ke mata yang biasanya nggak aku apa-apain. Malas pakai eye shadow dan kawan-kawannya itu. Lebih baik merahin bibir dengan lipstick supaya mencuri perhatian.

Satu yang belum pernah aku coba adalah lipstik bernuansa nude. Padahal dari beberapa sumber yang kubaca, warna lipstik ini sangat cocok dengan berbagai warna kulit, mulai dari kulit putih hingga sawo matang. Pernah sih coba Wardah Exclusive Matte Lip Cream punya Pungky waktu kami jalan-jalan ke Lembang bareng. Tapi Pungky bilang nggak pantes. Jadilah aku makin menghindari lipstick warna nude.

Untungnya, Wardah Exclusive Matte Lip Cream juga punya seri lipstik dari Wardah Exclusive Matte Lip Cream ini juga memiliki kombinasi warna menarik lainnya. Untuk mendapatkannya pun mudah. Banyak yang jual baik offline maupun online. Lebih enak beli online lah pasti, biar nggak repot kan. Ya, ritual make-up aja aku mah kepinginnya yang simpel, mudah dan cepat. Jadi soal beli perlengkapan make-up pun maunya yang mudah.

Kalau kamu gimana? Tim simpel dan serba cepat seperti aku, atau yang harus lengkap dan detil dari A sampai Z untuk urusan make up?

Kereta Api & Cara Hemat Lain Untuk Traveling

Kalau dilihat-lihat sekarang, hampir semua daerah di Indonesia sedang gencar promoai pariwisata ya? Dan hampir setiap event yang digelar selalu mengundang blogger atau sosial media influencer. Sampai-sampai para travel blogger & influencer kelihatan jarang pulang. Hahaha. 😆 Ini mah pengamatanku aja sih mungkin ya. Emak-emak yang cuma bisa ngiler pingin jalan tapi ora iso.

Dan semoga, rasa inginku itu adalah salah satu bentuk sifat manusiwi. Sesuatu yang wajar dirasakan manusia. Bukan karena iri apalagi dengki. Dan lagi, daripada iri, mending mencari kebahagian dengan cara lain. Kan masih bisa pergi jalan-jalan bareng keluarga. Ajak anak kicik-kicik dan juga bayi. Traveling naik pesawat atau juga kereta api.

Anyway, pergi berwisata memang merupakan hal yang menyenangkan, entah itu bersama teman ataupun keluarga. Tetapi tidak semua orang beranggapan demikian. Banyak juga yang menilai bahwa traveling itu tak lebih dari sekedar kegiatan membuang-buang uang. Gaji kecil atau nggak punya uang kerap jadi alasannya.

Dimataku, perkara suka traveling atau tidak hanyalah soal skala prioritas. Mau gaji kecil atau besar, punya pekerjaan tetap atau nggak, kalau sudah hobi dan menjadikan traveling sebagai prioritas, pasti akan dibela-belain kok. Dan biasanya, mereka yang hobi traveling tapi terkendala soa budget, pasti akan meniru sifat air yang selalu memanfaatkan celah sekecil apapun untuk jalan keluar. Coba aja masukkan air ke wadah yang retak atau bocor alus, pasti airnya rembes.

Begitu juga soal traveling, apapun akan dilakukan yang penting bisa jalan-jalan. Aku misalnya. Hehe. Dan ini tip dan trik supaya aku bisa tetap traveling walau gaji pas-pasan.

1. Beli Tiket Promo

Destinasi bagiku bukan yang utama. Kemanapun itu, dalam atau luar negri, kota atau desa, pegunungan atau pantai, nggak masalah. Selama tiket untuk menuju kesana harganya murah, asik aja! Itu sebabnya I become a huge fan of maskapai penerbangan murah.

Salah satu alasannya, tiket promo biasanya punya masa terbang untuk satu tahun ke depan. Nah, selama menunggu hari H untuk traveling tiba sesuai tanggal tiketnya, aku bisa mempersiapkan semua yang dibutuhkan. Misalnya, membuat itinerary, menabung dan mempersiapkan budget, dll.

Contoh ketika aku pertama kali ngajak anak-anak backpacking ke Singapura dan Malaysia. Ini yang aku lakukan;

  • April 2012: beli tiket dengan rute CGK-SIN dan KUL-CGK untuk 3 orang. Total harga Rp550.000 per orang
  • Mei sd. Februari 2013: nabung Rp500.000 per bulan untuk budget traveling.
  • Maret sd. April 2013: riset dan menyusun itinerary sesuai budget, termasuk booking hotel/hostel murah.
  • Mei 2013: when the dreams come true, aku dan 2 anak akhirnya bisa jalan-jalan ke luar negri.

2. Naik Kereta Api

Menggunakan kereta api juga menjadi cara jitu untuk menghemat biaya traveling. Biasanya, harga tiket kereta api lebih ramah di kantong, terutama untuk kelas ekonomi. Tetapi tak jarang juga, saat ada promo, tiket kereta api kelas bisnis atau eksekutif juga bisa sangat murah. Selain itu, harganya cenderung stabil, tidak seperti harga tiket pesawat yang fluktuatif dan cenderung naik saat peak season atau saat last minutes.

Selain pertimbangan harga, banyak juga kelebihan lain jika traveling naik kereta api. Misalnya, pemandangan alam di luar jendela sepanjang perjalanan yqng bisa menjadi obat stres. Belum lagi pengalaman tak terduga saat bertemu orang-orang tak di kenal. Semua itu bisa menjadi pengalaman tak terlupa, atau bahkan pelajaran hidup yang penuh arti.

3. Buka Open Trip

Sebagai orang yang hobi banget traveling, dan sering menulis pengalaman jalan-jalan di blog, lalu membagikannya ke sosial media, membuatku dikenal sebagai seorang traveler. Banyak juga yang menyebut travel blogger. Aku tidak ingin menampik branding tersebut. Kusyukuri saja dan malah bisa kumanfaatkan untuk jalan-jalan gratisan. Haha. 😆

Gratisan disini bukan tentang diundang datang ke event pariwisata dan difasilitasi ya. Tetapi gratisan yang kumaksud adalah membuka event sendiri, yaitu open trip atau trip gabungan dimana aku sebagai travel organizernya. Biasanya aku bekerja sama dengan guide lokal yang meng-arrange tripnya. Aku tinggal mengumpulkan peserta saja. Dan disitulah posisi tawarku. Aku minta gratis 1 seat untuk setiap 10 peserta yang berhasil kuajak, misalnya. Nah, kalau bisa ajak 40 orang kan, berarti aku bisa ajak suami dan anak-anak untuk ngetrip gratisan.

Contoh nih, tahun 2014 aku buka open trip ke Bromo naik kereta api dengan rute Jakarta – Malang PP. Kegiatannya ngga cuma hunting sunrise dan menjelajahi kawasan Bromo. Ada agenda rafting juga di Sungai Amprong.

Aku dapat hampir 40 peserta loh. Dengan begitu, suami dan anak-anak bisa ikutan. Cerdas kan? 😆