World of NOE

Bermain & Belajar di Miniapolis Plaza Indonesia

Berlibur dan bermain di Miniapolis Plaza Indonesia adalah pengalaman menyenangkan. Anak-anak belajar banyak hal baru saat mengikuti kelas MKC (Miniapolis Kids Club). Mereka juga bermain penuh suka cita di Hideout, sebuah playground berkonsep rumah pohon. Belum lagi saat ikut berkeliling Miniapolis naik Mr. Crick Train Express, dan Carlo Carousel dengan pemandangan Venice yang didatangkan langsung dari Itali. Sebagai orang tua, tentu aku ikut bahagia ketika melihat anak-anak bergembira.

***

bermain di Miniapolis Plaza Indonesia

Sebenarnya ini bukan yang pertama kali aku mengajak anak-anak main di playground. Hanya saja selama ini ngga pernah ditulis di blog. Hehe. Tetapi, pengalaman bermain di Miniapolis kemarin memang berbeda dari yang lainnya. Jadi semangat deh nulisnya.

Biasanya kan playground tempat kami main yang cuma tempat main aja gitu. Komedi putar, bianglala, mandi bola, kereta-keretaan, bom-bom car, atau wahana-wahana lainnya. Nah kalau di Miniapolis, ada kids club-nya juga. Miniapolis Kids Club (MKC) namanya.

Kebetulan, aku ke sana hari Sabtu. Ada jadwal MKC mulai jam 11 pagi untuk bayi. Aku datang setengah jam sebelum kelas dimulai untuk registrasi.

Tepat jam 11, kelas dimulai. Ada 5 bayi dan toddler yang ikut waktu itu. Di dalam kelas, para bayi harus ditemani orang tuanya. Aku sendiri merasa agak sedih karena ada yang hanya ditemani oleh baby sitter. Hehe. Eh tapi bukan itu inti ceritanya ding. Maafkan.

Miniapolis Kids Club (MKC) sesi Bayi

MKC menggunakan bahasa inggris sebagai pengantar. Ada 2 sampei 3 orang guru di dalam kelas. Semua Interaktif dan ramah-ramah. Dan setiap instruksi disampaikan dengan nyanyian juga gerakan. Jadi walaupun si bayi ngga ngerti tuh para guru ngomong apa, mereka tetep bisa ngikutin perintah.

Misal, saat kelas akan dimulai, guru-guriu akan menyanyi;

“Everybody sit down, sit down, sit down! Everybody sit down just like this!”

Sambil mencontohkan gerakan mulai dari berdiri kemudian duduk bersila. Nyanyian dan gerakan diulang beberapa kali. Jadi anak-anak tetap bisa memahami apa yang dimaksud gurunya.

Kegiatan dalam MKC disesuaikan dengan umur. Di kelas khusus bayi, bayi diajak menangkap bola yang digelindingkan di lantai, memberi makan kelinci, menungkan air dari satu gelas ke gelas lainnya, juga menonton video sambil bernyanyi dan menari.

Saat sesi memberi makan kelinci, para bayi & toddler diminta mengambil makanan dengan warna yang sesuai dengan warna kelincinya. Ranu yang baru 11 bulan sih memang belum ngerti. Tapi nanti cara ini bisa aku contek deh di rumah untuk mengenalkan macam-macam warna.

Begitu juga kegiatan menuang air. Ternyata itu bisa melatih anak untuk percaya diri, konsentrasi, problem solving, serta tanggung jawab. Iya, tanggung jawab kalau air tumpah, anak diajari untuk mengambil selembar tisu dan mengelap lantai yang basah. Eh, kadi inget jaman Mamas dan Kakak kecil dulu. Kalau air minum atau susunya tumpah ke lantai, mereka langsung sibuk cari lap untuk mengelap. Hihi. Tapo caraku mengajari dulu ngga se-fun di MKC yang selalu menggunakan lagu.

video miniapolis kids club

Dari semua activities dalam MKC untuk umur 0 s.d. 1 tahun, Ranu paling menikmati saat sesi nonton video. Yang diputar waktu itu adalah video pengenalan huruf. Waktu video baru dimulai, dia langsung alihkan perhatian ke layar TV dan fokus banget. Soalnya intronya sudah familiar buat Ranu yaitu video dari channel youtube Kids123.

MKC Sesi Anak > 6 tahun

Saat sesi MKC untuk Mamas & Kakak, aku ngga banyak nemenin. Sibuk kesana kemari, termasuk ngurusin Ranu yang agak rewel karena dia ngantuk kepingin bobo. Dari luar kelas sempet ngintip kegiatan mereka sih.

Ada activity untuk menstimulasi mereka agar bisa story telling. Guru menyodorkan beberapa gambar berseri serta boneka-boneka jari. Ada juga activity belajar sains dengan media air dan pewarna makanan. Anak-anak diajak untuk berkesperimen dengan warna-warna, misal mencampur warna merah dan kuning untuk mem uat warna oranye. Yang paling terlihat seru saat anak-anak diajak nonton video dan bergerak mengikuti perintah dalam lagu, seperti berdiri, berputar dan duduk. Ini bisa melatih kecerdasan kinestetik dan konsentrasi sekaligus. Selain itu, tubuh juga bisa lebih sehat karena bergerak dan bergembira.

Opening dan closingnya sama, dimulai dengan berdoa bersama, lalu saling berkenalan dengan menyebut nama. Kemudian dilanjutlam dengan berbagai aktifotas yang tadi sudah kuceritakan garis besarnya. Dan terakhir ditutup dengan berdoa bersama lagi.

Buat MasKa yang ngga bisa bahasa inggris, kulihat mereka berusaha mengikuti apa yang dikatakan oleh para guru. Well, ini pengalaman pertama untuk mereka berada di dalam kelas yang full menggunakan bahasa asing. Moga mereka terstimulasi dan termotivasi untuk belajar bahasa asing lebih serius. Aamiin.

Main Sampai Puas

Tepat jam 1 siang, sesi MKC untuk anak umur 6 tahun ke atas selesai. MasKa minta naik Mr. Crick Train Express, tapi aku gak sanggup lagi nahan perut lapar. Jadi kuajak mereka makan siang dulu.

Kami naik ke lantai lima untuk cari Urban Kitchen yang merupakan food court di Plaza Indonesia. Sebenarnya kami sudah bungkus makanan dari Applebees, jadi niatnya ke food court cuma numpang duduk dan beli minumnya aja. Sayangnya kok si Urban Kitchen Food Court tutup.

Jadi kami makan di bangku-bangku tempat ngecas hape. Alhamdulillah ngga ada larangan makan di situ. Jadi aku bisa menikmati menu nasi ayam fillet dengan tenang. Begitu juga MasKa dengan menu kids meal yang berisi kentang (french fries) dan ikan fillet. Selesai makan dan sholat, baru deh kami balik main lagi.

Mr. Crick Train Express

Sesuai janji, aku langsung antar MasKa naik Mr. Crick Train Express, yaitu kereta tanpa rel yang berjalanan mengelilingi seluruh area Miniapolis di L3 Plaza Indonesia. Ngga cuma anak-anak yang boleh naik, orang dewasa juga boleh. Yang penting bayar. Hehe.

Kalau mau naik kereta, calon penumpang harus masuk ke area stasiun. Ada ruang tunggu dengan bangkunya. Nanti saat kereta datang, petugas yang bertindak sebagai masinis akan turun dan membantu setiap penumpang untuk naik, yaitu membukakan pintu pagar stasiun dan pintu kereta. Ini sekalian ngecek tiketkali ya.

Carlo Carousel

Carlo Carousel adalah komedi putar dengan pemandangan Venice yang didatangkan langsung dari Italy. Bentuknya tidak terlalu besar, tetapi cukup menarik perhatian karena warnanya cerah dengan lampu-lampu yang bersinar.

Tempat untuk duduk selama naik komedi putar ada bermacam-macam. Ada yang berbentuk kuda, cup, atau kereta kencana.

Hideout Area

Paling lama main di Hideout area yang merupakan playground berkonsep rumah pohon. Banyak tempat bersembunyi di atas rumah pohon, dan masing-masing terhubung dengan jembatan gantung. Di rumah pohon ada bermacam tempat main lain seperti prosotan dan tempat mandi bola.

Kolam tempat mandi bolanya nih yang menarik. Semua bola berwarna putih dengan lantai dasar dari kaca dan ada lampu di bawah kacanya. Lampunya menyala dengan berbagai warna. Kadang berwarna merah, kuning, biru, atau ungu. Jadi bolanya yang berwarna putih agak bening itu ikut berubah warna juga karena terkena cahaya lampu.

Aku agak penasaran sih kenapa bolanya ngga warna warni. Kalau kata Ojrahar, mungkin sengaja dipilih warna putih untuk meyakinkan para ortu yang kadang khawatir pada kebersihan dan kemananan area bermain mandi bola. Kan pernah beredar tuh isu kolam mandi bola yang kotor. Bagian dasarnya banyak kotoran sisa makanan atau muntahan.

Kufikir, ada benarnya sih perkiraan Ojrahar itu. Karena di kolam mandi bola Miniapolis, baik bola maupun dasar kolamnya yang dari kaca, semuanya bersih!

Lokasi Miniapolis Plaza Indonesia

Miniapolis Plaza Indonesia ada di Level 3 (lantai 3). Areanya terbagi menjadi 3 bagian di lantai yang sama.

Jika menggunakan eskalator yang ada di tengah mal, begitu sampai di L3 kita bisa langsung menemukan Carlo Carousel dan satsiun tempat pemberhentian Mr. Crick Train Express. Sebut saja ini bagian satu.

Bagian duanya adalah Hideout Area. Dari Carlo Carousel jalan belok ke kanan menyusuri lorong melewati beberapa factory outlet sampai di perempatan lorong di mana terdapat store Mothercare. Tinggal belok ke kiri dan akan langsung terlihat Hideout Area.

Sedangkan bagian ketiga Miniapolis adalah sebuah ruangan untuk activities anak-anak saat mengikuti MKC. Lokasinya bersebelahan dengan Hideout Area. Info lengkapnya bisa dicek di web dan socmednya ya.

website: www.myminiapolis.com
Facebook: Miniapolis Playground
Instagram: @miniapolisplayground

33 thoughts on “Bermain & Belajar di Miniapolis Plaza Indonesia

  1. Carrousel itu ari kecil sampe besar dimana-mana aja daan selalu laris.. heran deh sama anak2 kok ga pusing ua… aku yang liat aja kepalaku jadi pusing hehehehe…. kalo anak2ku aku ajak kesana pasti seneng sekali…

  2. seru banget.. itu pas nonton belajar alfabet..tempatnya terkesan luas..gak bikin anak bosan karena bisa lari2 dan lompat kali ya…

    senengnya bisa belajar… dan main samapai puas..

  3. Aduh Mak Noe, lihat Miniapolis gini jadi ingat anak-anak waktu kecil dulu. Krn Semarang kurang tempat piknik, aku sukanya ajak mereka ke Jogja di Kid Fun. Gitu aja mereka senang, apalagi kalo diajakin kesini, hahaha

  4. Seru sekali ya Noe MKC. Aku penasaran dan pingin Ajak F2 main ke sana. Sekalian belajar gitu y. BTW, MKC diadakan setiap pelan atau ada jadwal jadwalnya yak?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.