Technology

Beberapa Kelebihan & Kekurangan Asus Zenfone Max

Zenfone Max putih

Sesuai janji, hari ini aku mau share tentang spesifikasi lengkap ASUS Zenfone Max. Kalau first impression setelah nyobain pakai Zenfone Max, kemarin udah sempet aku tulis di blog ini dengan judul: Ini Alasan Mengapa Aku & Kamu Harus Punya Zenfone Max. Silakan dibaca kalau mau tau bagaimana hasil coba-coba kamera depan dan belakangnya, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Atau, lanjut ke spesifikasi lengkap hape terbaru dari ASUS ini yuk! Dengan segambreng kelebihan yang dibekalkan ASUS pada ponsel terbarunya, kali ini aku mau bahas beberapa kelebihan dan kekurangan Asus Zenfone Max.

Jika boleh aku urutkan, yang menempati urutan 1 & 2 untuk kelebihannya adalah kapasitas baterai sebesar 5.000 mAh dan bisa difungsikan sebagai power bank. Kemarin sudah kubahas ya soal baterai ini. Yang belum baca boleh klik link yang ada di paragraf pertama tulisan ini.

asus zenfone max review

Jadi kali ini, aku mau bahas kelebihan lainnya.

1. Support 4G LTE

Hari gini udah jamannya 4G LTE, masa iya ada brand yang ngeluarin produk baru tapi spek jadul? Atuhlah nanti ditinggalin sama konsumennya. Jadi, wajar dong kalau Zenfone Max diluncurkan dengan berbekal spesifikasi yang sudah mendukung 4G LTE. Kecepatan downloadnya bisa sampai 150 mbps! Nah ya, tinggal banyak-banyakin aja tuh kuota data. Hehe.

Dan semoga, jangkauan 4G LTE segera menyebar rata ke seluruh pelosok Indonesia. Ya masa sih, industri ponsel aja udah berlomba ngeluarin hape dengan spec yang aptudet, masa jaringannya belum siap. Eh, aku bisa ngomong gini sebab di Serang Cilegon belum terjangkau sinyal 4G. Haha. *derita gue*

2. Layar Super Anti Scratch Corning Gorilla Glass 4

Awalnya, aku ngga paham paham amat soal layar gorila glass 4 itu seperti apa? Sampai akhirnya aku nemuin jawabannya di video youtube ini;

Gilee. Ngetesnya sampe segitunya. Layar Zenfone Max coba di gores dan dipukul-pukul pakai besi. Mulai dari kunci L, obeng, mata kapak, sampai martil. Ckckck. Eh kalo gitu, udah ngga perlu beli tempered glass lagi dong ya untuk pelindung layar. Okesip!

Satu lagi dari segi layar. Lebarnya 5.5″, nyaman banget untuk ngetik tulisan blog, atau juga untuk berbagai kebutuhan lain seperti edit foto, edit document pakai aplikasi WPS, juga cukup nyaman untuk browsing. Kalo kecil, kebayang mata harus nyureng-nyureng, dan jari harus tepat sasaran saat sentuh-sentuh. Kayaknya sih bisa lah meminimalisir typo dalam tulisan. Haha.

Oya, soal layar hape, aku punya pengalaman menyebalkan saat traveling ke Bromo. Aku kan pakai sarung tangan untuk menangkal udara dingin. Nah pas matahari mulai muncul, panoramanya kan kece banget tuh. Langsung dong aku ambil hape dari saku mau motret. Eh, ngga bisa-bisa buka kunci layar saat mau gambar patern. Rupanya masalahnya karena sarung tangan. Hih! Ribet deh buka sarung tangan dulu, karena layar hape cuma bisa respon saat disentuh pakai kulit manusia kan.

Sumber: Asus.Com
Sumber: Asus.Com

Asiknya kalau Zenfon Max, layarnya udah support untuk disentuh dengan sarung tangan (Glove Touch Support). Walaupun, kalau dari segi kerapatan layar Max belum full HD (1280 x 720), masih kalah dengan Zenfone Selfie yang sudah full HD yaitu 1920 x 1080.

3. Support External MicroSD up to 128GB

Sebenarnya, Zenfone Max sudah dibekali spec internal memory yang cukup besar, yaitu 16GB. Tapi, untuk yang kebutuhannya banyak sepertiku, memory 16GB ternyata ngga cukup. Cepet aja penuhnya. Jadi tetep perlu slot external memory. Terutama untuk nampung hasil foto-foto dari kamera primernya yang 13MP, juga foto selfie dari kamera depan 5MP. Belum lagi video, musik, dan dokumen-dokumen lain yang harus disimpan di hape.

Nah asiknya, Zenfone Max sudah support untuk external memory sampai dengan 128GB!

Ngga cuma sampai disitu kelebihan Zenfone Max dari sisi enternal memory. Kalau mau membandingkan dengan beberapa merk lain yang sudah support 4G LTE dan external memory 128GB, ada loh yang slot memory card-nya tidak disediakan secara khusus. Jadi kalau mau pakai external memory, kita harus mengorbankan satu slot sim card. Lha, ngga jadi dual sim dong ya! Ah, itu kan merk tetangga. 😉

4. Audio Sonic Master

Selain kamera, Audio Sonic Master adalah teknologi canggih lainnya yang ditawarkan ASUS. Suara yang dihasilkan bisa lebih keras, ngebas, detail dan akurat. Ngga cuma itu, teknologi Audio Sonic Master pada Zenfone Max juga didukung software Audio Wizard, sehingga kita bisa menikmati fitur yang lebih intuitif dengan 5 pilihan mode audio untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kita.

5. Tipis & Stylish

Pernah liat power bank yang kapasitasnya 5000 mAh kan? Seberapa tebalnya? Hehe. Kebayang ngga sih kalau Zenfone Max denvan kapasitas baterai sama dan tebalnya juga sama dengan power bank? Bhahah… Nggembol hape dong ya kemana-mana.

Zenfone Max tipis

Tapi ternyata, Zenfone Max yang pernah kupegang langsung waktu di acara Zenfone Max Experience di Bangi Kopitiam Kota Tua, bentuknya tipiiis. Trus ada metal bezel yang melindungi setiap bagian sampingnya, sehingga memberi kesan stylish.

Max punya dua pilihan warna, hitam atau putih. Untuk warna hitam, back case nya seperti biasa yang kita lihat pada seri Zenfone lainnya. Berbeda dengan yang warna putih yang terbuat dari matrial aksen kulit. Keduanya baik yang hitam maupun putih, tetap terasa nyaman digenggam. Aku sih jatuh cintanya sama yang putih, kalau kamu?

back case zenfone max

Kelebihan & Kelemahan Lain

Kelebihan lain selain kelima hal di atas masih ada. Kemarin sempat aku singgung juga soal hasil jepretan kameranya, baik kamera utama maupun kamera depan. Tapi sepertinya aku lupa tulis kalau hasil kamera yang cukup memuaskan itu karena teknologi Kamera PixelMaster dengan diafragma f/2.0.

Teknologi kamera dengan bukaan lebar tersebut memungkinkan kita membuat foto-foto yang tetap bagus dalam kondisi minim cahaya sekalipun. Belum lagi laser auto fokus scepat 0.03 detik, dan berbagai mode yang bisa dipilih, seperti depth of field untuk foto makro, low light mode, dll. Yang penting lagi nih, foto selfie makin cetar. Wahahah. *pasang foto narsis lagi ah*

10 tahun lebih muda?
10 tahun lebih muda?

Dari sisi RAM, Zenfone Max masih kalah dibanding Zenfone Selfie atau Zenfone 2. Tapi RAM 2GB pada Max sudah cukup lah untuk kebutuhan standar seperti browser, aplikasi chatting & video call, socmed, photo & video editor, serta game ringan. Agak curiga juga sih, jangan-jangan Zenfone Max ngga dibekali RAM lebih besar untuk menekan harga. Sama seperti alasan mengapa Max tidak support fast charging seperti merk tentangga.

Kemarin salah satu Zenfans ada yang sempat tanya soal fitur fast charging itu. Jawaban Momod ZenTalk, katanya harganya bisa lebih mahal kalau pakai fast charging. Tetapi, kalau kita punya charger yang support fast charging, bisa dipakai di Zenfone Max untuk mempercepat proses pengisian baterai.

Well, ngomongin soal RAM lagi yang 2GB, didukung dengan prosesor Snapdragon 64-bit Qualcomm Octa-Core. Beberapa review menyebutkan kalau Max bisa tetep oke dipakai untuk multitasking. Tapi sebaiknya sih, jangan terlalu diforsir juga. Tutup aplikasi jika sudah tidak digunakan. Biar hape berumur panjang juga kan, jadi kudu disayang-sayang.

Fakta Zenfone Max

Kalau dibuka casing belakang Zenfone Max, akan terlihat baterai-nya seolah bisa dilepas. Padahal, itu non-removable battery loh! Jadi, jangan coba-coba melepas baterai Zenfone Max kalau kamu ngga hape jadi rusak.

baterai asus zenfone max

Pertanyaannya, kenapa baterai-nya ngga ditutup aja seperti pada Zenfone 5 atau seri Zenfone lainnya? Mungkin itu upaya untuk mempertahankan agar Zenfone Max tetap punya body tipis kali ya?

Soal harga bagaimana? Di katalog yang aku dapat dalam goodie bag, tertulis harga Zenfone Max adalah Rp2.599.000,-

35 thoughts on “Beberapa Kelebihan & Kekurangan Asus Zenfone Max

  1. emm btw..ada yg pernah ngalami sinyal drop ngk ya pas waktu d dlam ruangan..pakai zenfone max nya,,..ato hnya saya sendiri nih yg ngalamin

  2. Wah seneng ya kalo batereinya oke gini, kalo keluar kota nggak khawatir low batt.
    Dan itu kameranya keren, foto Noe bikin pangling lho.
    Mau ah pake Asus Zenfone Max, biar keliatan lebih muda juga 10 tahun *ngarep 😀

  3. Dulu aku pakai zenfone 4, tapi karena ada yang baru akhirnya zenfonenya di pakai suami. Pengalaman pakai ASUS itu ya not bad lah walau batreinya terkenal boros banget :p So far sampe sekarang yang aku pake power banknya aja karena terkenal paling awet dan tahan lama. Nah, kalo zenfone max ini keliatannya oke ya. Bisa dijadiin power bank juga it means ngga perlu bawa power bank lagi dong. Kamerannya juga udah 13MP yang pasti pas lah ya buat blogger yang selalu mengandalkan foo dari ponsel untuk postingan blognya.

  4. Aku juga pake ASUS mbak. Hp ku ASUS Zenfone 2 Laser. Mgkn dr segi batrenya gk segede Asus Zenfone Max, tp ckup thn kog. Asik kan mbak pake ASUS, murah meriah tp bikin puas. Hihii

  5. ASUS Zenfone memang baterainya cukup agus, karena saya juga pakai, hehehe.. 🙂
    udah begitu, hasil jepretannya juga bagus, jadi sering foto2 😀 hihihi

  6. Eh.. Lebih murah dari zenfone 6 ya.. Aku pake yg 6, layar segede dosa aja masih suka typo ini kumaha, teteh. Hahaha. Tapi batrenya oke banget tuh buat travelling!

  7. aku belum pernah pegang Zenfone Noe, coba kalau nanti ketemu aku dipinjemin ya, kebayang kalau dipukul palu gak pecah, jadi aman ya ada anak balita yang sedang suka lempar lempar handphone

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.