Lomba Blog, Technology

Asus ZenBook UX410UQ Untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

Nurul mah uteke encer, koyo kompiuter (Nurul itu otaknya encer, seperti komputer)” ujar orang tuaku bangga waktu aku kecil dulu. Pujian itu diberikan setiap kali aku habis menerima buku rapor sekolah, karena selalu mendapat ranking 3 besar. Dan itu membuatku merasa senang, walau tak mengerti betul apa itu kompiuter yang dimaksud, yang diucapkan seperti mengeja kata computer dalam bahasa inggris. Maklum saja, komputer memang belum banyak digunakan di rumah-rumah pada masa itu. Pengetahuanku tentang komputer hanya sebatas alat canggih untuk mengetik yang sering kulihat di kantor pos.

Berbeda dengan sekarang di mana aku hidup di jaman serba digital. Kini aku sudah mengerti apa itu komputer, dan apa kegunaannya. Bahkan aku sampai dibuat kagum karena teknologi komputer semakin canggih, sehingga komputer sekarang ada yang portabel dan disebut leptop atau notebook. Aku juga mengerti bahwa mereka seperti manusia, memiliki otak. Ada yang lemot, dan ada yang berkinerja cepat dan pintar. Maka untuk mendukung pekerjaanku yang juga berkarya di dunia digital, aku menginginkan notebook berotak pintar, seperti ASUS ZenBook UX410UQ dengan Intel Core i7 Processor generasi ke-7 (kaby lake) yang lebih cepat dan hemat daya dibanding generasi sebelumnya.

Aku mengenal ZenBook UX410UQ sekitar April 2017 lalu, saat hang out dengan beberapa teman di Summarecon Mall Bekasi. Mereka adalah orang-orang yang bekerja dan familiar dengan industri kreatif. Kami sengaja berkumpul untuk mencoba kecanggihan ZenBook UX410UQ. Kebetulan, salah satu di antara kami sudah memilikinya. Jadi aku bisa ikut mencoba keandalannya.

Aku tergoda dengan disainnya yang cantik dan elegan, saat pertama kali melihat ZenBook UX410UQ dikeluarkan dari dalam tas. Aksen ZenCircle pada permukaan body notebook membuatnya terlihat mewah. Apalagi saat tertimpa cahaya lampu kafe tempat kami nongkrong saat itu. Satu kata untuk menggambarkan kecantikannya, berkilauan!

Saat notebook mulai kubuka, displaynya yang seluas 14″ dengan resolusi Full HD, terlihat sangat luas karena memiliki rasio 80% dari bodynya. Dan lagi, bezel yang digunakan adalah teknologi NanoEdge, sehingga layar 14″ bisa masuk ke dalam laptop ukuran 13″.

Masih soal disain, bobotnya ringaaan banget. Bodinya juga tipis. Cuma 1.4 kg dan ketebalan 18.95 mm. Dalam hati aku bilang gini, ini nih notebook yang asik dibawa-bawa karena ngga bikin pegel nentengnya. Dan lagi, ngga bakal malu-maluin diajak nongkrong di kafe sambil kerja dan ngopi-ngopi.

Oya, untuk warna, sepertinya aku akan suka yang rose gold. Lebih girly. Tetapi yang quartz grey yang aku coba-coba ini juga cakep sih.

Kamu tau, setiap manusia terlahir dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Begitu juga aku. Walau sejak kecil sering dipuji karena prestasi akademik bagus, tapi aku punya masalah dengan penampilan. Selalu nggak pedean juga. Jadi kufikir, punya laptop dengan disain mewah, cantik dan elegan seperti yang kusebut di atas bakal sangat membantu menunjang penampilan.

Tetapi ada juga juga yang bilang, buat apa cantik tapi lemot? Kamu cari notebook buat diajak kerja, atau temen nongkrong buat dipajang doang? Ya nggak lah ya. Kita sih maunya notebook dengan disain cantik plus performa ciamik.

Untungnya, ZenBook UX410UQ ini memiliki performa super dan kinerja cepat, serta hemat daya yang membuatnya semakin pantas dijadikan idaman. Wajar saja, karena menggunakan prosesor Intel Core i7 generasi ke-7 (kaby lake), dengan RAM 8 GB (upgradeable up to 16GB) DDR4 213 MHz dan grafis NVIDIA® GeForce® 940MX. Kombinasi ketiganya membuat ZenBook UX410UQ menjadi notebook yang bisa diandalkan untuk pekerjaan berat seorang content creator dunia digital, bahkan multitasking pun lancar. Spesifikasi lengkap bisa cek tabel berikut;

Selanjutnya, kalau ditanya apa lagi yang aku suka dari ZenBook UX410UQ selain dari sisi disain dan performa, maka setidaknya ada 10 alasan mengapa aku menginginkan ASUS ZenBook UX410UQ.

1. Garansi 2 tahun global

ZenBook UX410UQ punya masa garansi yang panjang, yaitu selama 2 tahun dan berlaku global di puluhan negara. Jadi kalau kita kebetulan lagi ke luar negri dan punya masalah dengan ZenBook, tinggal klaim garansi aja di Asus Service Center yang ada di negara tersebut.

2. Hemat Baterai

Soal ketahanan baterai, aku sudah mencobanya saat ngumpul bareng teman waktu itu. Kami nongkrong di cafe mulai jam 5 sore sampai sekitar jam 9-an malam. Dan selama itu, ZenBook UX410UQ kami pakai tanpa dicas. Surprisingly, ngga kehabisan baterai loh. Dan kalau baca reviewnya di Liputan6 dot com sih, baterainya bisa tahan hingga 6 sd. 7 jam dengan penggunaan high test.

3. Kapasitas Penyimpanan Besar

ZenBook UX410UQ menggunakan dual storage yaitu Hard Disk Drive berkapasitas 1TB dan solid-state disc (SSD) berkapasitas 128GB. Kombinasi keduanya dapat memberikan pengalaman komputasi bebas hambatan dalam hal penyimpanan data berkecepatan tinggi. Asik kan kalau kita bisa menyimpan file besar dan berat dengan kecepatan tinggi. Dan lagi, SSD dikenal awet dan tahan banting. Jadi si ZenBook UX410UQ juga memiliki ketahanan yang luar biasa.

4. Backlit Keyboard Nyaman

Ngetik di ZenBook UX410UQ rasanya asik sekali. Itu karena keyboardnya yang memang didisain untuk memberikan kenyamanan (ergonomic). Ukuran keseluruhan keyboard terlihat penuh, dengan tombol-tombolnya yang empuk, dan jarak antar tombol 1.6 mm sehingga nggak terlalu rapat dan memininalisir typo. Dan lagi, kita bisa tetap nyaman kalau mengetik dalam ruangan yang redup. Karena ada cahaya backlight pada tombol yang bersinar lembut.

5. Touchpad Glass Jenius

Touchpadnya luas, dilapisi kaca yang presisi dan menggunakan tenologi yang dikembangkan secara ekslusif untuk layar sentuh smartphone. Dengan begitu sensitifitasnya menjadi tinggi dan akurat. Ditambah dukungan ASUS SmartGesture untuk mengalaman berbeda saat scroll-scroll, zoom in-out layar, atau aktivitas lain di touchpadnya. Disain touchpadnya juga cantik karena menggunakan diamond cut di sekelilingnya.

6. Fingerprint Sensor Responsif

Di ujung kanan atas bagian touchpad, ada sensor sidik jari yang bisa digunakan untuk akses login yang cepat, mudah dan aman. Content creator pasti suka fitur ini karena bisa berfungsi sebagai pengaman, agar ide-ide atau segala hasil kerja yang tersimpan di dalamnya tidak disentuh tangan jahil.

7. Audio/Suara Hebat

Suara yang dihasilkan oleh ZenBook UX410UQ sangat menyenangkan dan nyaman di telinga. Itu karena penggabungan hardware kelas superior dan software yang canggih. Pada sisi hardware, menggunakan speaker yang dikembangkan oleh tim Asus Golden Ear dan Harman Kardon. Sedangkan pada sisi software, didukung dengan teknologi ASUS SonicMaster dengan berbagai pilihan pengaturan untuk suara yang lebih optimal dan sesuai keinginan.

8. Layar Lebih Berwarna & Akurat

Warna yang ditampilkan pada layar ZenBook UX410UQ terlihat lebih akurat dan lebih hidup. Itu karena menggunakan fitur display dengan range gamut yang sangat luas/lebar dengan 72% NTSC. Tampilan sudut pandangnya (angle view) juga lebar sampai 178°. Sehingga kontras dan reproduksi warna tidak terdegradasi bahkan kalau kita lihat layarnya dari samping.

Selain itu, ada teknologi ASUS Spendid untuk menampilkan warna yang semakin akurat, dalam dan banyak. Teknologi Asus Splendid ini punya 4 pengaturan warna dengan sekali klik: Normal Mode, Eye-Care Mode, Vivid Mode, dan Mode Manual.

Dari semua mode itu, aku paling suka Vivid mode karena warna layarnya jadi lebih hidup dan seolah nyata. Mode Eye Care juga oke sih, karena bisa mengurangi tingkat cahaya biru sehingga penglihatan kita lebih aman dan nyaman.

9. Konektivitas Ultra

Browsing menggunakan ZenBook UX410UQ pasti cepet banget, karena menggunakan Wi-Fi 802.11ac. Trus ada Bluetooth® 4.1 sehingga bisa langsung menghubungkannya dengan gadget. Port USB-nya menggunakan teknologi terbaru, yaitu reversible port USB Tipe C yang revolusioner dengan akses kecepatan tinggi. Selain itu, port USB tipe 2.0 dan 3.0 masih tetap ada. Nggak ketinggalan juga port HDMI dan slot SD Card. Lengkap, dan serba cepat.

10. Preinstalled Windows 10

Saking banyaknya aktivitas, aku kadang suka ribet sendiri kalau ada hal-hal kecil yang mengganggu. Misal, beli notebook kok masih kosongan, belum terinstall sistem operasi dan printilan lainnya. Malas betul kalau install sendiri. Bisa memang pergi ke toko untuk minta install, tapi tetap ada waktu dan tenaga yang terbuang. Harusnya kan bisa digunakan untuk hal lain yang lebih penting. Asiknya kalau beli notebook ASUS, sudah diinstall berbagai varian sistem operasi Windows 10. Tak terkecuali ZenBook UX510UQ ini. Jadi kita bisa langsung pakai.

Pertanyaannya, mau dipakai untuk apa sih notebook secanggih itu?

Aku ini seorang pejuang. Sejak kecil sudah terbiasa bekerja untuk mendapat sesuatu yang kuinginkan. Memang dididik begitu sih. Misal, nggak akan bisa makan mi instant kalau ngga ikut kerja jadi buruh tani seperti memupuk tanaman jagung, atau mencabuti rumput. Oya, waktu aku kecil dulu, mi instant adalah makanan mewah karena harus dibeli pakai uang. Sementara sehari-hari, yang kami makan adalah makanan gratisan dari pekarangan rumah. Sayuran dan buah tinggal petik karena menanam sendiri. Lauk cukup lah tahu tempe. Sesekali potong ayam yang dipelihara sendiri juga kalau ingin yang lebih enak.

Akan tetapi, yang terjadi sekarang justru sebaliknya. Mi instant malah jadi makanan sehari-hari saking ngga kebeli ayam, tahu tempe, bahkan sayuran dan buah.

Hidup jaman sekarang ternyata lebih sulit. Setidaknya bagiku. Itu sebabnya aku menjalani banyak peran. Ya sebagai ibu, bekerja jadi karyawan kantoran, juga berprofesi sebagai blogger yang harus selalu update dengan perkembangan dunia digital. Semua kulakukam demi menghidupi ekonomi keluarga. Maka dari itu, aku butuh ZenBook UX410UQ demi menunjang profesiku, untuk melakukan hal-hal ini;

1. Membuat Video

Dengan peralatan seadanya, aku biasa membuat video dan menguploadnya ke sosmed seperti Instagram dan YouTube. Beberapa di antaranya adalah video bersponsor sehingga aku bisa mendapat tambahan penghasilan. Sayangnya, kualitas videoku pun jadi kurang baik karena aku hanya mengandalkan smartphone untuk video editing. Contohnya videoku berikut ini. Saking pingin pamer kalau aku udah coba pakai ZenBook UX410UQ, aku bikin video dan diedit pakai hape.

Anak udah banyak, masih kerja, keliatan sering jalan-jalan dan aktif dateng ke acara-acara blogger. Kok bisa? Gimana ngatur waktunya? . Banyak yang nanya kayak gitu sama aku. Lha aku yang ngejalanin malah bingung mau jawab apa. Hahah. Trus aku mikir, apa ini karena manajemen waktuku masih buruk? Sampe jawab pertanyaan kayak gitu aja bingung. . Tapi akhirnya aku nemu jawabannya. Jawabannya apa, nanti aja lah aku tulis di blog yes. . Oya, ide untuk postingan blog ternyata bisa datang dari mana aja ya. Salah satunya dari pertanyaan teman kayak yang di atas itu. Atau salah duanya, ide posting blog soal drama-drama mamak anak banyak kayak aku gini, setiap kali mau pergi traveling. . Nah, sebagai blogger kita kudu pinter dan cepet-cepet nangkep ide sebelum lupa dan ilang gitu aja. . Makanya, rasanya tambah asik banget kalau punya Ultra book macem ASUS ZenBook UX410UQ. Seperti yang kupake dalam video ini. Bodinya tipis dan ringan, nyenengin dibawa kemana aja. Jadi begitu ada ide melintas, langsung aja buka notebook dan tulis deh. . Hayo, kalian pasti pingin punya juga kaan. *iyain aja pliis 😂😂😂 . #ZenBook #ZenCreator #WeCreateOurWorld @asusid cc. @galibibibu & makasih spesial untuk @adventjose @aca.marisa udah bantu shoot video iniiih 😘😘😘

A post shared by Nurul Noe (@noetraveler) on

 

Sudah lihat videonya? Kameranya ngga stabil ya? Andai menggunakan ZenBook UX410UQ, aku bisa mengedit video dengan Adobe Premierre yang canggih, pasti banyak fitur yang bisa dimanfaatkan untuk memproduksi video yang lebih berkualitas. Salah satunya fitur Wrap Stabilizer Efect untuk menstabilkan video.

For your information, Adobe Premierre ini adalah software berat yang hanya bisa diinstall pada komputer atau notebook dengan spesifikasi tinggi. Aku udah coba install ke notebookku yang RAMnya cuma 2 GB, tapi saat coba pakai untuk edit video, ampuuun lemotnya. Intinya ngga bisa deh.

Tetapi kalau ZenBook UX410UQ dengan prosesor Intel Core i7 generasi ke-7, dengan RAM 16GB DDR4 213 MHz dan grafis NVIDIA® GeForce® 940MX, proses editing video menggunakan Adobe Premierre dijamin lancar.

2. Mengedit Foto

Setahun terakhir aku juga mulai menggemari fotografi, khususnya beauty portrait dan fotografi bayi. Usahaku belajar secara otodidak ternyata tidak sia-sia. Beberapa tawaran mulai datang dari teman-teman dekat. Mereka minta aku untuk memotret anak-anaknya, atau membuat family portrait. Ya, lumayan dapat uang lelah.

 

Oya, untuk side job ku yang ini, aku butuh mengedit fotonya sebelum diberikan kepada pelanggan agar foto takpak lebih bagus lagi. ((Pelanggan)) haha 😆

Dari buku-buku fotografi yang aku baca, disarankan mengedit foto menggunakan Adobe Photoshop dan atau Adobe Lightroom. Sayangnya kedua software tersebut juga merupakan software berat yang tidak bisa diinstall di notebook RAM 2GB yang kupunya sekarang. That’s why aku ingin ZenBook UX410UQ.

3. Belajar Disain Grafis

Dunia blogging sekarang perlu didukung dengan infografis. Aku juga ingin bisa membuat infografis untuk pendukung tulisan di blog. Bukan biar kekinian, tetapi karena peluang untuk mendatangkan materi juga lebih besar. Seperti memenangkan lomba blog, gitu. Ya, ujung-ujungnya urusan ekonomi keluarga memang.

Temanku yang jago disain grafis bilang, nanti belajar Corel Draw aja. Ngga terlalu rumit dan susah katanya. Tapi ya, notebooknya harus yang spesifikasi tinggi, yang mumpuni seperti ZenBook UX410UQ ini.

4. Blogging in Style

Sebenarnya, ngeblog buatku adalah sarana untuk bersenang-senang, melepas stres dan terapi jiwa. Maka, meski sekarang dunia blogging ternyata bisa mendatangkan banyak rejeki, aku tetap nggak ingin menghilangkan unsur happy dalam ngeblog. Dengan ZenBook UX410UQ, aktivitas ngeblogku pastinya akan semakin lancar, bisa nulis dan publish tulisan dari mana saja karena disainnya memungkinkan untuk mobile.

Aku membayangkan, dengan waktuku yang harus dibagi untuk banyak hal, seperti kerja di kantor, mengurus keluarga di rumah, dan juga menjalani hobi traveling, aku bisa tetap ngeblog dan memproduksi konten dari mana saja, memanfaatkan waktu luang saat dalam bis di perjalanan menuju kantor, atau di pesawat saat terbang untuk traveling menuju destinasi wisata impian.

Dengan begitu, secara tidak langsung aku bisa memperbaiki kualitas hidup dan aku lebih bahagia. Bukan kah itu bagus? Karena tak akan ada keluarga bahagia jika seorang ibu di dalamnya tidak bahagia.

***

#ASUSxIntel #ASUSLaptopku #ASUSAja #Intel

27 thoughts on “Asus ZenBook UX410UQ Untuk Kualitas Hidup Lebih Baik

  1. Mba Noe….
    MashaAllah, kagum banget sama aktivitasnya.

    Dan bener, punya laptop harus yang cepet.
    Biar mama bahagia, hobi tersalurkan, rejeki lancar.

    Hiihii….ASUS bikin pingin nambah aset aja niih…

  2. Aku kehilangan konsentrasi membaca begitu melihat foto Asus Zenbook warna Rose Gold, Mbak. Mauuu… mupeng. Pas banget ini mati gaya akibat laptop kesayangan sakit berat.
    Mbak Noe pasti bakal berkarya lebih cetar lagi dengan laptop canggih ini. Otak pinter kaya kompiuter paling pas pake laptop pinter kaya Zenbook UX410uq ini ya, Mbak.

  3. Noe, sepertinya aku jadi jatuh cinta nih sama ZenBook ini..gawaaat! Hahaha.. *nabung dulu

    Btw, aku adalah pengagum setiap foto atau pun video dirimu loh.. semoga semakin sukses ya. *Aamiin

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.