Technology

Asik Cobain Kamera ZTE Blade A711

Continous capture

Email dari Julie Tan menjadi pembuka #BerkahNgeblog di tahun 2016 ini. Email itu berisi pengumuman pemenang lomba blog bertema ZTE Blade A711.

Unbelievable adalah ketika ternyata ada namaku sebagai salah satu dari 3 pemenang. Tau siapa saja yang menang selain aku? Well, mereka adalah blogger tekno yang udah-jangan-ditanya-lagi-kepiawaiannya dalam mereview gadget. Cihuy! Seketika itu aku merasa kece. *minta diendorse*

Hadiah yang aku dapat adalah satu unit handphone ZTE Blade A711 yang baru dilaunching pada Desember 2015 kemarin. Saat tau aku menang, langsung semangat mau pake. Karena apa? Aku suka banget sama fitur kameranya. Review lengkap bisa dibaca di link ini nih: 5 Alasan Memilih ZTE Blade A711. Di tulisan yang ini aku mau bahas kamera aja.

Aku memang suka hopeless sama kamera handphone yang hasilnya…gitu deh. Dulu suka banget sama kameranya Samsung. Tapi you know lah, Samsung harganya kemihilan buatku, dan paling males sama memory intarnal dan RAM nya yang cepet penuh. Lalu semenjak bermunculan handphone dari China, aku mulai beralih. Hape merek China kece-kece spec nya, dan harganyaaaa kejangkau banget.

Spec yang kumaksud adalah dari sisi internal memory yang besar, RAM juga besar, prosesor tinggi dan bisa dual sim. Kapasitas penyimpanan dan RAM sangat penting karena aku butuh nyimpen banyak foto dan materi blogging di hape. Prosesor canggih berguna banget supaya ngga lelet saat browsing. Sementara dual sim, memudahkan aku buat ganti kartu sesuka hati. Satu slot untuk nomor khusus telpon dan SMS, dan satu slot lagi untuk kartu Internetan. Untuk internetan biasanya aku isi dengan kartu perdana paket data, dan kartunya sekali pake buang. Hihi

Sayangnya, walau banyak hape merek China punya spec yang jagoan dalam hal kapasitas penyimpanan, RAM dan juga prosesor yang bagus, tetap aja ada kelemahannya. Kelamahan itu biasanya ada di kamera. Buat motret siang-siang saat terang benderang sih oke lah. Tapi kalau malam? Keok!

Ada juga sih hape China yang kameranya kece. Tapi harganya kelewat mahal. Dududu. *Noe banyak komplain*

Nah, kalau ZTE ini, dari segi harga dia ok banget. Kelas 2 jutaan yang sudah dibekali banyak fitur premium. Salah dua fitur premiumnya ya itu fitur kamera pro dan fitur fingerprint.

Dengan fitur kamera pro, aku bisa latihan memotret dengan mode manual seperti pada kamera DSLR. Latihan mengatur white balance yang tepat, mengatur iso, exposure, juga titik fokus. Ini dia percobaan pertamaku saat memotret di dalam dan luar ruangan.

pancake review ztebungal kamera ztemode kamera pro

Di dalam rumah, aku memotret setumpuk pancake. Sedangkan di luar ruangan, yang menjadi obyek foto adalah bunya adenium merah. Yups, aku masih harus banyak belajar sih soal motret dengan mode manual. Karena kalau liat hasil dua foto itu (pancake & bunga) belum keliatan bedanya dengan hasil foto dengan mode auto. Haha.

Tapi jelas beda untuk kamera depan. Suka banget sama jangkauannya yang lebar. Jadi ketika selfie, yang ketangkep di layar ngga cuma muka. Masih ada banyak space untuk ambil background.

Satu lagi fitur kamera yang udah aku coba dan suka adalah mode Continous Capture. Ini sebenarnya kesukaan Ojrahar yang demen bikin foto lagi lompat. Dengan mode ini, aku tinggal sentuh tombol shutter dan tahan sampai si Ojrahar selesai lompat. Selama tombol shutter ditekan, kamera akan membidik banyak gambar dan semua hasilnya akan tersimpan di galeri. Nanti tinggal di pilih aja mana yang paling bagus gambarnya.

continous mode kamera ztecontinous capture

Asiknya lagi, mode Continous Capture nya bisa disetting sebelum memotret. Pilihan settingnya ada dua, mau prioritas kecepatan membidik (Speed Priority), atau prioritas di hasil yang bagus (Quality Priority). Aku sudah coba keduanya dan merasa lebih suka dengan setting Quality Priority. Hasil tangkapan pada abjek bergerak lebih bagus, ngga blur.

Yaudah, segitu aja dulu cerita nyobain fitur kamera ZTE Blade A711. Itu baru sebagian kecil aja yang dicobain. Kamera familydari teknologi kamera NeoVision 5.0 belom tersentuh. Maklum ini kurang piknik. Iya, pinginnya mah sambil ngetrip ke pantai trus ambil foto ombak pakai kamera electronic aperture. Tengah malem motret bintang dan milky way pakai kamera Star Trail, atau cobain Kamera Timelapse untuk merekam sunset dan sunrise. Bismillah, semoga ada rejeki buat traveling lagi. Aamiin.

3 thoughts on “Asik Cobain Kamera ZTE Blade A711

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.