Ajak Anak & Bayi Berenang? Baca Ini Dulu!

Ranu pingin nyemplung

Seperti yang pernah aku ceritakan di postingan blog tentang Tempra dan tip liburan ceria, sebenarnya Mamas dan Kakak adalah anak yang selalu asik diajak traveling kemana aja. Yang belum baca silakan di-klik linknya ya.

Tetapi dari seluruh destinasi yang pernah kami datangi, ada satu tempat yang paling mereka sukai. Mereka terlihat sangat hepi dan bilang makasih ngga udah-udah. Kadang sampe akunya dihujani ciuman karena udah ajak mereka liburan ke tempat favorit.

Apa sih tempat favorit untuk liburan bagi Mamas dan Kakak?

Jawabannya adalah kolam renang.

Iya, kedengarannya sepele. Kolam renang doang mah deket rumah juga banyak. Sayangnya aku ngga terlalu suka ke kolam renang. Masalahnya aku ngga bisa renang. Wkwk. Dan lagi, aku suka males nyemplung kalo di kolam renang umum yang rame banget. Jadinya kayak cendol yang mpet-mpetan di dalem gelas.

Untuk mensiasatinya, biasanya aku memanfaatkan status blogger yang doyan traveling sama keluarga. Nah kalo pas dapat undangan staycation, aku minta deh ke pengundang supaya diijinin bawa keluarga. Dengan begitu kan ngga cuma Mamas dan Kakak yang bisa bebas berenang, tapi juga Abang Ranu yang masih bayi.

The boys
The boys di kolam renang Atria Hotel

Soalnya menurutku, ngga bisa sembarangan nyemplungin bayi ke kolam renang. Biasanya kan kolam renang mengandung kaporit.

Kaporit sering digunakan untuk menjernihkan air kolam. Solusi ini dinilai lebih murah dibanding harus sering-sering mengganti air kolam. Selain berfungai sebagai penjernih air, kaporit bisa juga berfungsi sebagai desinfektan dan mengandung klorin untuk membunuh kuman atau bakteri.

Semakin banyak yang nyemplung ke dalam kolam, akan semakin banyak kuman dan bakteri yang tercampur di dalamnya. Untuk itu penggunaan kaporit pun biasanya ditingkatkan. Sayangnya, kaporit juga memiliki dampak buruk kepada manusia.

Dampak Negatif Kaporit

Kaporit mempunya bau yang khas. Jika kolam renang mengandung kaporit, kita bisa mengenalinya dari baunya yang menyengat. Kalau kena mata, bisa terasa pedih.

Bahkan dari literatur yang pernah aku baca, para pakar air dari luar negri mengatakan bahwa penambahan kaporit kedalam air akan menghasilkan senyawa kimia sampingan yang bernama Trihalometana (THM). Senyawa tersebut dianggap sebagai penyebab produksi radikal bebas dalam tubuh yang dapat mengakibatkan kerusakan sel dan bersifat karsinogenik.

Dampak buruk tersebut terjadi bukan hanya karena air berkaporit terminum atau tertelan dalam jumlah banyak atau sering. Tetapi ia juga bisa masuk melalui saluran pernafasan, terutama kalau kolam berkaporit tersebut adalah kolam renang air hangat. Waspada juga kalau pakai water heater di rumah dan airnya adalah air PAM. Kabarnya, PAM juga menggunakan kaporit untuk menjernihkan air. Sering-sering mandi air hangat yang airnya mengandung kaporit kan bahaya jadinya. Soalnya, air hangat bisa membuat pori-pori semakin lebar. Jadi bukan hanya dari saluran pernafasan bahaya kaporit masuk ke tubuh melalui uap, tetapi juga melalui pori-pori kulit.

Selain itu, kaporit dapat merusak lapisan kolagen pada kulit yang mengakibatkan perusakan sel. Akibatnya, kulit menjadi kering, kusam dan tampak lebih tua sebelum waktunya atau biasa di sebut penuaan dini.

Kaporit juga bisa merusak rambut terutama batang rambut, iritasi kulit kepala dan memperburuk kondisi ketombe serta rambut rontok. Rambut yang sering menggunakan bahan kimia seperti untuk pewarnaan, pengeritingan, rebonding akan mudah patah dan kering kalau kena kaporit.

Cara Menghindari Bahaya Kaporit

Melihat begitu banyak bahaya kaporit, sebaiknya sebisa mungkin memilih kolam renang yang tidak mengandung kaporit. Kalau tidak mungkin, ya pilih yang kandungan kaporitnya sedikit. Kolam renang di hotel biasanya tidak terlalu banyak menggunakan kaporit.

Dan biasanya ada informasi detil kondisi air. Seperti yang pernah aku temukan di papan informasi di kolam renang Atria Hotel & Residence. Toleransi kandungan klorin yang ada masih aman untuk anak anak dan bayi. Saat aku coba hirup-hirup airnya pun ngga ada bau menyengat. Jadi aku merasa tenang aja ngajak Abang Ranu berenang untuk pertama kalinya sejak dia lahir.

Setelah berenang, sebaiknya segera mandi air tawar menggunakan sabun bermoisturizer yang bisa melembabkan. Gunakan lotion, atau body cream, atau body butter yang lebih pekat dan lebih melembabkan kulit.

Kecipak kecipuk
Kecipak kecipuk

Untuk anak-anak, selalu peringatkan agar jangan sampai menelan air kolam. Sedangkan bayi, jaga dan terus awasi. Gunakan neck ring yang tidak hanya berfungsi sebagai pelampung, tetapi juga bisa membatasi area kepala bayi agar tidak terkena air. Neck ring banyak dijual di baby shop. Kalau males keluar rumah untuk hunting, bisa beli online juga. Banyak online shop atau e-commerce yang dijadikan pelarian. Karena di sana banyak toko perlengkapan bayi murah.

Nah, rencananya libur weekend besok aku mau ajak anak-anak ke kolam renang. Kebetulan di dekat runahbada kolam renang yang ramah anak. Kabarnya sih ngga terlalunbanyak kaporit. Mau aku buktiin besok. Kalau beneran ngga bau kaporit airnya, kayaknya kami bakal punya jadwal rutin berenang sekeluarga di sana. πŸ˜€

6 thoughts on “Ajak Anak & Bayi Berenang? Baca Ini Dulu!”

  1. serem banget dampak kaporit πŸ™ hampir semua kolam renang itu pasti ada kaporitnya, rada susah juga ya nyari yang ngga ada kandungan kaporitnya. Kalau udah keburu masuk kolam renang, trus air kolamnya ada kaporitnya, sayang juga kalo ngga jadi berenang. Serba salah padahal anak-anak hobi banget berenang πŸ™ Tapi dampaknya itu bisa diminimalisir dengan mandi bersih setelah berenang ya.

  2. kemarin staycation di salah satu hotel di tangerang, anakku yg bayi girang banget nyemplung di kolamnya ;p.. pake pelampung leher itu juga πŸ˜€

    tapi memang ya, air kolam yg banyak kaporit itu ga nyaman banget.. dulu pas msh SD, aku ikut les berenang, walo skr udh lupa samasekali krn ga prnh berenang lg sjk itu… tiap kali selesai berenang, itu kulit beneran terasa kering banget.. mata jugapedih kalo kelamaan… dulu sih ga ngerti itu krn efek kaporit…malah sempet mikir, air kolamnya wangi yaa ;p hihihihi…

Leave a Reply