AABC Party: Fun Race Menjelajah Kota Tua

Aabc 2016

Kota Tua memiliki makna tersendiri bagiku. Di sanalah untuk pertama kalinya aku kopdar dengan Ojrahar, setelah setahun lebih hanya kenal lewat twitter. Dan kisah selanjutnya, tak jauh beda dengan cerita-cerita dongeng yang berliku penuh konflik, namun akhirnya berlabuh jua di pelaminan. Eaa.

Tetapi kali ini aku bukan mau cerita tentang kisah cinta sih. Niatnya mau sharing keseruan fun race saat AABC 3rd Party. Berhubung lokasinya di Kota Tua Jakarta, jadi keingetan deh. Ampuun. Haha.

Kegiatan fun race dilakukan pada hari Minggu, 13 November 2016. Hujan yang turun sejak pagi membuatku agak khawatir. Ngga seru dong ah kalau keliling Kota Tua harus hujan-hujanan. Kalau berdua Ojrahar sih bisa dibikin suasana romantis sepayung berdua. Lain cerita kalau aku sebagai blogger tuan rumah yang kudu jadi guide untuk teman-teman baru. Sementara ada banyak tugas yang harus dikerjakan selama fun race.

Tugas berfoto sama public transportation yang ada di Jakarta misalnya. Atau foto bareng artis jalanan di area Kota Tua. Kalau hujan, mungkin mereka ngga pada perform di jalanan kan.

Foto bareng sesaat sebelum Fun Race
Foto bareng tim lenong sesaat sebelum Fun Race

Untungnya Tuhan dengar doa kami. Hujan reda saat kami harus mulai berangkat fun race dari Double Tree Hotel. Lokasi hotelnya deket banget sama stasiun kereta Cikini. Sepertinya panitia AABC sengaja jadi hotel yang dekat dengan stasiun. Jadi kami memang diarahkan menuju Kota Tua dengan kereta, dan kami dibekali e-Money Mandiri supaya ngga perlu beli tiket untuk naik kereta commuter line.

Di tulisan AABC 2016 sebelum ini, tentang Challenge 123, aku sudah cerita kalau AABC party 2016 ini diikuti oleh 47 bloggers yang berasal dari 12 negara di mana ada AirAsia beroperasi. Seluruh peserta itu kemudian dibagi menjadi 7 kelompok secara acak. Masing-masing kelompok terdiri dari 6 sampai 7 orang, dan setiap kelompok diberi nama yang Indonesia banget. Ada team gado-gado, ketoprak, betawi, lenong, dan lainnya. Aku sendiri tergabung dalam #TeamLenong.

Kiri ke kanan Ayen, Lutfil, Noe, Katerina, Auvila, Hazel
Kiri ke kanan Ayen, Lutfil, Noe, Katerina, Auvila, Hazel

Selain aku, ada 5 orang lain dalam team Lenong. Ada Katerina (blogger, Indonesia), Lutfil (PR AirAsia Malaysia), Hazel (blogger, Singapura), Auvila (traveler, Thailand) dan Ayen (writer, Philippine).

Ada 6 tantangan yang harus dikerjakan oleh tim. 5 tantangan foto dan 1 video. Setiap anggota tim harus memilih satu tantangan yang ada dan memposting di instagram masing-masing. Jadi semua kebagian posting.

Saat mengetahui kalau salah satu tantangannya adalah membuat video, aku berharap ada seroang di antara anggota tim lenong yang biasa membuat vlog atau travel video. Sayangnya, teman-temanku justru berebut tantangan foto. Aku tak punya pilihan lain selain menerima jatah membuat video. Ya Tuhan! Apa jadinya nanti.?Videoku pasti seadanya banget. Itu yang aku khawatirkan.

Benar saja. Dibanding video milik tim lain, videoku ngga ada apa-apanya. Luckily, teman-teman satu timku adalah orang-orang yang baik hati. Di saat aku merasa minder dan mengutarakan rasa penyesalan karena tak bisa membuat video dengan bagus, mereka justru menepuk pundakku dan memberi pujian.

“Don’t worry! I can’t even make a video that fast,” kata Ayen saat dia tau aku merasa sangat tak PD pada hasil kerjaku membuat video.

Menunggu pesanan makan lengkap (foto oleh Katerina)
Menunggu pesanan makan lengkap (foto oleh Katerina)

Teman-temanku yang lain bahkan bilang kalau aku adalah hard worker. Terlebih saat kami makan siang. Yang lain asik makan, sementara aku sibuk membuat video. Yang lain sudah selesai makan dan kenyang, videoku masih belum beres. Dan ketika mereka mengajak meninggalkan cafe untuk jajan kerak telor, aku masih saja sibuk dengan aplikasi video maker dan belum makan apapun.

“Wait! I haven’t even eaten anything,” protesku.

Kemudian pecah lah tawa teman-teman satu timku di cafe kantor pos Kota Tua siang itu. Sedangkan aku sibuk menyikat sisa makanan yang kami beli untuk dimakan rame-rame. Ngga apa-apa, di rumah aku sudah biasa makan sisaan anak-anak kok. Haha.

Mengenalkan kerak telor (foto oleh Katerina)
Mengenalkan kerak telor (foto oleh Katerina)

Selesai makan, kami berjalan ke arah stasiun kereta. Di jalanan, ada banyak street food yang kami temui. Salah satu di antaranya adalah kerak telor yang memang kami cari.

Dalam perjalanan dari kantor pos sampai menemukan pedagang kerak telor, aku masih saja kutrak-kutrek bikin video. Dijeda lagi untuk nge-shoot proses bikin kerak telor. Saat kerak telor sudah jadi, ikut foto-foto dulu. Selesai foto, aku balik lagi edit video. Bahkan desak-desakan di stasiun, naik kereta, dan dalam perjalnan kembali ke hotel pun aku masih sibuk edit video.

Seperti apa videonya, ini dia….

Video ini selesai saat kami tiba di stasiun Cikini. Langsung aku upload ke instagram sekitar 15 menit sebelum deadline, dan hanya tinggal beberapa meter lagi jarak menuju finish di hotel. Whoah, lega rasanya! Jadi begitulah perjuanganku menyelesaikan tugas membuat video Fun Race Team Lenong.

Dan ini 5 tantangan foto di fun race AABC Party 2016.

Kota Tua Landmark

Jakarta lagi panas-panasnya saat membuat foto ini. Museum Fatahillah menjadi landmark pilihan kami sebagai background. Agak susah awalnya saat Hazel mengusulkan untuk membuat foto seperti ini. Susah setting kameranya. Udah pening banget karena kepanasan. Untung kameraku ada mode continues shot yang super cepat. Jadi deh!

***

Public Transportation

Awalnya berniat memilih bajaj untuk menjawab tantangan foto dengan public transportation. Tapi rasanga kok mainstream kalau liat tim lain yang kebanyakan juga pilih bajaj. Jadi lah kami pilih bis kota jurusan Cikini – Senen. Liat itu si Ayen sampe gelantungan gitu.

***

Indonesia’s Puppet/Wayang

AQBC 2016

Di foto ini, ceritanya kami lagi nonton pertunjukan wayang. Foto diposting di instagram milik Lutfil. Entah kenapa aku ngga bisa ambil embed codenya. Tapi caption fotonya bagus deh. Aku copas aja ya,

“Exactly like a night at the museum. Everything came into life at Indonesia’s National Puppet Show. #AABC2016 #TeamLenong #AirAsiaFunRace #Q3”

***

Indonesian Food

Saat makan siang di cafe, kami memesan soto betawi, tumis bunga pepaya, gado-gado, dan juga bebek goreng. Hazel yang seorang food blogger, sudah berusaha menata makanan di meja lalu mengambil foto kami semua yang sedang menikmati makanan. Hasilnya kurang bisa mempresentasikan makanan Indonesia. Akhirnya kami mencari alternative lain. Dan dipilihlah kerak telor sekalian mamang penjualnya masuk frame.

***

Street Performers

AABC 2016

Heran. Si bapak sakti banget. Bisa terbang. 😀 Foto ini diposting di instagram Ayen. Ngga bisa embed karena fotonya sudah dihapus dari feed instagramnya.

***

Untuk menyelesaikan semua tantangan itu, panitia AABC party menuntut kami agar be creative! Dan pose atau konsep foto-foto di atas adalah ide-ide dari teman-teman dalam tim lenong. Aku mah apa, sibuk ngasih tau doang harus kemana dan kemana untuk menemukan apa yang kami cari. Macam guide lah karena kan aku blogger asal Indonesia yang memang sudah seharusnya menguasai medan. Untung ada mba Katerina juga sih yang udah ngelotok kering daerah Kota Tua.

Begitu lah, keseruan AABC Fun Race kemarin. Sebagai blogger yang suka traveling, aku merasa senang mengikuti acara yang super keren itu, karena aku bisa sekaligus mengenalkan keunikan Jakarta kepada teman-teman blogger dari negara lain.

Di bawah ini foto-foto selama yang masih menyisakan kenangan seru menjelajah Kota Tua a la AirAsia Fun Race.

By the way, barangkali ada yang mau jadi anggota AirAsia’s Blogger Community juga, boleh lho daftar di link ini. 🙂 Good luck!

Oya, setelah ini masih ada cerita lain. Ada cerita gala dinner dengan kostum nasional para bloggers, yang sekaligus jadi malam awarding para pemenang. Tunggu ya!

36 thoughts on “AABC Party: Fun Race Menjelajah Kota Tua”

  1. Mbak, videonya seru! Foto2nya juga.. seneng banget ya bisa kerjasama kelompok dengan teman-teman dari latar belakang budaya yang berbeda-beda.. Asyik juga nih gabung Air Asia Bloggers Community. Seringkah mereka mengadakan event ke negara-negara lain?

  2. syarat jadi member blogger air asia apa aja Mbak?
    pastinya harus beli tiket air asia buat traveling ya?

    hahaha… secara saya kemana-mana ngojek aja, udah gak lolos duluan dong 🙁

    1. Haha, yg terlihat terbang pake tpngkat itu sebenarnya dia duduk mas. Nah yg gelantungan, memang cewek satu itu super girl 😀

Leave a Reply to Helena Cancel reply