Featured, Tips and Tutorial, World of NOE

7 Benda Koleksi Untuk Pajangan di Rumah

Bulan lalu yang lalu saat Abang Ranu harus dirawat di rumah sakit, emakku datang dari Lampung. Aku yang minta emak datang karena rasanya aku butuh tambahan kekuatan. Di saat seperti itu aku butuh emak yang jagoan dalam hal merawat anak sakit dan membantu mempercepat pemulihan dengan masakannya yang enak-enak. Huehehe.

Oya, seperti biasa, setiap emak datang berkunjung, komen pertama setelah beliau masuk rumah masih selalu sama.

“Owalah, nduk, omahmu iki bar keno badai opo kok ancur ngene?” (Yaampun, nak, rumahmu ini habis kena badai apa kok berantakan begini?).

Yha, aku sih cuma bisa nyengir aja menanggapinya.

Aku ini memang nggak seperti emakku. Bukan cuma nggak menuruni keahliannya dalam hal memasak, tapi juga dalam hal beres-beres rumah. Emakku laling nggak tahan lihat yang berantakan dikit, kotor dikit, salah dikit, maunya cepet-cepet diberesin. Aku? Santai. Baju habis dicuci bisa disetrika nanti, piring kotor bisa dicuci besok pagi.

Dalam hal mendekor rumah juga, emakku itu bisaan. Aku ingat dulu di rumah kami di kampung, emak rajin menanam bunga di halaman, petik beberapa bunga segar untuk disimpan di pot bunga dengan air dan diletakkan di meja. Emak juga suka memajang hiasan di dinding. Alhasil suasana rumah jadi cantik.

Sebenarnya aku juga seneng si kalau rumah rapi dan banyak pajangan. Karena membiarkan dinding polos dan tampak kosong melompong begitu saja memang membuat rumah terkesan kurang menarik dan kurang indah. Sebaliknya, memasang berbagai benda yang kita anggap menarik, akan membuat rumah terasa lebih nyaman untuk ditinggali dan bisa membuat kita merasa betah selama berada di sana.

Sayangnya, niatku untuk mendekor runah dengan pajangan mentok pada pertanyaan ini; “aku mau pajang apaan? nggak ada budget lah buat beli pajangan!”

Lalu aku teringat pada Ojrahar dengan hobi koleksi rubiknya yang udah segambreng! Bisa kan tuh dijadikan pajangan di dinding. Seperti dulu yang dilakukan emak pada barang koleksi milik almarhum kakek,Ā keris pusaka dan beberapa atribut yang kakek punya semasa jadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) juga ikut dipajang di dinding.

Betapa ingatan itu menginspirasiku, bahwa semuanya bisa kita manfaatkan sebagai pajangan yang indah untuk menghiasi dinding agar rumah tak terlihat membosankan.

Nah buat kalian, kalau merasa belum punya satupun benda yang bisa dipajang, bisa mencari sesuatu yang cocok untuk hiasan dinding di toko online. Banyak kan yang jual? Misalnya 7 benda ini nih;

1. Benda Pusaka

Cocok buat kamu yang suka rumah dengan nuansa etnik atau klasik. Kamu bisa mempertimbangkan senjata tradisional sebagai hiasan dinding. Beberapa pilihan senjata tradisional yang ikonik dan sangat khas serta cocok sebagai hiasan dinding seperti keris pusaka, mandau atau golok Patimura, panah dan tulup/sumpit khas Papua, atau katana (senjata/pedang khas Jepang).

2. Lukisan

Semua setuju lah kalau lukisan bisa dimanfaatkan untuk menambah cantik rupa rumah. Asiknya sekarsng lukisan juga sudah banyak dijual di toko online.

3. Alat musik

Cocok buat yang hobi musik. Nggak ada salahnya punya 1 atau 2 alat musik sendiri lalu pajang di dinding saat tidak sedang digunakan.Ā  Beberapa pilihan alat musik yang cocok untuk pajangan atau hiasan dinding di antaranya seperti gtar, kaset atau piringan hitam, biola atau terompet.

4. Buku-buku

Semua punya koleksi buku kan ya pastinya. Nggak cuma jadi gudang ilmu, buku juga bisa jadi pajangan di dinding. Apalagi kalau pakai rak gantung dengan bentuk yang unik. Tambah cakep.

Rak dinding untuk memajang koleksi buku bisa ditempatkan di ruang tamu, atau ruang keluarga. Jadi kalau misal ada tamu atau teman main ke rumah, sembari nunggu apa gitu bisa sambil baca-baca buku.

5. Action figure

Setiap orang pasti punya karakter idolanya masing-masing. Bagi sebagian orang, ada yang hobi koleksi berbagai macam action figure yang menarik dan terkenal. Ini juga bisa jadi alternatif terbaik untuk menghias ruang tamu atau ruang keluarga agar tampak lebih menarik.

6. Diecast

Diecast atau ditulis juga dengan ejaan die-cast adalah mainan berupa mobil-mobilan atau berbagai macam kendaraan lainnya yang diproduksi dengan metode die-casting. Artinya, model mainan tersebut dibuat menggunakan logam atau metal yang dilelehkan kemudian dituangkan ke dalam cetakan (casting) yang telah dipersiapkan sesuai bentuk yang diinginkan.

7. Kaligrafi

Sebagian besar masyarakat Indonesia yang beragama Islam gemar mengoleksi benda-benda yang bisa meningkatkan iman dan ketakwaan. Salah satunya adalah kaligrafi. Memajang kaligrafi di dinding tidak hanya bisa membantu kita agar selalu mengingat Yang Maha Kuasa. Kaligrafi modern yang menarik dan bagus juga bisa menambah cantik ruangan yang diberi pajangan tersebut.

Dimana tempat beli benda hobi koleksi yang lengkap dan murah?

Tertarik untuk membeli berbagai bentuk mainan seperti action figure, diecast, mainan anak, static figure, keris pusaka, barang antik, alat musik, hiasan dinding, dan berbagai benda-benda koleksi menarik lainnya? Semuanya bisa kamu dapatkan secara online loh. Seperti Ojrahar yang pernah beli beberapa rubik di Bukalapak. (oke, berasa iklan lagi) šŸ˜†

Habis suka sih sama Bukalapak, banyak promo cashback dan free ongkir. Plus fitur nego harga yang bikin naluri nawar harga para emak tersalurkan. Wkwk.

Eh tapi untuk urusan mempercantik rumah dengan pajangan, aku udah mantap nggak akan beli-beli lagi. Soalnya udah ada beberapa barang koleksi yang bisa aku jadikan hiasan dinding. Salah satunya ya rubik-rubiknya Ojrahar itu. Walau aku masih perlu beli rak dinding sih untuk jadi tempat nangkring barang koleksi kesayangan.

Nah kalau kalian, punya barang koleksi apa di rumah untuk dipajang di dinding?

43 thoughts on “7 Benda Koleksi Untuk Pajangan di Rumah

  1. Di rumah bunda yang Home Sweet Home itu di dindingnya pastilah foto-foto permata hatiku sekarang ditambah cucu-cucu. di Display board ya itu hiasan pot-pot dari lacquer painting dari berbagai bentuk. Hiasan dinding peninggalan anakku lelaki almarhum ya beberapa lukisan Rolling Stones gak bunda rubah tempatnya.

  2. Koleksi aku yang terbanyak ya masih buku, mba. Hehhe. Biasanya aku pajang di rak buku kayu mba šŸ™‚

  3. Dulu suka banget koleksi kaya semacem batu2 lucu dari pantai. Tapi semenjak pindah rumah, barang2 itu gak sempet kebawa karena ditinggal dirumah mertua. Waktu balik udah pada dibuang . sedihnya

  4. Kalau di rumahku pajangannya buku dan die cast :)) Kebetulan suamiku seneng sekali beli2 itu die cast. Hanya saja kalau yg die cast enggak boleh dipajang di ruang tamu. Khusus untuk dinikmati sendiri di ruang kerja dia šŸ˜€

  5. Akuuuu pilih buku dan action figur (ala-ala), Mba Noe. Awalnya sih anak-anak sering dapet dari KFC atau McD tuh, eh kok lama-lama aku yang suka. Tak pajangin di atas rak buku, apalagi kalau yang bagus-bagus macem super hero atau Little Pony, hihi.

  6. Aku suka banget menjadikan buku dan action figure sebagai pajangan di rumah, lebih terkesan fun aja gitu, kalo kek beda pusaka gitu ga cocok banget dengan style aku yg muda ini šŸ˜€

  7. Ahahaha pajanganku buku ituuu. Knp aku sebut pajangan? Krn kadang beli doank tapi bacanya entah kapan wkwkwkwk.
    Btw kapan2 kalau punya rmh yg lbh luas pengen jg gtu majang2 benda2 antik di rumah šŸ˜€

  8. Di rumahku beberapa yang dijabarkan mba Noe nggak ada. Kadang aku ngeri sama lukisan, heheheh … kebayanyakan nonton indigo traveler nih aku. Yang mereka bilang kalo lukisan biasanya ada yang masukin sehabis magrib. Duh.

    Ye Bukalapak, bangga deh sama Bukalapak startup buatan anak negeri.

  9. Saya koleksinya aneka souvenir dari berbagai negara. Selain itu ada diinding khusus untuk menggantung piring-piring bergambar khas dari berbagai negara juga. Semuanya hasil perburuan waktu traveling dan ole-ole dari teman.

  10. Kalo saya sukanya koleksi aneka souvenir dari berbagai negara, selain itu ada dinding khusus tempat gantung piring bergambar dari berbagai negara juga. Semuanya hasil perburuan waktu traveling dan ada juga yang dikasiin ole-ole dari teman.

  11. Aku koleksi apa ya? Penginnya alat baking, tapi masih nyicil. Kalo koleksi yang bisa buat dijadiin dekor rumah gak ada kayaknya hiks

  12. Yang nempel di dinding, tanggalan sam jam, hahaha. Duh aku gak hobi pajang2. Paling pol figura foto gitu. Kalau ada buku atau keris2, nyimpen di kamar bukan di ruang tamu

  13. koq saya macam takut ya dgn benda pusaka, pikirannya yg ada benda pusaka itu biasanya “berisi” heheh
    diecast itu mahal pasti ya Mbak, bahannya metal gitu yaaa..

  14. aku galfok lihat rubiknya, teringat anakku yang minta rubik tapi belum sempat aku belikan hahahaha.
    Aku orangnya juga nyantai sama kayak mbak Noe, soalnya kerjaan rumah kalau diturutin semua nanti malah gak sempat BW, bisa bisa kena hukuman, hiks.

    wkwkwk

  15. Saya ndak kebayang lho kalau yang tidak biasa kayak rubik bisa jadi pajangan, saya konvensional banget hihihi.
    Bisalah dicoba nanti ini yang di tulisan Mbak Noe ini.

  16. kalau urusan rumah dans egala pernak-perniknya, aku lumayan jagooo huahahaha. Maksudnya jago hunting dan koleksi. Terus karena kebanyakan bingung majangnya gimana karena rumahnya imut hehehehe

  17. Dulu di rumah pake hiasan dinding selongsong peluru Mbak! Hahaha.. itu satu asrama, hiasannya sama semua! Wwkkk tapi ada juga yang orangnya kreatif, selongsong peluru dibuat kayak kupu-kupu. Baguus banget.
    Tapi ketujuh ide di atas bagus juga ya Mbak, aku jadi pengen berbenah rumah kalau sudah punya rumah sendiri.

  18. Aku punya buku banyak tapi cuman pake rak buku kayu. Lagi suka bikin pajangan dari peta dan bendera berbagai negara. Lagi nyari peta dunia yng super besar sedinding rumah tapi blm nemu.

  19. Aku di rumah pajangan dinding ada busur dan panah yang dibawa suami dari Kalimantan. Sisanya foto-foto aja. Pengin juga bikin rak buku tapi belum kesampaian.

  20. Dirimu mau tau nggak hiasan dinding rumahku penuh dengan apa? Penuh dengan hasil karya anakku, dia hobi banget gambar, dan semua yang menurut dia bagus, dia pajang, habislah itu kertas hvs ditempelin di dinding wakaka

  21. Sama kayak amaku yan pinter masak dan pinter beresin rumah, hahaha dan nggak nurun sama anaknya ini, masih bingung sih mau pajang apa di rumah, barang masih berantakan nggak jelas

Leave a Reply to Diah Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.